Pidato Tuya : Selamat Pagi,

Selamat Pagi,

Yang terhormat Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IX SMP Santo Yosep Denpasar,

Dan teman-teman, rekan-rekan sekalian yang saya cintai.

Om Swastyastu,

Assalamualaikum Wr. Wb,

Salam Sejahtera bagi kita semua.

Puji Syukur saya ucapkan kepada Tuhan YME atas segala karunia-Nya, Saya juga berterima kasih kepada Ibu Guru yang telah memberikan kesempatan bagi saya untuk membawakan pidato saya dengan bahasan mengenai Narkoba.

Pada kesempatan kali ini, saya ingin mengajak kita semua untuk mengingat kembali, betapa berbahayanya narkoba itu bagi bangsa, khususnya bagi para remaja di jaman globalisasi ini. Apakah narkoba sangat berpengaruh dalam kehidupan kita? Saya berharap pada kesempatan kali ini kita semua menjadi tahu, seberapa besar pengaruh narkoba dalam hidup kita. Dimana kita melihat marak sekali kasus-kasus narkoba yang melibatkan para remaja, baik sebagai pecandu ataupun pengedar. Sungguh sangat disayangkan kemerosotan mental remaja dengan pola pemikiran yang salah telah membuat remaja kini terperosok ke dalam lubang sengsara narkoba.

Kita perlu mengetahui dari hal-hal yang paling mendasar dan kecil, dimulai dari apa sebenarnya narkoba itu?, bagaimana bisa narkoba begitu berbahaya bila dikonsumsi manusia?

Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau sintetis maupun semi sintetisyang dapat menurunkan kesadaran, hilangnya rasa , mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan.

Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat. Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut, dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari. Karena pemuda sebagai generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa, semakin hari semakin rapuh digerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf. Sehingga pemuda tersebut tidak dapat berpikir jernih. Akibatnya, generasi harapan bangsa yang tangguh dan cerdas hanya akan tinggal kenangan. Sasaran dari penyebaran narkoba ini adalah kaum muda atau remaja. Kalau dirata-ratakan, usia sasaran narkoba ini adalah usia pelajar, yaitu berkisar umur 11 sampai 24 tahun. Hal tersebut mengindikasikan bahwa bahaya narkoba sewaktu-waktu dapat mengincar kita dan teman-teman sekalian kapan saja.

Kita sebagai pemuda juga sebagai pelajar harus waspada dan berhati-hati dengan keberadaan narkoba, karena tanpa disadari mungkin saya para pecandu dan pengedar narkoba berada di sektiar kita. Terlebih lagi sebagai pelajar, kita harus berusaha untuk menghindari hal-hal berbahaya seperti halnya narkoba, selain itu juga rokok yang dapat menyebabkan banyak penyakit. Biasanya awal perkenalan pelajar yang mengkonsumsi narkoba diawali dengan perkenalan rokok. Kebiasaan merokok sepertinya sudah menjadi hal yang wajar di kalangan para pelajar/remaja, terdengarlah istilah kalo nggak ngerokok, nggak gaul, pemikiran yang salah inilah yang membuat mental para pelajar dan remaja pada umumnya menjadi rusak dan menyimpang ke arah-arah yang negatif. Dari merokoklah, pergaulannya terus meningkat, hingga mencapai ke lingkungan orang-orang yang sudah menjadi pecandu narkoba. Awalnya mungkin sekedar coba-coba, namun kemudian mengalami ketergantungan.

Yang harus kita ingat adalah dampak-dampak negatif dari penyalahgunaan narkoba, sehingga saat kita berhadapan dengan narkoba kita akan dengan tegas menolak dan pergi dari lingkungan yang penuh dengan zat-zat berbahaya. Beberapa dampak negatif penyalahgunaan narkoba pada remaja diantaranya adalah perubahan sikap, perangai dan kepribadian. Biasanya orang yang mengkonsumsi narkoba menjadi lebih tertutup dari sebelumnya. Kemudian sering membolos, menurunnya kedisiplinan dan nilai-nilai pelajaran. Menjadi pribadi yang mudah tersinggung dan cepat marah. Sering menguap, mengantuk dan malas, tidak memperdulikan kesehtan diri, dan yang parah adalah berubah menjadi seorang pencuri, suka mencuri untuk membeli narkoba, karena sudah kecanduan narkoba.

Melihat begitu negatifnya dampak dari narkoba, maka para orang tua, guru dan tentunya dari kalangan teman-teman dan kembali ke diri kita sendiri harus mempunyai upaya-upaya pencegahan terhadap penyebaran narkoba di kalangan pelajar. Karena pencegahan ini seyogyanya adalah tanggung jawab kita bersama, dan kita juga harus turut berperan aktif dalam mewaspadai ancaman narkoba pada seluruh kalangan dan lapisan masyarakat, khususnya di kalangan remaja karena sedang berada dalam posisi yang labil dan rentan termakan hasutan negatif.

Adapun beberapa upaya yang dapat dilakukan adalah melakukan dengan pihak berwenang untuk melakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba, atau mengadakan razia mendadak secara rutin. Kemudian pendampingan dari orang tua siswa untuk memberikan perhatian terhadap anaknya, sehingga anaknya terhindar dari narkoba. Selain itu pihak sekolah juga harus melakukan pengawasan yang ketat terhadap gerak-gerik anak didiknya karna biasanya penyebaran narkoba (transaksi narkoba) sering terjadi di lingkungan sekolah. Yang tak kalah penting dalah pendidikan moral dan keagamaan yang harus diperdalam kepada setiap pelajar, umumnya para remaja.

Jadi ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk menghadapi bahaya narkoba. Kita tidak boleh lengah, karena orang-orang terdekat kita pun dapat menjerumuskan kita dalam bahaya narkoba. Yang terpenting adalah pengawasan dan kesadaran dari diri sendiri agar tidak terjerumus narkoba, sehingga harapan kita untuk meneruskan generasi yang cerdas dan tanggung di akan datang dapat terealisasikan dengan baik.

Semoga apa yang telah saya katakan tadi bermanfaat bagi kita semua yang ada disini. Saya berharap dengan pidato saya, teman-teman sekalian dapat mengerti betapa berbahayanya narkoba dan bagaimana upaya-upaya pencegahan narkoba. Terima kasih atas perhatian Ibu guru dan teman-teman sekalian. Saya tutup dengan panganjali umat.

Om Santhi, Santhi, Santhi, Om.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Leave a Reply