Pidato Memperingati HUT Kemerdekaan RI

Contoh pidato pada resepsi HUT RI di Balai Desa maupun di pentas —stadion. Di hadiri oleh pejabat Muspika Kecamatan, Kepala Desa dan lembaga-lembaga lain yang ada di desa.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Salam sejahtera bagi kita semua

Yang terormat Bapak Camat…….yang mewakili Muspika

Kecamatan…….

Yang terhormat Bapak Kepala Desa…………..beserta

stafnya.

Yang tetiormat Bapak Ketua 3PD Desa …….beserta

anggota.

Yang terhormat Bapak Ketua LPMD Desa…………beserta

seksi-seksinya.

yang terhormat Ibu Ketua Tim Psnggerak PKK Desa……

beserta anggota.

Yang kami hormati Pantia Penyelenggara HUT RI yang Ke ..

Yang kami hormati, Para Ketua RT, RW sedesa………Para

tokoh masyarakat, Para sesepuh penisepuh Desa……..,

Segenap undangan, hadirin-hadira: yang berbahagia.

Alhamdulillahirabbil alamin. Puja dan puji syukur sepatutnya kita panjatkan ke hadirat Allah SWT Karena pada malam hari ini kita bisa berkumpul dalam keadaan sehat wal alfiat dalam angka Resepsi Peringatan HUT RI yang ke……………..

Shalawat dan salam semoga senantiasa dilmpahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW.

Bapak ibu, hadirin, hadirat yang berbahagia ! Sebelum saya teruskan pidato ini marilah kita kobarkan kembali pekik merdeka sebagaimana dahulu dikumandangkan oleh para pahlawanpejuang bangsa!

Merdeka…….! Merdeka……..! Merdeka………………! (catatan  gunakan vokal yang kuat dan keras sambil mengepalkan tangan kanan ke atas)

Terima kasih !

Bapak, ibu, hadirin, hadirat yang berbahagia, pekik merdeka yang pertama tadi adalah mengenangkan kembali perjuangan bangsa indonesia dalam merebut kemerdekaannya dari kekuasaan penjajah.

Pekik merdeka yang kedua tadi adalah do’a dan harapan kita, bahwa bangsa Indonesia harus terbebas, dari kemiskinan dan kebodohan!

Pekik merdeka yang ketiga adalah harapan kita bahwa bangsa Indonesia harus merdeka dari belenggu ketidak adilan. Hukum di Indonesia harus ditegakkan. Hukum harus dijunjung tinggi di atas segala-galanya sehingga tercapailah cita-cita kita menuju masyarakat yang adil dan makmur!

Mari kita ingat kembali peristiwa yangterjadi pada tangcal 17 Agustus 1945. Tepat jam 10.00 Ir. Soekarno mengumandangkan proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia sebagai berikut.

Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia,

Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dll,diselenggarakan dsngan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

Jakarta, hari 17 bulan 8 tahun 45

Atas nama bangsa Indonesia

Soekarno/Hatta

Usai membaca, teks proklamasi Ir. Soekarno mengucapkan ka!a-kata penutup, “Demikianlah saudara-saudara kita telah merdeka. Tidak ada satu ikatan lagi yang mengikat tanah air kita dan bangsa kita. Mulai saat ini kita menyusun negara kita. Negara merdeka. Negara republk Indonesia merdeka. kekal dan abadi. Insya Allah, Tuhan memberkati kemerdekaan kita ini.

Setelah pembacaan teks proklamasi selesai. acara dilanjutkan dengan pengibaran bendera Merah Putih. Mengiring naiknya bendera secara periahan-lahan; scarapa sepontan hadirin menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia

Saudara-saudara. hadirin yang berbahagia: Kemerdekaan Negara Republik lndonesia bukan hadiah dari Jepang maupun Belanda. Kemerdekaan kita adalah merupakan rahmat dan

anugerah Allah SWT yang sangat besar sebagaimana yang telah tertuang dalam pembukaan UUD 1945.

Kemerdekaan adalah hasil dari perjuangan bangsa Indonesia vanq diridhai Allah SWT. Kemudian masih di tahun-tahun awal kemerdekaan bangsa Indonesia masih harus berjuang keras, menqorbankan harta benda bahkan nyawa untuk mempertahankan kemerdekaan yang akan direbut oleh Belanda yang membonceng tentara sekutu-lnggris dan Amerika.

Para pahlawan revolusi. para pahlawan telah bermandikan darah, akibat mempertahankan kemerdekaan. hingga terjadinya Perang 10 Nopember 1945 dan Perang Kemerdekaan I dan Perang Kemerdekaan II yang oleh. Puluhan orang bahkan ribuan orang menjadi korban, diantara mereka banyak sekali yang tidak dikenal namun secara ikhlas berjuang pantang menyerah mempertahankan kemerdekaan ini.

Para kolonial penjajah yang yang masih ingin mencengkeramkan kukunya di tanah air telah mempergunakan persenjataan canggih dalam jumlah besar, namun pejuang kita tidak mengenal takut apalagi gentar, walau dengan senjata apa adanya para pejuang tetap berusaha mengusir penjajah!

Sekali merdeka tetap merdeka!

Lebih baik mati daripada dijajah lagi!

Karena itu, kita wajib bersyukur kepada Allah SWT. atas kemerdekaan yang telah kita raih dan nikmati sebagai bangsa Indonesia. Sebab tanpa anugerah dan pertolongan-Nya, tentu kita tidak akan dapat neraih kemerdekaan yang didambakan oleh setiap manusia di seluruh dunia!

Benarkah kita sudah merdeka? Benarkah kemerdekaan yang sejati sjdah dirikmati oleh bangsa Indcnesia?

Kita memang sudah merdeka! Tapi masih banyak yang dibenahi di sana-sini. Dengan semangat juang ‘45 marilah kita isi kemerdekaan ini dengan cita-cita luhur bangsa Indonesia yang termaktub di dalam pembukaan UUD ‘45. Yaitu terciptanya keadilan dan kemakmuran, kedamaian dan kesejahteraan seluruh rakyat Indnesia berdasarkan Pancasila dan UUD’45.

Setiap pejabat haruslah mempunyai kepekaan sosial, mewarisi roh semangat juang ‘45. Kalau rakyat disuruh sengsara karena dibebani melonjaknya harga-harga kebutuhan pokok, maka hendaknya para pejabat juga ikut menunjukkan kepeduliannya dengan berprihatin, setidaknya atas kesadaran sendiri mau hidip sederhana.

Janganlah rakyat disuruh menderita. Harga-harga kebutuhan pokok dinaikkan tapi para pejabat malah hidup ongkang-ongkang menikmati kenaikan gaji yang beRIipat-lipat! Kalau iri yang terjadi pastilah sakit hati rakyat!

Rakyat pasti mau berprihatin kalau para pejabatnya juga mau berprihatin. Semua pemimpin di negeri ini hendaknya mempunyai kepedulian, kalau rakyatnya menderita janganlah malah bersenang-senang dalan kemewahan!

Para pejabat harus membela rakyat! Jangan hanya membela kerabat!

Para pejabat harus siap melarat demi rakyat! Jangan malah suka nyikat uang rakyat!

Para pejabat harus menyelamatksn aset rakyat jangan malah jadi pengkhianat menjual amanat!

Akhirnya menutup pidato ini, marilah kita berdo’a agar bangsa Indonesia mencapai cita-cita kemerdekaan yang hakiki, yaitu masyarakatyang adil makmur! Para pemimpinnya diberi hidayahdan kekuatan dalam menjalankan tugas dan jabatannya. Sehingga mereka tetap berada di jalan yang benar ! Benar-benar membela negara dan rakyatnya.

Kita berharap agar generasi muda memegang teguh cita-cita bangsa, jangan sampai teRIena.

Jangan hanya suka pakai narkoba dan foya-foy!

Jika selagi muda pakai narkoba, kalau sudah tua akar sengsara dan jika mati tentulah masuk neraka!

Demikan pidato singkat ini, apabila ada kata-kata yang kurang berkenan di hati, saya selaku manusia biasa mohon maaf sebesar-besarnya!

Terima kasih atas perhatiannya, ihdinash shiraatha mustaqin

Wassalaamu’a aikum wr wb

Incoming search terms:

  • yhs-default
  • yhs-fh_lsonsw
  • pidato bahasa jawa kemerdekaan singkat
  • Contoh Pidato hut ri
  • pidato bahasa jawa HUT RI
  • contoh pidato proklamasi
  • contoh teks pidato tentang proklamasi
  • pidato bahasa jawa tentang kemerdekaan ri
  • pidato tentang perjuangan kemerdekaan
  • Contoh teks pidato proklamasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>