Kisi Kisi Pidato Bahasa Jepang

PIDATO BAHASA JEPANG

If we compare between the speech content and form in Japanese with the speech content and form in Indonesian, there are many differences that enough strike. And speech content form in Japanese more varying but owning certain pattern, which have been comprehended by its society, this matter depend on intention of the speech. On the contrary, form and speech content in Indonesian tend to more free and is open, except to part of early speech ( salam) is enough length

In the Japanese language expressions there are more variations in speech level than Indonesian language expression, because of usage of polite expression ‘keigo’. For example, they can be seen at the expression ‘thank’ and ‘request’ in speech, that putting down oneself position (speaker) at lower level than the listener

Pendahuluan

Kalau kita bandingkan bentuk dan materi pidato dalam bahasa Jepang dengan bentuk dan materi pidato dalam bahasa Indonesia, terdapat perbedaan yang cukup mencolok. Bentuk dan isi pidato dalam bahasa Jepang lebih bervariasi tetapi memiliki pola-pola tertentu yang sudah dipahami oleh masyarakatnya (konvensional), hal ini tergantung pada tujuan dari pidato tersebut. Sebaliknya, bentuk dan isi pidato dalam bahasa Indonesia cenderung lebih bebas dan terbuka, kecuali pada bagian awal pidato (salam) cukup panjang.

Pada ungkapan bahasa pidato dalam bahasa Jepang tingkat variasinya yang lebih banyak itu disebabkan oleh pemakaian ungkapan sopan keigo. Misalnya dapat dilihat pada ungkapan terima kasih dan permohonan dalam pidato, yang meletakkan posisi diri sendiri pada tingkat yang lebih rendah daripada si pendengar.

1 Memperkenalkan Diri

Dalam suatu pertemuan yang khusus adakalanya dimulai dengan pengenalan individu, jiko shokai, mulai dari perkenalan nama dan paling penting di Jepang adalah keanggotaanmu atau organisasi dimana anda bekerja. Anda dapat juga menjelaskan dari mana berasal, sudah berapa lama tinggal di sini (Jepang), kesan-kesan, minat anda datang ke sini, dan seterusnya. Dalam suatu pesta perusahaan yang informal, anda dapat memperoleh ketenaran pada saat tertentu kalau pandai beraksi seperti dengban menunjukkan kemampuan bernyanyi atau main sulap atau kemampuan lain yang sifatnya sederhana tetapi menarik.

Nama saya Novela mahaiswa Universitas Bung Hatta. Lahir di daerah Sumatra Barat, datang ke Jepang sebelum bulan April. Karena sering makan mie ramen, dan suka jalan-jalan di kota Tokyo, berat badan saya berkurang 3 kg.

2 Bagian Awal

Walaupun isi dari suatu pidato adalah bagus dalam suatu gaya bersifat percakapan normal yang menggunakan kata kerja bentuk -masu, ada ungkapan yang formal konvensional harus digunakan di permulaan dan di bagian akhir. Berikut ini dua contoh yang menunjukkkan tingkatan kesopanan sesuai dengan pertemuan yang berbeda. Contoh yang pertama adalah suatu pembukaan ketika berhadapan dengan pendengar yang berjumlah sekitar lima puluh orang. Yang kedua, dengan jumlah lebih dari seratus atau lebih dari itu:

Kali ini, saya akan mencoba bercerita tentang cita-cita saya.

Hadirin. Selamat siang. Nama saya Diana. Terimakasih atas undangan Anda pada hari ini. Pada kesempatan ini, saya datang di Jepang untuk yang kedua kalinya, dan saya sangat merasa senang.

Ini adalah suatu pengantar pidato di dalam Bahasa Jepang ketika mau berpidato dalam bahasa Inggris (selain bahasa Jepang).

Terimakasih (tadi) saya telah diperkenalkan. Nama saya adalah Syafril bekerja di kantor Bisness School Padang Sumatera Barat. Hari ini, saya merasa terhormat dapat berbicara seperti ini di depan hadirin semua. Selama periode 10 tahun ini saya sudah empqt kali datang di Jepang dan saya sudah lama mempelajari bahasa Jepang. Tetapi karena bahasa Inggris saya lebih baik maka saya akan berbicara dalam bahasa Inggris. Untuk itu, saya akan minta tolong kepada penerjeman ini

Seorang penutur Jepang tidak terbiasa menyebut nama-nama atau jabatan tamu khusus yang hadir, tetapi jika anda merasa perlu berikut ini akan menjadi contoh:

Yang saya hormati ketua sidang dan hadirin sekalian.

Ketika mengetahui ada nama-nama tamu khusus, boleh menggunakan nama panggilan dan jabatannya:

Yang saya hormati Bapak/Ibu Gubernur Matsuhira, Bapak Ketua (Legislatif) Senzaki dan hadirin sekalian.

3 Bagian Akhir

Untuk mengakhiri suatu pidato yang singkat, perlu disampaikan ucapan terima kasih untuk pendengar sebelum kembali ke tempat dudukmu. Karena pidato yang cukup panjang biasanya suka membosankan. Selain itu, perlu juga minta maaf karena anda merasa pidato anda tidak begitu menarik. Seain itu, permintaan maaf akan berimplikasi kesopanan.

Jika cerita yang saya bawakan tadi dapat dijadikan contoh saya sangat senang. Terimakasih.

2

2

Incoming search terms:

  • kisi-kisi pidato
  • memperkenalkan diri sebelum pidato dalam bahasa jepang
loading...

Leave a Reply