Naskah Pidato : Arti Penting Kebersihan Lingkungan Sekitar

Naskah Pidato: Arti penting kebersihan lingkungan sekitar

Assalamualaikum wr. wb.
Salam sejahtera buat kita semua

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmatnya kepada kita sehingga dapat berkumpul di tempat ini.

Yang saya hormati Bapak Kepala Sekolah, yang saya hormati guru-guru sekolah X dan teman-teman yang saya sayangi. Pidato saya kali ini mengenai arti penting kebersihan lingkungan bagi kita semua.

Bapak/Ibu Guru dan teman semua

Seperti kita ketahui pada saat ini kita sering mendengar banjir. Baik di kota maupun di desa, apa penyebab terjadinya banjir? ya salah satunya adalah terhambatnya aliran air di sungai, kali dan selokan akibat adanya penumpukan sampah. Apabila aliran air tersumbat maka kemungkinan besar akan terjadi banjir, karena air akan meluap dari sungai atau selokan. Setiap hari ketika saya berjalan menuju sekolah ini, saya selalu melihat tumpukan sampah di selokan. Sepertinya belum tumbuh kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya.

Pada kesempatan kali ini saya mengajak saudara-saudara sekalian untuk menjaga kebersihan. Mari kita mulai dari diri kita sendiri dengan cara membuang sampah pada tempatnya.

Selain penyebab banjir, sampah merupakan perusak pemandangan. Coba kita amati di daerah-daerah kumuh yang banyak tumpukan sampah. Amat sangat menyedihkan, sampah berserakan di mana-mana. Tidak hanya di daerah kumuh. Tapi juga di sekolah, di rumah kita terkadang sampah masih aja berserakan.

Bapak/Ibu Guru dan teman semua

Pada kesempatan kali ini mari kita tanamkan di diri kita masing-masing untuk selalu membuang sampah pada tempatnya. Memang kelihatannya sesuatu yang sepele..buang sampah pada tempatnya. Tapi terkadang sangat sulit untuk dilakukan.

Agama islam sendiri mengajarkan bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman. Mari kita jaga kebersihan lingkungan sekitar kita. Sehingga dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar kita, mudah-mudahan kita terhindar dari bencana banjir, mudah-mudahan kita terhindar dari berbagai penyakit yang diakibatkan oleh kuman-kuman yang cinta dengan sampah. Sehingga lingkungan kita juga tampak indah bersih, sejuk dipandang mata.

Demikianlah pidato singkat saya mengenai arti penting menjaga kebersihan lingkungan. Apabila ada salah-salah kata saya mohon maaf.

Wasalamualaikum wr wb.

Naskah Pidato Memperingati Hari Ibu
Hadiri dan hadirat yang kami muliakan,
Ibu-ibu yang kami cintai,

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Salam sejahtera bagi hadirin dan hadirat yang beragama selain Islam.

Pertama-tama marilah kita panjatkan syukur kepada Allah SWT, atas nikmat yang telah diberikan kepada kita sekalian, yang dengan rahmat-Nya pula kita bersama-sama bisa berkumpul disini untuk yang kesekian kalinya, khususnya pada pagi ini dalam rangka memperingati dan menyemarakkan Hari Ibu.

Selanjutnya, marilah kita panjatkan rasa syukur kita kepada Tuhan atas kekuatan yang telah diberikan kepada kita khusunya kepada para Ibu, yang sampai hari ini masih belum kehilangan semangat juangnya dalam menangkap sekaligus mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam hikmah Hari Ibu yang kita peringati bersama-sama dengan para Ibu di seluruh wilayah Indonesia tercinta ini.

Hadirin yang mulia khususnya para Ibu.
Peran Ibu pada masa sekarang tampaknya makin meningkat. Bersamaan dengan itu, makin berat pula tantangan yang kita hadapi. Namun sebagai bangsa yang besar, maka kita tentunya sepakat untuk pantang menyerah, pantang mundur dan pantang mengeluh. Semua tantangan hidup sehari-hari seakan makanan lezat yang harus dihadapi dengan penuh kesabaran dan penuh kesadaran.

Di tengah-tengah semakin berkembangnya tekhnologi yang semakin canggih, ibu-ibu juga bisa merasakan, betapa hebat dampak dari perkembangan teknologi tersebut di keluarga kita ini. Tanggung jawab seorang ibu dihadapkan kepada berbagai masalah, berbagai ragam tantangan, berbagai bentuk persoalan, bahkan masalah kaum Bapak pun sudah menjadi bagian dari permasalahan para Ibu. Untuk itu kami menghimbau, janganlah kaum Bapak menganggap kecil peranan kaum Ibu. Sebab tanpa Ibu, kita ibarat burung tak kan pernah terbang sempurna. Ibarat burung tak kan pernah terbang perkasa.

Kaum Ibu hendaknya juga menyadari bahwa dengan tugas berat sekarang ini harus tetap waspada terhadap tanggung jawab hidup. Tanggung jawab ibu sekarang tidak hanya terbatas pada tanggung jawab dapur dan tempat tidur saja. Lebih dari itu sudah tiba saatnya kaum Ibu membantu para Bapak, jika perlu membantu tugas Bapak di luar rumah, di kantor bahkan kalau perlu juga di medan perang.

Hadirin yang mulia tentunya kita juga tetap tahu batas. Janganlah mencampuri yang bukan urusan kita. Namun tetaplah waspada. Kapan kita boleh membantu, kapan kita wajib membantu dan kapan pula kita menentukan sikap terhadap kaum Bapak. Semuanya itu kita lakukan untuk menjaga citra sebagai Ibu. Suatu citra yang harus bersummber kepada kepribadian bangsa, yakni kepribadian sebagai bangsa yang luhur, yakni kepribadian Pancasila dan UUD 45.

Dalam menjalankan tugas sehari-hari semoga Allah SWT senantiasa bersama kita. Masih banyak yang harus kita lakukan. Masih banyak yang belum selesai. Selamat berjuang, selamat menjalankan tugas , hingga tercapai keluarga yang bahagia, keluarga sejahtera di atas ridla Allah SWT. Amin..

Hadirin sekalian, demikian sambutan dari kami, mohon maaf jika ada tutur kata kami yang kurang berkenan di hati hadirin sekalian.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Leave a Reply