Draft Naskah Pidato Loketa

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh

Yang terhormat Bapak Drs. H. Hasmi, MM selaku kepala SMP Negeri 49

Yang terhormat Para Bapak dan Ibu Guru SMP Negeri 49

Yang tercinta Teman-Teman SMP Negeri 49

serta para hadirin undangan yang dimuliakan oleh Allah SWT.

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan perkenan-Nya kita dapat berkumpul disini dalam keadaan sehat wal afiat. Shalawat dan salam kita tujukan pada Rasulullah Sholallahi Alaihi Wassalam beserta keluarga dan para sahabat, karena telah membawa kita dari jalan yang salah menuju agama Islam yang benar.

Para hadirin yang dimuliakan Allah,

Tidak terasa kita akan segera memasuki bulan suci ramadhan. Bulan suci ramadhan ialah bulan yang istimewa bagi umat Islam, bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT. Bulan dimana kita harus menahan diri dari lapar, dahaga dan hawa nafsu.

Puasa adalah salah satu bentuk ibadah dalam Islam, yang berarti menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan ibadah tersebut pada siang hari, mulai dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari. Puasa merupakan salah satu kewajiban kita sebagai umat yang beriman kepada Allah SWT sebagaimana firman Allah didalam Al-Quran surah Al-Baqarah ayat : 183

(Bismillahirrahmanirrahhim) Yaa ayyuhalladziina aamanuu kutiba alaikumush shiyyaam kamaa kutiba alal ladziina min qablikum la allakum tattaquun

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman. Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.

Jadi tujuan sesungguhnya dari ibadah puasa yang dilaksanakan oleh ummat Islam adalah menjadi ummat yang bertaqwa. Ummat yang takut kepada Allah SWT. Ummat yang benar-benar menjalankan kewajiban yang diperintahkan Allah SWT dan meninggalkan segala larangan yang diberikan Allah SWT.

Puasa melatih diri kita untuk sabar, tahan menghadapi rasa lapar, dahaga dan juga menjauhkan diri dari segala perbuatan yang tidak baik. Intinya mengekang hawa nafsu kita sebagai manusia. Dengan berpuasa kita dapat merasakan penderitaan orang-orang miskin yang kelaparan dan kehausan karena tidak mampu untuk membeli makanan. Sehingga dengan puasa diharapkan dapat menimbulkan rasa belas kasihan dan kasih sayang kepada mereka yang tidak mampu, dan dengan demikian dapat dengan mudah menunaikan kewajiban lainnya seperti memberikan zakat dan zakat fitrah kepada golongan yang berhak menerimanya.

Puasa, sebagaimana dinyatakan dalam Surat Al Baqarah ayat 183, hukumnya wajib bagi umat Islam, tetapi Allah dengan sifat rahman dan rahim-Nya memberikan keringanan-keringanan bagi mereka yang karena kondisi tertentu, tidak mampu untuk melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Bagi mereka diperkenankan untuk tidak berpuasa, tetapi wajib menggantinya di lain waktu sebanyak hari yang tidak berpuasa. Bagi orang yang karena kondisi tertentu tersebut ternyata tidak juga mampu untuk mengganti puasanya di lain waktu, misalnya orang yang sakit parah atau orang yang sudah sangat lanjut usia, Allah masih memberikan keringanan dengan membayar fidyah. Hal ini Allah terangkan dalam Al-Quran Surah Al-Baqarah ayat : 184 dan ayat 185 yang berbunyi:

(Bismillahirrahmanirahim) Ayyaamam maduudaat, famangkaana mingkum maridhaa au alaa safaring faiddattum min ayyaa min ukhor, wa alal ladziina yuthiiquunahu fidyatun thoaamu miskiin, famang tathowwa a khoyrong fahuwa khoyrullah, wa-ang tashuu muu khoyrullakum ingkungtum taalamuun.

Syahru ramadhoonalladzii ungzila fihil quranu hudallinnaasi wabayyinaatim minal hudaa walfurqoon, famangsyahida mingkumusy syahra falyashumh, wamangkaana mariidhaa au ala safaring faiddatum min ayyaa min ukhor, yuriidullahu bikumul yusra wala yuriidu bikumul usra, walituk milul iddata walitukabbirullahaa alaa maahadaakum wala allakum tasykuruun.

Artinya: (Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka barang siapa diantara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Dan bagi orang yang berat mengerjakannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin. Tetapi barang siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lebih baik baginya, dan puasamu itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

Bulan ramadhan adalah (bulan) yang didalamnya diturunkan Al-Quran, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil). Karena itu, barang siapa diantara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa) maka (wajib menggantinya), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mengucapkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur.

Keistimewaan lain diantara banyak keistimewaan dari bulan suci ramadhan adalah merupakan bulan diturunkannya Al-Quran (Nuzulul Quran), kitab suci sebagai petunjuk bagi Ummat Islam.

Hadirin rahimakumullah,

Dari apa yang telah diuraikan, maka sedikitnya ada 4 (empat) hikmah yang terkandung di dalam puasa:

Merupakan sarana pendidikan bagi manusia agar tetap bertaqwa. Patuh atas perintah Allah dan menghamba kepada-Nya

Merupakan pendidikan jiwa dan membiasakan untuk tetap sabar dan tahan segala penderitaan dalam menempuh dan melaksanakan perintah Allah

Sarana menumbuhkan kasih sayang dan rasa persaudaraan terhadap orang lain sehingga terdorong utk membantu dan menyantuni orang-orang yang tidak berkecukupan

Dapat menanamkan dalam diri manusia rasa taqwa kpd Allah SWT dengan senantiasa melaksanakan perintah-perintah-Nya dan meninggalkan segala yang dilarang-Nya.

Hari ini kita sudah memasuki hari ke 24 bulan Syaban, berarti tinggal 6 atau 7 hari lagi bulan Ramadhan akan kembali kita jelang, kalau orang arab mengatakan Ramadhan fi atabatil baab (Ramadhan Sudah Diambang Pintu). Cepat sekali rasanya waktu berjalan. Namun, syukur alhamdulillah, sampai saat ini Allah masih memberikan kesehatan kepada kita semua. Kita terus berharap dan berdoa semoga bulan Ramadhan yang akan tiba dapat segera kita jumpai dalam keadaan sehat wal afiat. Ya Allah sampaikan umur kami pada bulan ramadhan

Sebentar lagi bulan Ramadhan menghampiri kita… bulan mulia, bulan barokah, bulan yang penuh pengampunan…

Mari kita sambut kedatangannya, teguhkanlah hati kita untuk meraih segala keridhaan-Nya agar mendapat derajat taqwa. Mari kita perbanyak Ibadah untuk mendapat rahmat dan hidayah-Nya dan perbanyak doa untuk mendapatkan ampunan-Nya…..

Marhaban Yaa Ramadhan

Wabilahittaufiq Wal Hidayah

Wassalamu alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Akbar Maulana

Leave a Reply