Pidato Anak TPQ : REMAJA DI MASA MODREN

PIDATO REMAJA DI MASA MODREN

Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu alaikum wr.wb

Tanam pinang rapat-rapat

Agar puyuh tak dapat terbang

Jawablah salam dengan semangat

Jikalau anda umat Muhammad

Assalamu alaikum wr.wb

Alhamdulillah alhamdulillahi robbil alamin wabihi nastain wa ala umuuriddunnya waddin

Ashadu alla ilaahaillah wa ashadu anna muhammadan abduhu warosuluh la nabiya badah

Amma badu

Pertama-tama dan paling utama marilah sama-sama kita panjatkan puji dan syukur kepada zat yang telah menciptakan dualisme dunia yang mana tidak akan bertahan satu jika tidak ada dua,sehingga terciptalah langit dan bumi, bulan dan bintang, lautan dan daratan, miskin dan kaya, sicantik dan siburuk rupa, hingga sempurnalah kehidupanmanusia diatas permukaan bumi.

Selanjutnya salawat dan berbingkaikan salam marilah kita sama-sama kita sanjungkan kepada the best and the best man Muhammad Saw yang telah memanyungi kita dari panasnya mentari-mentari jahiliyah sehingga kini kita berada dalam kesejukan dan kedamaian dibawah naungan islam.

Yang saya hormati bapak-bapak ibu-ibu hadirin wal hadirot jamaah masjid Darul Amin yang berbahagia

Pada kesempatan kali ini ijinkanlah saya menyampaikan sebuah pidato singkat saya yang berjudul Remaja di masa moderen

Maa sirol muslimin rohimakumulloh

Mendengar kata remaja maka pikiran kita akan terbayang pada sesosok anak manusia yang telah mencapai asa kejayaannya, jaya dalam berpikir, jaya dalam berbuat, dan jaya dalam bergaul guna menemukan jati diri dari sinilah mereka berangkat jika dulu mereka hanya bisa meng angguk ketika dinasehati orang tua maka sekarang mereka sudah bisa menggeleng-gelengkan kepalanya jadinya Angguk-angguk dan geleng-geleng kalau mereka bisa menerima semua nasehat dengan baik maka akan menjadi generasi yang bermartabat, tapi jika yang baik yang mereka tolak maka akan menjadi remaja yang sering kita lihat disekitar kita, pagi, siang, sore, belum cukup malampun jadi..! Ngapain! mengaji bukan..belajar Iya tapi apa yang mereka pelajari, belajar untuk mengenal kata gaul

Bapak-bapak ibu-ibu rohimakulloh

Semakin lama kita hidup semakin jauh kita melangkah dan semakin banyak hal yang akan kita tau tapi awas jangan sampai terbawa arus, jangan sampai terjerumus kepada hal-hal yang membuat kita rugi, rugi lahir maupun rugi bathin. sekarang zamannya moderen pak..! serbah canggih bu..! serba teknology mau bicara sambil tatap muka tinggal Threegi mau tau tentang berita dunia yang Up to date tinggal browsing internet, Mau tau kabar sanak family yang berjauhan tinggal SMS. Masya Allah Serba mudah tapi kenapa di balik mudah terbit susah dibalik kemajuan timbul kemundurun hanya satu kuncinya, apa..? hati, mengapa hati..! karena hati kita telah dibutakan oleh nikmatnya dunia sakin nikmatnya orang tua lupa akan anak, anak lupa bahwa mereka memiliki orang tua sebagai pengarah dan pembimbing dalam hidupnya.

Hadirin wal hadirot yang dirahmati Allah

Rosulullah Saw bersabda :

Kullu mauluudin Yu ladu Alal Fitroh

Paabawahu yuhawwidanihi, au yunassironihi, au yumajjisanihi

Yang artinya : setiap anak dilahirkan dalam keadaan Fitroh maka orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi atau nasroni atau majusi.

Oleh karnanya jangan tunggu sampai besok mulailah dari sekarang jaga anak bapak dan ibu dan kita teman-teman marilah menjaga keimanan kita agar terhindar dari rayuan gombalnya dunia, hidup kita ini indah jangan kita sia-siakan karna sedetik pun kita berada di dunia itu adalah kehidupan.

Demikianlah yang dapat saya sampaikan lebih dan kurang saya mohon maaf

Kalau pedang melukai tubuh masih ada harapan sembuh

Namun jikalau lidah melukai dihati kemana obat hendak di cari

Usikum wanafsi bitaqwalloh Wassalmu Alaikum warohmatullohi Wb.

Leave a Reply