Pidato : Pernahkah Kita Sejenak Meluangkan Waktu Untuk

Pernahkah kita sejenak meluangkan waktu untuk sekedar mengamati orang-orang disekeliling kita ada sebuah kenyataan yang berbeda sangat mencolok. Yang satu mencapai kesuksesan dan yang lainnya tetap dalam keterpurukan dan serba kekurangan. Padahal usianya sama.

Dalam menjalani kehidupan, selalu ada pilihan. Selalu saja ada peran yang harus kita jalani. Namun, seringkali kita berada dalam kepesimisan, kengerian, keraguan, dan kebimbangan-kebimbangan yang kita ciptakan sendiri.

Kata-kata takdir seringkali membatasi manusia dari melakukan yang terbaik dari dirinya, menjadi yang terbaik, dan merubah sesuatu yang berada di depannya. Kata ini seolah-olah menjadi legitimasi bagi seseorang untuk melakukan aktivitasnya secara minimalis dan menjadi alasan khususnya bagi kaum muslim untuk menghindar dan mengelak dari seruan Tuhan mereka.

Kita kerap terbuai dengan alasan-alasan untuk tak mau melangkah lebih jauh, tak mau menatap hidup yang dijalani.

Karena hidup adalah pilihan, maka, hadapilah itu dengan gagah. Dan karena hidup adalah pilihan, maka, pilihlah dengan bijak dan hati yang luas
Mumpung langkah kalian masih panjang, maka mulailah saat ini dengan memilih langkah yang tepat. Pilihlah tindakan-tindakan kecil yang bisa mengarah kepada masa depan kalian yang nantinya bisa menjadi sukses.

Tindakan kalian hari ini menentukan akan jadi siapa kalian di masa yang akan datang. Karena itu rajutlah benang-benang kehidupan kalian mulai dari sekarang sehingga teranyam menjadi permadani keberhasilan dimasa yang akan datang. Keberhasilan kalian 2 atau 3 tahun mendatang ditentukan oleh apa yang kalian lakukan hari ini.

Leave a Reply