Pidato Pertemuan Ibu Ibu

V. A

Ibu ibu marilah pertemuan ini kita buka dengan berdoa yang akan dipimpin oleh Ibu Kader, kami persilahkan.

Ibu Kader, Kalau ada pengumuman kami persilahkan untuk diumumkan.

Ibu Kader, kami persilahkan untuk menyampaikan data kesertaan KB pada kelompok kita ini.

V : 1. PERMASALAHAN ORANG TUA DALAM PEMBINAAN ANAK DAN REMAJA SERTA UPAYA PEMECAHANNYA

Penggolongan peran jenis kelamin dalam keluarga

Berawal dari adanya perbedaan factor biologis antara laki-laki dan perempuan yang memungkinkan dua jenis kelamin tersebut mengembnagkan tingkah laku yang berbeda. Sikap diskriminatif ini berkembnag Karena dipengaruhi oleh norma masyarakat.

V : 2.Anak perempuan sejak muda sudah dipersilahkan oleh orang tuanya untuk dapat menguasai tugas-tugas rumah tangga, seperti memasak, menjahit dan kegiatan-kegiatan lain yang mendukung perannya kelak sebagai isteri dan ibu yang dapat mengurus rumah tangga dan mendidik anak.

V : 3.B.Pertentangan antar anggota keluarga

Pertentangan dalam anggota keluarga dapat terjadi karena adanya ketidaksesuaian antara keluarga, terutaa suami dan isteri yang mempunyai latar belakang yang berbeda atau adanya factor lingkungan yang ikut berpengaruh.

V : 4.a.Pertentangan antara suami dan isteri

Pertentangan antara suami dan isteri lebih sering timbul karena adanya masalah yang berhibungan dengan kemarahan, penolakan, ketidakpedulian, seks, kebersamaan atau tingkah laku yang neurotic. Pertentangan yang tak terselesaikan akan menyebabkan hubungan antar anggota keluarga yang tidak harmonis. Suasana ini akan diarasaka pula oleh anak-anak sehingga suatu penderitaan yang mana akan mendorong untuk menghindari diri dari suasana tersebut.

V : 5.b.Pertentangan antara orang tua dan anak

Pertentangan ini biasanya timbul disebabkan oleh ketidakmampuan orang tua memahami perubahan perubahan yang terjadi pada anak pada masa perkembangan tertentu.

Perubahan sikap atau prilaku pada masa perkembangan tertentu kadang kadang ditafsirkan salah oleh orang tua, anak dianggap tidak patuh, nakal, atau tidak sopan dan keras kepala.

V : 6.c.Harapan yang terlalu tinggi dari orang tua untuk berprestasi di sekolah

Adanya penilaian dari masyarakat terhadap orang tua yang berhasil adalah mampu menyekolahkan anaknya sampai kejenjang pendidikan tertinggi. Karena penilaian itu orang tua selalu menekankan dan selalu menuntut anaknya untuk selalu berprestasi di sekolah. Dalm hal ini kadang-kadang orang tua tidak mempertimbangkan kemampuan anak.

V : 7.Tuntutan orang tua yang terlalu tinggi, diluar kemampuan anak justru akan membuat jurang pemisah antara anak dan orang tua. Orang tua akan kecewa den semakin gigih berupaya untuk dapat meningkat prestasi anak dengan cara memberikan pelajaran tambahan seperti les, yang baji anak justru dirasakan sebagai beban. Karena bukan kemauannya sendiri. Dalam keadaan seperti ini biasanya hasilnya kurang baik, karena memang kemampuan anak terbatas.

V : 8.d.Cakupan masalah social anak dituntut dalam kelompoknya

Anak yang mempunyai hambatan emosi yaitu : anak dinggap kurang matang oleh teman temannya / oleh orang dewasa lainnya atau anak yang menunjukkan sikap yang kurang menyenangkan, tidak akan disukai atau disenangi oleh kelompoknya. Anak yang ditolak kelompoknya kan kurang memiliki kesempatan untuk belajar bergaul dengan masyarakat. Disamping itu anak yang terkucil tidak akan dapat mengejar ketertinggalannya, sehingga akan menganggap dirinya berbeda dan merasa temannya tidak akan memberi kesempatan untuk bergabung dengan kelompoknya. Perasaan ini dapat berkembang menjadi perasaan yang penuh kedengkian.

V : 9.e.Masalah moral

Perkembangan moral yang paling awal terjadi pada masa bayi, yaitu merupakan penanaman disiplin dari orang tua yang mengajarkan kepada anaknya. Apa yang harus dilakukan anak sesuai dengan apa yang dianggap baik dan benar oleh keluarga dan masyarakat.

V : 10.Penanaman disiplin yang konsisten dari masa bayi yaitu membiasakan untuk patuh sejak dari masa bayi, masa kanak-kanak sampai masa remaja, akan menimbulkan kata hati dan nilai nilai moral yang kuat pada anak. Setelah masa bayi pembentukan moral dipengaruhi oleh lingkungannya. Sebaliknya disiplin yang tidak konsisten akan membingungkan anak. Masalah – masalah yang timbul sehubungan dengan masalah moral anak biasanya disebabkan oleh penanaman disiplin yang tidak konsisten, yang akibatnya anak suka bohong.

V : 11.f.Cara penanganan masalah pada anak remaja

Bimbingan

Setiap anak membutuhkan bimbingan yang bersahabat dan tidak berkesan menggurui, tentang cara cara melakukan hubungan dengan orang lain. Setiap orang tua yang ramah, simpatik dan bijaksana dalam menghadapi orang lain maupun dalam menghadapi persoalan persoalan dapat menjadi bimbingan yang baik bagi anak dalam belajar menghadapi orang lain.

V : 12.Bimbingan yang baik dapat dilakukan dengan :

Menghargai anak sebagai pribadi

Memperlakukan anak sebagai anggota keluarga yang sejajar, pendapat mereka didengar dan ditanggapi.

Memberikan contoh yang baik

Dengan memberi keteladanan semua yang diangap baik dan benar dalam perilaku sehari hari dari orang tua, akan tertanam pada anak nilai nilai yang baik pula.

V : 13.2.Konsultasi

Untuk membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi anak dan remaja dapat dilakukan dengan konsultasi. Dengan konsultasi diharapkan anak dapat mencurahkan segala permasalahan yang dihadapinya secara terbuka

V : 14. 3.Mengisi kegiatan anak dan remaja dengan kegiatan yang kreatif dan inovatif.

Ciri yang khas pada masa perkembangan anak dan remaja yaitu selalu ingin mencoba coba, keinginan coba coba ini harus mendapat pengarahan yang baik, agar anak tidak terjerumus ke hal-hal yang tidak baik/ membahayakan perkembangannya.

Mengisi waktu luang anak dengan kegiatan-kegiatan yang kreatif, inovetif dan rekreatif akan membantu anak kearah hal hal yang positif, sekaligus dapat menyalurkan dan mengembangkan minat, bakat, dan ide-ide ini akan menambah rasa percaya diri pada anak, juga membantu anak dalam proses sosialisasi dengan teman teman sebaya.

V : 15.

Ibu-ibu selesailah sudah pertemuan pada hari ini, sebelum kita pulang saya mohon ibu-ibu membersihkan ruangan ini. Ibu ibu, marilah pertemuan ini kita tutup degan berdoa yang akan dipimpin Ibu Kader dan selanjutnya Ibu Kader akan meyelesaikan pencatatan. Kami persilakan kepada Ibu Kader.

Pertemuan V

PERMASALAHAN ORANG TUA DALAM PEMBINAAN ANAK DAN REMAJA SERTA UPAYA PEMECAHANNYA

Leave a Reply