Naskah Pidato Ujian : Nasional

Naskah Pidato Ujian Nasional

Oleh : Rani Rismasari

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Pertama-tama kita panjatkan puji dan syukur pada kehadirat Allah yang Maha Esa, karena atas rahmatnya pada saat ini kita di berikan kesehatan sehingga kita dapat berkumpul di tempat ini.

Kepada para guru Bahasa Indonesia yang saya hormati serta rekan-rekan semua yang satu seperjuangan dengan saya. Disini saya akan membahas tentang Ujian Nasional. Saya yakin para guru serta rekan-rekan sudah mengetahui apa itu Ujian Nasional? Namun menurut saya Ujian Nasional merupakan uji kemampuan diri seseorang siswa yang telah dididik selama 3 tahun atau lebih di suatu lembaga pendidikan secara serempak.

Indonesia melakukan Ujian ini untuk mengetahui sejauh mana kemampuan kita di bidang akademis dan juga ingin meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia yang dari tahun ke tahun selalu mengalami penurunan dan semakin tertinggal oleh Negara lain terutama Asia tenggara. Kita sebagai anak bangsa sekaligus siswa siswi Indonesia yang mempunyai tugas dan tanggung jawab dalam menimgkatkan kwaliras pendidikan itu sendiri dan membawa harum bangsa Indonesia. Karena jika pemerintah saja yang melakukan usaha peningkatan ini tidak akan pernah berhasil dan tidak akan pernah ada titik temu nya. Kita harus berkesinambungan baik dengan usaha pemerintah maupun usaha diri kita sendiri. Karena siapa lagi yang akan mengharumkan nama baik Indonesia selain kita sebagai penerus bangsa?

Bapak dan Ibu guru yang saya hormati,

Ujian Nasional sangat membuat saya tertarik dalam berbagai halnya. Namun perlu kita ketahui Ujian Nasional memiliki dampak positif maupun dampak negatifnya

Saya akan membahas dampak positifnya terlebih dahulu terhadap Ujian Nasional ini. Menurut saya sangat bagus sekali pemeryntah mengambil ujian secara serempak ini. Karena disini kita di nilai secara keseluruhan baik di dalam maupun di luar. Kita di tuntut untuk lulus atau mencapai SKBM yang telah di tentukan oleh pemerintah itu yaitu dengan cara belajar dengan sungguh-sungguh. Secara tidak langsung pemerintah juga telah menyemangati kita untuk berusaha mencapai standar kelulusan tersebut. Yang saat ini kita ketahui nilai SKBM dari tahun ke tahun semakin meningkat dan pada tahun sekarangpun mencapai 5,5 yang menurut sebagian bahkan semua siswa nilai itu terlalu berat. Karena apa pemerintah membebani hal itu? Jawabannya yaitu tak lain adalah dari keinginan pemerintah itu sendiri yang ingin meningkatkan kwalitas pendidikan Indonesia.

Namun dari semangat belajar yang tinggi itu Ujian Nasional juga memunculkan dampak negative. Seseorang belajar dengan keras apabila jatuh dia pasti akan terpuruk sekali. Seperti Ujian Nasional ini siswa akan terus-terusan belajar sampai mereka melupakan segala hal yang juga dianggep penting tetapi karena Ujian Nasional itu di periksa oleh pusat atau pemerintah dan seseorang mengerjakannya tidak hati-hati akhirnya dia dinyatakan Tidak Lulus semua itu akan berakibat fatal bagi kejiwaan sang siswa. Banyak kita ketahui dalam berita-berita setelah diumumkannya hasil Ujian Nasional dari tahun ke tahun pasti ada saja yang tidak lulus dan kebanyakan dari mereka melakukan jalan pintas yaitu dengan bunuh diri karena mereka menanggung rasa malu yang teramat sangat. Harusnya pemerintah memberiakan perhatian khusus terhadap hal ini. Apabila pemerintah membiarkan terus hal ini maka berapa banyak nyawa lagi yang akan menjadi korban atas ketidaklulusan Ujian Nasional ini?

Masukan dari saya yaitu seharusnya yang menentukan lulus atau tidak itu bukanlah pemerintah melainkan sekolah itu sendiri. Karena bagaimanapun jelek nya nilai siswa tersebut hanya sekolahlah yang tahu keseharian anak tersebut. Sekolah itu bukan hanya ajang untuk mencari nilai melainkan untuk mendidik dari sikap. Sehingga tidak terlalu banyak orang yang dirugikan oleh Ujian Nasional ini. Karena siswa mana yang tidak ingin lulus?

Namun baik atau buruknya dari semua itu kita harus menerimanya dengan hati yang lapang. Karena kita yakin setelah Ujian Nasional ini masih banyak Ujian-Ujian yang lain yang masih menunggu kita di depan yang jauh lebih berat dari Ujian Nasional ini.

Terus semangat dalam mengejar berbagai hal apalagi sesuatu yang menyangkut tentang masa depan! Mulailah membangkitkan jiwa bangsa Indonesia agar dapat menjadi lebih baik dalam berbagai hal!

Bapak dan Ibu yang saya hormati

Sekiranya hanya itu yang dapat saya sampaikan. Mohon maaf apabila ada kesalahan, karena kita tahu kesalahan datangnya dari saya, sedangkan kebenaran hanya dari Allah SWT.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kiat jitu menghadapi UN

Belajar Lebih Giat
Menjelang Ujian Nasional, kamu harus belajar ekstra ketat. Hal ini mengingat materi pelajaran relatif lebih banyak, mulai materi pelajaran kelas I sampai dengan kelas III sekolah menengah. Di samping itu, tingkat kesulitan materi lebih tinggi dibanding dengan sebelumnya. Cara belajar yang bisa dilakukan oleh kamu bisa dengan belajar mandiri atau belajar kelompok. Belajar mandiri, misalnya membaca materi pelajaran sesuai dengan jadwal belajar harian. Atau membaca buku-buku yang ada di perpustakaan. Untuk mendapatkan gambaran bentuk dan materi yang keluar dalam Ujian Nasional, kamu dapat melihat soal-soal Ujian Nasional tahun yang lalu. Soal-soal tersebut berfungsi sebagai latihan mengerjakan atau menjawab soal-soal UAN yang akan datang.
Belajar kelompok bermanfaat untuk membahas, mendiskusikan materi pelajaran yang dianggap sulit. Melalui diskusi, kamu bisa saling tukar informasi, pendapat dan berbagai pengalaman. Anggota kelompok bisa 5 atau 7 orang sesuai dengan kebutuhan. Apabila materi pelajaran yang tidak dapat dipecahkan oleh kelompok, kamu dapat menanyakan langsung kepada guru bidang studi (mata pelajaran).

Membuat Peta Kekuatan
Dalam hal ini kamu harus mempunyai gambaran yang jelas mengenai kondisi diri sendiri. Memahami kekuatan atau kemampuan dan kelemahan yang dimiliki. Dalam materi pelajaran apa kamu mengalami kesulitan untuk memahaminya. Apabila ada pelajaran yang kurang, maka belajarnya harus lebih keras lagi. Selain itu, harus memperbaiki cara belajar yang dilakukan selama ini. kamu harus mencari dan menemukan strategi belajar yang jitu, sehingga dapat belajar secara efektif dan efisien (berdaya guna dan berhasil guna). Tanpa adanya perubahan dan perbaikan cara atau kebiasaan belajar akan sulit untuk memahami materi palajaran.

Menjaga Kesehatan
Kesehatan merupakan modal utama untuk melakukan aktivitas, termasuk belajar. Untuk itu, kamu hendaknya selalu menjaga kesehatan, sehingga pada saat Ujian Nasional dalam kondisi fit, segar, dan sehat. Jadi, walaupun materi pelajaran banyak yang harus dihafal dan dipelajari, jangan sampai mengabaikan/kurang memperhatikan kesehatan badan. Hendaknya cukup tidur dan mengkonsumsi makanan yang bergizi. Tak lupa olah raga secara teratur.

Menghindari Cara-Cara yang Tercela
Ada beberapa hal yang mesti dihindari sebelum dan selam Ujian Nasional. Misalnya mencari bocoran soal ujian, mencontek, dan lain-lain. Perbuatan mencontek bisa meracuni diri sendiri, yaitu dapat menghambat perkembangan pribadi. Mencontek pada saat ujian dapat menimbulkan semacam ketergantungan kepada catatan atau orang lain. Akibatnya, rasa percaya diri kurang.

Menenangkan Hati dan Pikiran
Kesiapan dalam pemahaman materi pelajaran perlu didukung oleh ketenangan hati dan pikiran. Dengan hati yang tenang dan pikiran yang jernih, maka masa ujian akan dilalui dengan riang gembira dan bersemangat (antusias). Untuk itu, apabila memiliki masalah segeralah selesaikan dengan baik. Di samping itu, jangan banyak pikiran yang bukan-bukan, misalnya merasa khawatir tidak lulus ujian, bingung memilih jurusan di perguruan tinggi atau masa depan yang suram.

Pandai-Pandailah Memilih Soal
Pada saat menghadapi soal, yang penting dilakukan adalah memperhatikan dengan cermat dan seksama, sehingga soal itu dapat dipahami dengan baik. Jangan sampai salah dalam menafsirkan maksud dari soal tersebut. Secara sepintas tandai lebih dahulu soal yang harus diamankan dan diselamatkan secara pasti. Untuk itu kamu jangan terpaku mengerjakan soal selalu berdasarkan urutan nomor soal, walaupun hal itu tidak salah. Pilih lebih dahulu mana saja soal yang dianggap mudah dan pasti dapat dikerjakan dengan baik dan benar.

Hati-Hati Mengisi Lembar Jawaban
Ujian Nasional biasanya menggunakan lembar jawaban komputer. Sebelum mengisi jawaban, terlebih dahulu mengisi data pribadi. Misalnya nama, kelas, jurusan, mata pelajaran yang sedang diujikan dan lain-lain. Kekeliruan atau kelalaian dalam mengisi data pribadi tersebut bisa berakibat merugikan kamu sendiri, karena lembar jawaban diperiksa melalui komputer. Untuk menghindari kekeliruan dalam mengisi data pribadi, maka cocokkan dengan kartu ujian yang ada di atas meja. Di samping itu, bawalah alat-alat tulis yang cukup, sehingga pada saat pelaksanaan ujian bisa bekerja dengan baik. Jadi, jangan sampai mengandalkan teman, dengan cara meminjam alat-alat tulis. Kemudian, sebelum lembar jawaban dikumpulkan hendaknya diperiksa kembali, kalau-kalau ada kekeliruan dalam mengisi

Leave a Reply