Pidato B : Indonesia Malaysia Negara Serumpun Tetapi Tak

Indonesia Malaysia Negara Serumpun Tetapi Tak Pernah Rukun

Assalamualaikum warahwatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi/siang ibu guru Bahasa Indonesia kami Ibu Lita Lestari sekaligus wali kelas 9C serta teman teman.

Saya ucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT serta kepada Nabi Besar SAW yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya kepada kita sehingga kita bisa berada di kelas kali ini dengan keadaan sehat wal afiat.Pidato ini bertema tentang Indonesia Malaysia yang dilatar belakangi perseteruan Indonesia dan Malaysia yang semakin berlarut larut seperti tak ada habisnya.

Permusuhan Malaysia dengan Indonesia masih sangat terasa sampai sekarang, terutama di ajang Sea Games, khususnya pada saat pertandingan sepak bola.Tak luput saat pertandingan AFF tahun lalu diwarnai kerusuhan oleh para suporter malaysia yang menggunakan laser untuk memecah fokus para pemain timnas Indonesia di Bukit Jalil. Permusuhan Indonesia Vs Malaysia sudah dimulai sejak lama, yaitu sejak 1962 pada masa Presiden Soekarno. Hal itu dilatarbelakangi keinginan Federasi Malaya untuk menggabungkan Brunei, Sabah dan Sarawak ke dalam Federasi Malaysia yang tidak sesuai dengan perjanjian Manila Accord. Keinginan tersebut ditentang oleh Presiden Soekarno sehingga Soekarno melancarkan gerakan Ganyang Malaysia sebagai tindakan balasan pada Malaysia.

Hubungan Indonesia dengan Malaysia sempat memanas kembali terutama tentang perbatasan pada tahun 2002 Pulau Sipandan dan Ligitan yang diklaim wilayah Malaysia, tki Indonesia yang disiksa dan ditahan oleh majikannya, serta pengklaiman lagu rasa sayang sayange digunakan oleh departemen Pariwisata Malaysia untuk mempromosikan kepariwisataan Malaysia, selain itu banyak nelayan Malaysia yang menangkap ikan di perairan Indonesia secara ilegal. Padahal kedua negara ini memiliki ketergantungan satu sama lain contohnya Indonesia mengimpor komponen barang elektronik,dan bahan kimia dari Malaysia, Indonesia mengirim tenaga kerja contohnya sebagai pembantu rumah tangga. Selain itu kebanyakan barang barang yang dijual di pedalaman Kalimantan adalah produk Malaysia dikarenakan jarak jangkauannya dekat sehingga memudahkan penduduk untuk memenuhi kebutuhannya. Dan antara Indonesia dengan Malaysia melakukan pertukaran pelajar.

Kesimpulan dari pidato ini adalah hubungan antara Indonesia dengan Malaysia saling ketergantungan dan saran saya sebaiknya hubungan bilateral antara kedua negara harus dijaga dengan baik. Ini dilakukan dengan menyelesaikan berbagai masalah melalui jalur diplomasi dan negosiasi dengan seefisiensin mungkin memanfaatkan peranan institusi yang mengikat kedua negara, sehingga dengan demikian dapat meningkatkan kerjasama dalam setiap aspek kehidupan sebagai bangsa yang serumpun. Harapan saya masalah antara Indonesia dengan Malaysia bisa cepat diselesaikan sehingga semangat persahabatan hubungan Indonesia-Malaysia dapat dihidupkan kembali.

Sekian dari pidato saya mohon maaf apabila ada kesalahan kata yang tidak berkenan di hati, dan terima kasih telah mendengarkan.

Wassalamualaikum warahwatullahi wabarakatuh.

loading...

Leave a Reply