Isi Pidato Presiden SBY Soal Malaysia

Contoh Isi Pidato Presiden SBY Soal Malaysia

Bismillahirrahmanirrahim,

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Salam sejahtera untuk kita semua,
Saudara-saudara se-bangsa dan se-tanah air yang saya cintai dan saya banggak
an,
Malam ini, saya ingin memberikan penjelasan kepada rakyat Indonesia mengenai
hubungan Indonesia Malaysia. Marilah kita mengawalinya dengan melihat perkembanga
n dan dinamika hubungan kedua negara, salah satu hubungan bilateral Indonesia ya
ng paling penting.
Hubungan Indonesia dan Malaysia memiliki cakupan yang luas, yang semuanya be
rkaitan dengan kepentingan nasional, kepentingan rakyat kita.
Pertama, Indonesia dan Malaysia mempunyai hubungan sejarah, budaya dan keker
abatan yang sangat erat dan mungkin yang paling erat dibanding negara-negara lain,
dan sudah terjalin selama ratusan tahun. Kita mempunyai tanggung jawab sejarah,
untuk memelihara dan melanjutkan tali persaudaraan ini.
Kedua, hubungan Indonesia dan Malaysia adalah pilar penting dalam keluarga b
esar ASEAN. ASEAN bisa tumbuh pesat selama empat dekade terakhir ini, antara lai
n karena kokohnya pondasi hubungan bilateral Indonesia Malaysia.
Ketiga, ada sekitar (2) juta saudara-saudara kita yang bekerja di Malaysia di
perusahaan, di pertanian, dan di berbagai lapangan pekerjaan. Ini adalah jumlah
tenaga kerja Indonesia yang terbesar di luar negeri. Tentu saja keberadaan tenag
a kerja Indonesia di Malaysia membawa keuntungan bersama, baik bagi Indonesia ma
upun Malaysia.
Sementara itu, sekitar 13,000 pelajar dan mahasiswa Indonesia belajar di Mal
aysia, dan 6,000 mahasiswa Malaysia belajar di Indonesia. Ini merupakan asset ba
ngsa yang harus terus kita bina bersama, dan juga modal kemitraan di masa depan.
Wisatawan Malaysia yang berkunjung ke Indonesia adalah ketiga terbesar denga
n jumlah 1,18 juta orang, dari total 6,3 juta wisatawan mancanegara.
Investasi Malaysia di Indonesia 5 tahun terakhir (2005-2009) adalah 285 proy
ek investasi, berjumlah US$ 1.2 miliar, dan investasi Indonesia di Malaysia berj
umlah US$ 534 juta. Jumlah perdagangan kedua negara telah mencapai US$ 11,4 Mili
ar pada tahun 2009. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan ekonomi Indonesia Malaysia
sungguh kuat.
Namun, hubungan yang khusus ini juga sangat kompleks. Hubungan ini tidak beb
as dari masalah dan tantangan. Ada semacam dalil diplomasi, bahwa semakin dekat
dan erat hubungan dua negara, semakin banyak masalah yang dihadapi.
Contoh masalah dan tantangan yang kita hadapi adalah menyangkut tenaga kerja In
donesia di Malaysia. Kita tahu bahwa keberadaan 2 juta tenaga kerja Indonesia di
Malaysia, disamping memberikan manfaat bersama, juga memunculkan kasus-kasus di
lapangan yang harus terus kita kelola. Oleh karena itulah, sejak awal, saya ber
upaya keras untuk memperjuangkan hak-hak Tenaga Kerja Indonesia, antara lain men
yangkut gaji dan waktu libur; memberikan perlindungan hukum, dan mendirikan seko
lah bagi anak-anak Tenaga Kerja Indonesia.
Dalam kunjungan saya yang terakhir ke Malaysia, kita telah berhasil mencapai
kesepakatan, mengenai pemberian dan perlindungan Hak bagi tenaga kerja kita di
Malaysia.
Berkaitan dengan permasalahan hukum yang dihadapi oleh tenaga kerja Indonesi
a di Malaysia, pemerintah aktif melakukan langkah-langkah pendampingan dan advok
asi hukum, untuk memastikan saudara-saudara kita mendapatkan keadilan yang seben
ar-benarnya.
Selain masalah TKI dan perlindungan WNI, kita juga kerap menjumpai masalah y
ang terkait dengan perbatasan kedua negara. Masalah ini memerlukan pengelolaan y
ang serius dari kedua belah pihak.
Karena itulah, menyadari kepentingan bersama ini, saya dan Perdana Menteri M
alaysia sering berkomunikasi secara langsung, di samping forum konsultasi tahuna
n yang kami lakukan, untuk memastikan bahwa isu-isu bilateral ini dapat kita kel
ola dan carikan jalan keluarnya dengan baik.
Saudara-saudara sekalian,, sekali lagi, agar proses perundingan yang akan segera diteruskan oleh kedua pe
merintah benar-benar menghasilkan capaian yang nyata.
Saudara-saudara,
Kedaulatan Negara dan keutuhan wilayah adalah kepentingan nasional yang sang
at vital. Pemerintah juga sangat memahami kepentingan itu, dan terus bekerja sec
ara sungguh-sungguh untuk menjaga dan menegakkannya. Namun demikian, tidak semua
permasalahan yang muncul dalam hubungan dengan negara sahabat selalu terkait de
ngan kedaulatan dan keutuhan wilayah. Oleh karena itu, kita harus bisa menilai d
engan tepat setiap masalah yang muncul, agar penyelesaiannyapun menjadi tepat pu
la. Meskipun demikian, sekecil apapun permasalahan yang muncul dalam hubungan bi
lateral, akan tetap kita selesaikan demi menunjang kepentingan nasional kita. Ki
ta harus senantiasa menjaga citra dan jatidiri kita sebagai bangsa yang bermarta
bat dalam menjalin hubungan internasional, tanpa kehilangan prinsip dasar politi
k luar negeri yang bebas dan aktif, dan yang diabdikan untuk kepentingan bangsa
kita.
Sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan, saya juga merasakan apa yang
dirasakan oleh rakyat Indonesia. Saya sungguh mengerti keprihatinan, kepedulian,
bahkan emosi yang saudara-saudara rasakan. Dan apa yang dilakukan oleh pemerint
ah sekarang dan ke depan ini, sesungguhnya juga cerminan dari keprihatinan kita
semua.
Saya juga mengajak untuk menjauhi tindakan-tindakan yang berlebihan, seperti
aksi-aksi kekerasan, karena hanya akan menambah masalah yang ada. Kekerasan ser
ing memicu terjadinya kekerasan yang lain. Harapan untuk menyelesaikan masalah i
ni dengan serius dan tepat, tanpa disertai aksi-aksi yang destruktif, juga saya
terima dari saudara-saudara kita rakyat Indonesia yang saat ini berada di Malays
ia.
Saudara-saudara sekalian,
Cara kita menangani hubungan Indonesia Malaysia akan disimak dan diikuti oleh
negara-negara sahabat di kawasan Asia, bahkan oleh dunia internasional. Selama i
ni sebagai Pendiri ASEAN, Indonesia sering dijadikan panutan di dalam menyelesai
kan berbagai konflik yang terjadi di kawasan, maupun di belahan bumi yang lain.
Oleh karena itu, marilah seraya kita tetap memperjuang-kan kepentingan nasional
kita, karakter dan peran internasional Indonesia yang konstruktif, dan dengan se
mangat untuk memelihara perdamaian, terus dapat kita jaga.
Terakhir, insiden yang terjadi antara Indonesia dan Malaysia baru-baru ini a
kan kita tuntaskan penyelesaiannya. Indonesia akan terus mendorong Malaysia untu
k benar-benar menyelesaikan perundingan batas wilayah yang sering memicu terjadi
nya insiden dan ketegangan. Dengan demikian, dengan dapat dicegahnya ketegangan
dan benturan-benturan yang tidak perlu, saya yakin permasalahan, hubungan baik d
an kerjasama bilateral antara Indonesia Malaysia akan berkembang lebih besar lagi.
Ke depan dalam hubungan antar bangsa yang lebih luas, kita harus terus menja
ga kedaulatan dan keutuhan wilayah kita, dan terus membangun diri menjadi negara
yang maju, sejahtera, dan bermartabat, dengan tetap menjaga hubungan baik dan k
erjasama dengan negara-negara sahabat.
Sekian.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. (okz)

Incoming search terms:

  • sby pidato tentang inseiden dengn malesia
loading...

Leave a Reply