Pidato Islami : Pertama-tama, Marilah Kita Panjatkan Puji Dan

Assalamualaikum war, wab

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat allah swt, dan salawat kepada junjungan besar rasullullah saw. ..

Yang saya hormati, ibu kepala sekolah, guru-guru dan yang saya cintai seluruh teman-teman yang berdiri di sini.

Saat ini saya berdiri di sini utuk memberi sedikit pidato singkat dengan judul bagaimana belajar dengan baik……

Mungkin sahabat disini pernah medengar cerita dari beberapa sahabat rasulullah bagaimana mereka belajar dan seperti apa mereka dengan ilmu mereka itu?. bagaimana mungkin Sayidina Abu Hurairah dapat menghafal ribuan hadits atau Sayidina Ustman dapat mengkhatam Quran dalam shalat tahajudnya atau Sayidina Ali menguasai berbagai ilmu hikmah yang diamalkan dalam kehidupannya atau Sayidina Khalid bin Walid dapat menang dalam berbagai peperangan, banyak sekali keajaiban yang dimiliki Sahabat Rasulullah. Apa yang dilakukan mereka dan tidak lagi dilakukan di zaman ini? apa yang mereka ketahui dan tidak kita ketahui?

Bapak, ibu guru yang saya hormati dan teman sekalian………………

Guru saya, Abuya, mengatakan bahwa banyak sekali ilmu- ilmu yang telah hilang dari zaman Rasulullah, Salafussoleh, Tabit Tabiin sampai sekarang. Banyak hal yang terlihat kecil dan tidak diamalkan orang sekarang namun besar pengaruhnya dalam proses mencari ilmu. Hal ini telah diketahui dan menjadi amalan orang orang soleh di zaman rasul dan sesudahnya. Diantaranya:

1. Niat menuntut ilmu untuk mencari keredhoan Allah, dengan cara ini Allah akan berikan jalan keluar dalam setiap langkah yang buntu.

2. Patuh pada guru . Tidak durhaka pada guru, orang tua, tidak berbuat jahat pada siapa saja atau apa saja. Contoh yang durhaka pada guru: Tsalabah yang tidak patuh pada Rasul. Qarun yang tidak mau ikut dengan Nabi Musa. Keduanya mati dalam keadaan jauh dari Tuhan. Audzubillahimindzalik.

3. Tidak berbuat aniaya pada siapa atau apapun. Menganiaya kawan atau makhluk lain akan membuat hati menjadi mati dan mudah berbuat dosa berikutnya.

4. Menghindari dosa dosa besar dan kecil Misalnya: berbohong akan menjauhkan kita dari kebenaran, menjaga pandangan mata ( kisah orang soleh yang langsung lupa hafalan 1 Al Quran karena tidak menjaga pandangannya terhadap wanita), dll.

5. Mengamalkan ilmu yang telah dimiliki secara terus menerus. Dengan mengamalkan ilmu kita melakukan penghayatan dan Insya Allah akan mendapatkan ruh dari apa yang kita lakukan. (setiap apa yang kita lakukan memiliki ruh lihat ruh dalam beramal). Kita juga akan melakukan dua amalan yaitu mengamalkan ilmu dan berusaha istiqomah. Moga mendapat keredhoan Allah.

6. Memenuhi adab dan tata cara mencari ilmu; misalnya: dimulai dengan berdoa, sebaiknya menghadap qiblat, mendengar dengan tertib, tidak memotong perkataan guru, dll.

Maka dari itu, marilah kita bersama-sama mengamalkan semua tauladan dari apa yang kita dengarkan bersama-sama tadi, semoga termasuk golongan rasulllah yang berilmu dan barokah… akhir kalam,,, itu saja yang dapat saya sampaikan,,, assalamuailaikum, war,war.

First of all, let us pray praise and gratitude the presence of Almighty God, and salawat to the lord of the rasullullah saw. ..
Gentlemen, the principal, teachers, and that I ciontai all the friends who stood here.
At the moment I stand here weeks to give a little speech with title "how to learn well" ……
Perhaps best friends here never heard story of the prophets friesnds. some how they like what they learn and what they do with their science?.

Hadrat Abu Hurairah, how is it possible to memorize thousands of hadiths or Hadrat Ustman can finished his tahajjuds Quran in prayer or Hadrat Ali mastered a variety of science lessons or practiced in life Hadrat Khalid bin Walid to win the wars, many Friends of the Prophet’s miraculous powers. What have they done and no longer performed at this time? what they know and do not we know?

my honorable teachers and friend whom I respect ………………
My teacher, Abuya, saying that a lot of science that has been lost from the time of the Prophet, Salafussoleh, Tabit Successors to the present. Many things that seem small and not practiced now, but the most influential people in the process of seeking knowledge. This has been known and become pious deeds of the apostles and in the days thereafter. Among them:
1. Intention to seek the pleasure of God for studying , in this way God will give it every step of the way out in the appendix.
2. Comply with the teacher. Not rebellious at teachers, parents, does no harm to anyone or anything. Example of the rebellious to the teacher: Tsa’labah who do not obey the Messenger. Qarun who do not want to come to the Prophet Moses. Both died in a state far from God. Audzubillahimindzalik.
3. Not doing injustice to anyone or anything. Mistreat a friend or other creatures will die and make the heart becomes easier the next sin.
 4. Avoid major sins and minor sins For example: lying will lead us away from righteousness, keeping the eye (the story of the pious people directly forgot a Quran recitation for not keeping his views on women), etc..
5. Practice of science that has been owned continuously. With practice and appreciation of science we do God willing, will get the spirit of what we do. (Per what we do have the ‘spirit’ see the spirit of the charity). We’ll also do two good deeds that is the practice of science and try istiqomah. Hope we got the pleasure of God.
6. Meet the cortesy and procedure in search of knowledge, for example: starting with a prayer, preferably facing the qiblah, heard in an orderly manner, the words do not cut teachers, etc..
Therefore, let us practice together all the role model of what we heard together before, hopefully including the type of knowledge and rasulllah followers … end of the speaking,,, that’s all I can said,,, assalamuailaikum, war, war.

Leave a Reply