Pidato : Yang Terhormat Para Dewan Juri, Para Panitia, Para

Assalamualaikum wr.wb…

Yang terhormat para dewan juri, para panitia, para penonton, dan para peserta yang saya banggakan.. tidak lupa saya mengucapkan terimakasih kepada MC yang telah mempersilahkan saya untuk berpidato.

Puji dan syukur mari kita panjatkan kepada Allah swt. Sholawat dan salam semoga terlimpahkan kepada nabi Muhammad saw, keluarganya, para sahabatnya, dan kepada kita sebagai umatnya… amin

Sahabat-sahabat yang budiman

Pada kesempatan kali ini saya akan menyampaikan pidato yang berjudul MAHASISWA IDEAL. Sebuah negara tidak akan dapat berdiri kokoh bila tidak ada penerusnya. Sungguh pergantian generasi dari suatu bangsa akan dibebankan kepada mahasiswa kini. Kini merupakan zaman yang penuh dengan kritisi dah inovasi-inovasi baru. Suatu hal yang monotone bukanlah menjadi trend. Mahasiwa yang hanya menjadi seorang yang monoton, tak akan mampu untuk mebangun bangsa ini. Nilai akademi bukanlah menjadi satu-satunya hal yang harus di gapai oleh seorang mahasiswa yang ideal. Masih banyak hal lagi yang tidak kalah pentingnya dari akademi.

Sahabat-sahabat yang bahagia

Bangsa kita sudah memiliki banyak orang pintar dan genius, namun bagaimana dengan orang-orang yang mau mengorbankan waktu, tenaga dan pikirannya untuk mengembangkan lingkungannya. Kepemimpinan, berkomunikasi, bersosialisasi bukanlah suatu hala yang bisa kita dapatkan dengan hanya belajar di depan buku, atau hal yang bisa di cari melaui google atau Wikipedia, ataupun sekedar melihat. . Namun itu semua merupakan skill yang hanya bisa dapatkan dengan langusng terjun di masyarakat. Belajar membaca lingkungan, meruncingkan kepekaan, melihat situasi, dan banyak hal lagi. Seorang mahasiswa juga dituntut kreatif, namun bukan berarti kreatif tanpa dasar..

Sahabat-ahabat yang dimulyakan Allah

Sampai sekarang bahkan sudah banyak mahasiwa yang dikata ideal tapi masih sangat sedikit bila di bandingkan jumlah mahasiswa itu sendiri. . Banyak mahasiwa yang hebat dan kuat untuk menjalakan suatu hal pada suatu bidang. Namun tak banyak dari mereka yang mau bekerja satu. Tujuan mereka satu, jalannya juga hanaya satu, cara yang ditempuh juga satu, namun mengapa mereka hanya bergerak satu-satu? Dua akan lebih baik dari satu. Empat akan lebih baik dari dua. Delapan akan lebih baik dari empat. Dan rule itu akan selalu benar untuk banyak hal. Mahasiswa yang mau bekerjasamalah yang dibutuhkan untuk lingkungannya.

Sahabat-sahabat yang budiman

Tidaklah susah untuk membangun semua sikap itu. Ini bukan zaman batu atau zaman es, ini merupaka zaman modern yang segala hal akan bisa dibuat menjadi mudah. Ikut serta dalam ke-Organisai-an merupakan salah satu cara termudah untuk menumbuhkan sikap itu semua. Tuntutan akan akademis yang tinggi seharusnya tidak menutup gerbang ke-orrganisasi-an. Akademis hanyalah salah satu bagian kecil yang harus dicapai seorang mahasiswa dan yang lainnya hanay bisa dicapai di dalam kehidupan social. Buakan sosial yang hanya bersenang-senang dan bermanja-manja, namun lingkungan social yang membangun dan dapat menumbuhkan sikap-sikap yang di butuhkan oleh seorang mahasiswa yang ideal. Karena sebuah kontribusi tidak akan terlihat besar bila tidak ada badan/organisasi yang bersamanya. Dengan bersama-sama maka kontribusi akan sangat berpengaruh.

Leave a Reply