TEKS PIDATO : PENTAS PAI SD TINGKAT KECAMATAN PANJALU

TEKS PIDATO

SD NEGEI 1 CIOMAS

PENTAS PAI SD TINGKAT KECAMATAN PANJALU

Segala puji bagi allloh swt, tuhan yang memilih muhammad sebagai nabi pilihan dari anak adam, dia mengutusnya untuk memberikan kabar gembira dan peringatan kepada semua umat manusia, dengan izinnya beliau mengajak manusia kepada Alloh, beliau adalah lampu yang menyinari, saya bersaksi bahwa tidak ada tuhan kecuali Alloh swt semata, dan saya bersaksi bahwa Muhammad saw adalah hamba dan RosulNya. Semoga Alloh swt mencurahkan rahmat kepada junjunan kita Muhammad Saw, berikut keluarga, para sahabat, dan para pengikutnya hingga hari kiamat.

Dengan mengharap ridho Alloh Swt, perkenankan hamba pada kesempatan yang mulia ini untuk menyampaikan tema : Kemuliaan ahlak Rosululloh Saw.

Amma badu;

Dalam kitab suciNya yang mulia, Alooh swt berfirman :

A,UDZUBILLAHIMINASSYAITONIRROZIM

Artinya : Sesungguhnya Telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.(Qs Al-Ahzab :21)

Maha benar Alloh dengan segala firmannya.

Saudara-saudara yang dimuliakan Alloh…!

Sebentar lagi kita akan memasuki bulan yang sangat agung, yaitu bulan Rabiul awal. Bulan tersebut adalah bulan kelahiran manusia teragung, yaitu Nabi kita Muhammad Saw. Beliau manusia yang paling mulia yang dilengkapi dengan kesempurnaan jiwa, ahlak, dan akal. Kehadiran Beliau yang disifati dengan berbagai kesempurnaan ini dimaksudkan agar beliau menjadi panutan dan teladan bagi seluruh dunia.

Solawat dan salam kami sampaikan kepadaMu wahai Rosululloh saw, solawat dan salam kami haturkan wahai Nabi Alloh, solawat dan salam kami persembahkan kehadiratMu wahai kekasih Alloh. Semoga Allloh swt membalasmu dengan balasan yang paling utama dan terbaik.

Saudara-saudara seiman dan seagama...!

Al-Hasan bin Ali Kharomallohuwajhah menceritakan bahwa: Aku bertanya kepada ayahku (Ali bin Abi Thalib) tentang prilaku Nabi Muhammad Saw kepada sahabat-sahabatnya.

Ayahku berkata : Rosululloh saw adalah orang yang bermuka manis, lembut budi pekertinya, twadhu, tidak bengis, tidak kasar, tidak bersuara keras, tidak berlaku dan bersikap keji, tidak suka mencela, dan juga tidak kikir. Beliau membiarkan (tidak mencela) apa yang tidak disenanginya, beliau tidak menjadikan orang yang mengharapkan (pertolongannya) menjadi putus asa, tiada pula menolak untuk itu.

Beliau tinggalkan diriNya dari tiga perkara, yaitu; dari pembantahan, menyombongkan diri, dan dari sesuatu yang tidak selayaknya.

Beliau tinggalkan oranglain dari tiga perkara, yaitu ; beliau tidak mencela seseorang, beliau tidak membikin malu orang, dan beliau tidak mencari keaiban orang.

Beliau tidak bicara melainkan pada sesuatu yang diharapkan ada baiknya.

Bila beliau berbidara, semua orang dimajlisnya tertunduk, seolah-olah kepala mereka dihinggapi burung.

Bila beliau diam (tidak bicara), barulah mereka berbicara. Mereka tidak ada yang berbantahan kata disisiNya. Bila ada yang berbicara disisinya, mereka diam memperhatikan sampai beliau selesai (bicara). Yang dipercakapkan mereka disisinya adalah percakapan yang utama, beliau tertawa terhadap apa yang mereka tertawakan.

Beliau sabar menghadapi orang asing dengan perkataan dan permintaannya yang kasar (tidak senonoh), sehingga para sahabat-sahabatnya mengharapkan kedatangan orang asing seperti itu, karena dirinya mendapatkan manfaat.

Beliau bersabda : Bila kalian melihat orang yang mencari kebutuhannya maka bantulah dia.

Beliau tidak mau menerima pujian orang kecuali menurut yang sepatutnya. Beliau juga tidak mau memutuskan pembicaraan seseorang, kecuali orang itu melanggar batas, apabila seseorang berbuat itu, maka dipotongnya pembicaraan tersebut dengan melarangnya, atau dengan berdiri (meninggalkan majlis).

Saudara-saudara sekalian..!

Subhanalloh, betapa mulianya ahlak beliau, namun betapa sulitnya sifat-sifat tersebut untuk diterapkan pada anak-anak muslimin yang justru tidak mengetahui kehidupan Rosul dan para sahabatNya. Berapa banyak anak-anak muslim yang tidak mengetahui kehidupan dan prilaku Rosululloh Saw, bahkan mereka lebih mengenal nama-nama atlit,artis idola mereka (ariel, inul, nikitta willi dll). Naudzubillahimindalik, akibatnya mereka tidak bisa membedakan antara yang hak dan yang batil, antara yang benar dan yang salah.

Inilah kebodohan yang sangat besar, kebodohan yang menjadikan ahlak generasi kaum muslimin di masa modern ini terlamban. Karena itu, ketahuilah sifat-sifat beliau, terapkan dalam kehidupan sehari-hari, berfikir dan merenung agar contoh-contoh teladan beliau dijadikan kekuatan baru yang membangkitkan hati kaum muslimin kepangkuan petunjuk Rosululloh Saw.

Maha benar Alloh Swt yang memuji Rosululloh saw dengan FirmanNya;

WAINNAKA LAALLA KHULUKIN ADZIM

Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.

Naskah Pildacil: Adab Kepada Orang Tua

Asalamualaikum wr.wb
Hamdan Wa Syukron lillah,Solaatan wa salaaman ala rosulillah.ammaa badu.
Yang terhormat Para Alim Ulama
Yang terhormat Dewan juri
Yang terhormat bapak dan ibu guru yang hadir pada acara ini
Hadirin dan hadirat yang berbahagia
Serta teman-teman seperjuangan yang saya banggakan.
Ayo, bersyukur kepada Allah. Ayo, bersalawat kepada rasulullah. Dan ayo, berbakti kepada kedua orang tua kita.
Teman-temanku, maukah kalian masuk surga? Ayo, mau tidak? Jika mau, begini caranya: pelukah kedua tangan orang tua kita kita seraya ucapkan:
Asalamualaikum ya abi ya umi,
Asalamualaikum ya abi ya umi,
Salam indah kupersembahkan,
Dari Allah Yang Penyayang,
Salam indah ku persembahkan,
Dari Allah Yang Penyayang.
Teman-temaanku yang tersayang, memberi salam dan doa kepada kedua orang tua itu merupakan salah satu contoh adab yang baik terhadap orang tua.

Ada contoh lagi teman-temanku, yaitu kita harus rajin mengaji supaya menjadi anak yang saleh. Ke sekolah tidak malas lagi, tentu akan membuat hati orang tua kita bahagia. Nah, membahagiakan orang tua adalah salah satu cara untuk mendapatkan ridonya.
Teman-temanku, Coba dengarkan, ikutilah dan bertepuk tangnalah;
Aku (prok, prok, prok)
Anak saleh (prok, prok, prok)
Rajin solat (prok, prok, prok)
Rajin ngaji (prok, prok, prok)
Orang tua (prok, prok,prok)
Dihormati (prok, prok, prok)
Cinta islam (prok, prok, prok)
Sampai mati (prok, prok, prok)
Lailahaillah muhammadurosulullah. Yes !!!
Nah, menghormati orang tua begitu banyak caranya. Diantaranya dengan mentaati apa yang mereka perintahkan yang sejalan dengan ajaran agama kita. Apabila orang tua memerintahkan untuk membelikan sesuatu, maka hendaklah kita tidak menolaknya dan pergunakanlah bahasa yang baik.

Adab terhadap orang tua ini dijelaskan oleh Alloh SWT dalam surat Al Isra ayat 23:

()

Dan Tuhanmu Telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, Maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ah dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia

Mengucapkan kata ah kepada orang tua tidak dlbolehkan oleh agama apalagi mengucapkan kata-kata atau memperlakukan mereka dengan lebih kasar daripada itu.

Terus, apabila kita hendak pergi sekolah, maka kita harus ingat untuk bersalaman terlebih dahulu. Jangan hanya meminta uang jajan lantas kita pergi begitu saja. Itu contoh kecilnya. Nah, apabila kita bisa menghormati orang tua, maka sudah termasuk anak yang soleh.

Kesimpulan pidato saya ialah ada menghormati orang tua adalah salah satu adab yang baik kepada orang tua.
Demikianlah, yang dapat saya sampaikan. Mudah-mudahan pidato saya bermanfaat bagi kita semua.

Ikan Lohan ikan gurami, banyak terdapat di danau Nongsa
Segala kesalahan dari kami, dan kebenaran dari yang Esa

Wasalamualaikum. Wr. Wb

Leave a Reply