Pidato MID Test 2

Assalamualaikum. Wr. Wb

Salam sejahtera bagi kita semua

Yang saya hormati bapak Muhammad Yusuf selaku dosen bahasa Indonesia POLSRI

Dan teman-teman kelas 5KIC yang saya sayangi

Sebelumnya saya mengucapkan terimakasih atas kesempatan yang telah diberikan untuk menyampaikan sedikit pidato saya mengenai prokontra pekan kondom nasional yang diadakan pemerintah RI melalui Menteri Kesehatannya Dr. Nafsiah Mboi.

Sebagaimana yang kita ketahui 1 Desember diperingati seluruh dunia sebagai hari anti AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome) sedunia, yang berarti kita harus menyadari betapa bahayanya penyakit yang disebabkan oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus). Data yang dirilis Kementerian Kesehatan RI tahun ini menunjukkan, sepanjang Januari hingga Maret 2013 tercatat 5.369 orang yang terinvenksi HIV dan 460 orang mengidap AIDS. Angka ini tentu saja menambah panjang daftar penderita HIV/AIDS di Indonesia.

Ironisnya Pemerintah Indonesia tidak cerdas dalam mengurangi jumlah penderita AIDS, Pemerintah melalui KEMENKES meluncurkan Pekan Kondom Nasional (PKN) demi mengurangi daftar penderita HIV/AIDS. Kebijakan ini banyak mengundang pro dan kontra di lapisan masyarakat. Karena dengan melaksanakan Pekan Kondom Nasional (PKN) berarti Pemerintah Indonesia memberi fasilitas gratis untuk masyarakatnya melakukan seks bebas.

Bukan hanya itu Pekan Kondom Nasional ini sangat merusak di tinjau dari segi agama, dan kesehatan. Pertama segi agama, Negara Indonesia adalah negara beragama terdapat 5 agama yang diakui oleh negara ini yang semuanya menentang seks bebas. Sepintas program ini seolah seperti program kesehatan yang tujuannya baik, namun sebenarnya itu adalah sebuah program pemerintah untuk menyesatkan rakyatnya sendiri. "Pekan Kondom Nasional (PKN) bukan merupakan program KESEHATAN, tapi program KESESATAN".

Kedua dari segi kesehatan, kondom memiliki ukuran pori-pori sangat kecil yaitu 1/60 mikron dan saat meregang 10 kali lebih besar ukurannya. Padahal ukuran virus HIV itu kira-kira sebesar 1/250 mikron. Berarti kondom tidak bisa mencegah virus HIV/AIDS.

Mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan terimakasih telah memberikan saya kesemptan untuk menyampaikan sedikit pidato dari saya. Mudah-mudahan di hari anti AIDS sedunia ini kita bisa lebih sadar akan bahayanya seks bebas. Saya minta maaf apabila ada kata yang kurang tepat kepada Allah saya mohon maghfiroh.

Wassalamu alaikum wr. wb.

Leave a Reply