Pidato : Yang Terhormat Kepala SMP . . . . . , Yang Saya

Assalamualaikum Wr .Wb.
Yang terhormat Kepala SMP . . . . . , yang saya hormati bapak ibu guru, staff karyawan SMP . . . . . dan wali murid kelas 9 serta teman2-teman kelas 7,8,9 yang saya cintai dan banggakan.

Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, hidayah dan inayahnya kepada kita semua pada pagi hari ini sehingga kita dapat berkumpul dalam acara perpisahan ini tanpa halangan suatu apapun.

Terima kasih kepada panitia yang telah mengizinkan saya untuk berdiri di sini menyampaikan salam perpisahan ini di depan para hadirin sekalian mewakili dari teman-teman 9.

Saya mewakili teman-teman kelas 9 mengucapkan terima kasih atas kehadiran tamu undangan sekalian yang telah menyempatkan waktunya untuk menghadiri acara perpisahan ini.

Hadirin yang berbahagia, pada hari ini tepatnya acara perpisahan kelas 9 dengan keluarga Besar SMP. . . .,  sebuah momentum yang bersejarah yang akan senantiasa kami kenang sebagai akhir dari perjalanan panjang kami kelas 9 dalam menjalani hari-hari yang bergelimang dengan suka dan duka, canda dan tawa serta berkutat dengan buku-buku, terpaku dengan sekian banyak pelajaran dan kewajiban-kewajiban lainnya di sekolah yang kami cintai ini. Kini tibalah saat nya untuk mengakhiri  itu semua karena setiap ada pertemuan maka tidak dipungkiri adanya perpisahan. Dan dengan harapan semoga apa-apa yang telah kami kami peroleh dapat bermanfaat bagi diri kami pada khususnya dan bagi masyarakat pada umumnya serta menjadi bekal kami selanjutnya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Mengawali pidato kami pada kesempatan ini, ialah ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh bapak dan ibu guru. Tidak akan mungkin kami mampu membalas jasa-jasamu selama 3 tahun ini karena atas segala pencerahan ilmu yang engkau berikan kepada kami, pengembangan potensi, serta kemampuan kami. Doa kami adalah semoga bapak dan Ibu sekalian mendapat balasan yang berlipat ganda dari Allah swt.

Tidak bisa dibayangkan seberapa besar peran seorang guru sehingga bangsa ini mesih tetap bias berdiri kokoh dan berwibawa serta berilmu pengetahuan. Semuanya itu tidak bias dilepaskan dari peran seorang guru. Dimulai dari pendidikan Sekolah Dasar dari tangan seorang gurulah semua warga bangsa bias pandai membaca dan menulis yang terus mengantarkannya untuk mampu menjalani kehidupannya yang penuh dengan tantangan kedepandapat  terlewati berkat wawasan keilmuan yang telah di wariskan oleh seorang guru tersebut

Melihat kenyataan ini, maka tidak lah wajar sekiranya kami hanya mengungkapkan rasa terima kasih saja ata segala pengorbananmu dan keikhlasanmu dalam mendidik kami. Tetapi kami akan berusaha untuk memberikan yang terbaik dari apa yang telah engkau berikan kepada kami, dan kami mohon kepada Allah agar kami mampu menjadi orang yang berterima kasih dan kelak kami sanggup membawa harapan bapak ibu guru sekalian untuk menjadi seorang yang sukses dan berkata kesuksesan ini adalah kesuksesan bapak-ibu guru sekalian.

Kemudian, ingin rasanya kami menangis ketika kami mengenang kesalahan-kesalahan kami kepadamu selama ini. Kami yang membangkan atas perintahmu, kami yang tidak menaati nasehat-nasehatmu serta kesalahan-kesalah kami yang lain yang membuatmu kesal dan marah kepada kami. Sehingga  Tak jarang muncul sumpah-sumpah serapah untukmu pada  saat hukuman menyapa. Tetapi kini kami telah menyesali semua itu, kami meyakini bahwa segala bentuk kemarahanmu itu adalah wujud kasih sayangmu kepada kami, dan kami mohon maaf atas itu semua. Dan kami akan jadikan itu sebagai pelajaran yang berharga dalam hidup kami.

Hadirin yang Kami Hormati, apa yang kami peroleh selama ini, tidak akan terwujud tanpa ketulusan dan keikhlasan ayahanda dan ibunda sekalian. Sehingga sudah seharusnya  apabila kami menghaturkan rasa hormat dan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh orang tua kami, dengan segala jerih payahnya dengan penuh keprihatinan selalu memberikan dukungan moril dan materil.

Kemudian Adik-Adik sekalian yang Kami Cintai, hari-hari telah kita lalui bersama dalam satu keluarga di SMP yang kita cintai ini. Telah banyak kenangan-kenagan yang tak terlupakan bersama denganmu semua.  Telah banyak pula suka dan duka yang telah kita jalani. Tetapi semua itu hanya tinggal kenangan saja. Kami hanya berharap semoga apa-apa yang mungkin bias menjadi teladan dari kami kami bisa menjadi wawasan dan pencerahan yang bermanfaat bagi adik-adik semua dalam menjalani hari-hari di sekolah untuk seterusnya.

Demikian sedikit kata-kata dari saya yang dapat saya sampaikan. Mohon maaf jika banyak terdapat kesalahan tutur kata dari saya yang kurang berkenan dalam hati hadirin
Wassalamualaikum Wr.Wb.

Leave a Reply