Pidato : Haidh

Haidh adalah darah yang sudah dikenal dikalangan wanita dan tidak ada batasan minimal dan maksimalnya dalam syara (syariat kita). Ketentuannya kembali kepada kebiasaan masing-masing orang.

Adapun nifas adalah darah yang keluar karena melahirkan,  dan ada batas maksimalnya yaitu empat puluh hari. Jika berhenti sebelum empat puluh hari maka wajib baginya untuk mandi dan melaksanakan shalat

. Madzi: Cairan bening, tidak terlalu kental, tidak berbau, keluarnya tidak memancar, setelah keluar tidak lemas, biasanya keluar sebelum mani keluar. Cairan ini termasuk najis ringan (najis mukhaffafah), namun jika keluar, tidak menyebabkan wajib mandi dan tidak membatalkan puasa.

2. Mani: Cairan yang keluar ketika syahwat mencapai puncak, memiliki bau khas, disertai pancaran, setelah keluar menimbulkan lemas. Hukum cairan ini tidak najis, menurut pendapat yang kuat, namun jika keluar bisa menyebabkan hadats besar, sehingga bisa membatalkan puasa dan wajib mandi.

Assalamu’alaikum wr. Wb.

Segala puji bagi Allah yang menguasai seluruh alam. Rahmat dan salam semoga tetap dilimpahkan kepada seorang Nabi yang tidak akan ada Nabi sesudahnya, Nabi Muhammad Saw. , kepada keluarga dan sahabatnya seluruhnya.

Yang terhormat bapak kepala sekolah, yang terhormat bapak dan ibu guru, yang saya banggakan rekan-rekan sekalian.

Setiap manusia sudah pasti memiliki orang tua. Tidak satupun manusia yang lahir tanpa orang tua. Kita pun menyadari bahwa orang tua berkuah keringat, siang dan malam banting tulang, memeras pikiran, sekuat tenaga memperjuangkan agar anaknya bisa hidup seperti layaknya anak-anak yang lain.
Karena itu saat ini ijinkan saya untuk menyampaikan betapa penting berbakti kepada orang tua.

Rekan-rekan dan para hadirin yang saya banggakan.

Alloh yang Maha Bijaksana telah mewajibkan setiap anak untuk berbakti kepada orang tuanya. Bahkan perintah untuk berbuat baik kepada orang tua dalam Al Quran digandengkan dengan perintah untuk bertauhid sebagaimana firman-Nya, Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ah dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil. (Al Isro: 23)

Rekan-rekan dan para hadirin yang saya cintai.

Alangkah lebih baik jika kita memahami arti Penting dan Kedudukan Berbakti Pada Orang Tua. Berbakti kepada kedua orang tua merupakan salah satu amal sholih yang mulia bahkan disebutkan berkali-kali dalam Al Quran tentang keutamaan berbakti pada orang tua. Alloh Taala berfirman:

Sembahlah Alloh dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak. (An Nisa: 36). Di dalam ayat ini perintah berbakti kepada dua orang tua disandingkan dengan amal yang paling utama yaitu tauhid, maka ini menunjukkan bahwa amal ini pun sangat utama di sisi Alloh Azza wa Jalla. Begitu besarnya martabat mereka dipandang dari kacamata syariat. Nabi mengutamakan bakti mereka atas jihad fi sabilillah, Ibnu Masud berkata: Aku pernah bertanya kepada Rosululloh, Amalan apakah yang paling dicintai Alloh? Beliau menjawab, mendirikan sholat pada waktunya, Aku bertanya kembali, Kemudian apa? Jawab Beliau, berbakti kepada orang tua, lanjut Beliau. Aku bertanya lagi, Kemudian? Beliau menjawab, Jihad di jalan Alloh. (HR. Al Bukhori no. 5970). Demikian agungnya kedudukan berbakti pada orang tua, bahkan di atas jihad fi sabililllah, padahal jihad memiliki keutamaan yang sangat besar pula.

Rekan-rekan dan para hadirin yang saya mulyakan.

Janganlah sekali-kali kita berbuat durhaka kepada orang tua. Ingatlah begitu dahsyatnya ancaman bagi siapapun yang durhaka kepada orang tua.Wahai saudaraku, Rosululloh menghubungkan kedurhakaan kepada kedua orang tua dengan berbuat syirik kepada Alloh. Dalam hadits Abi Bakrah, beliau bersabda: Maukah kalian aku beritahukan dosa yang paling besar ? para sahabat menjawab, Tentu. Nabi bersabda, (Yaitu) berbuat syirik, duraka kepada kedua orang tua. (HR. Al Bukhori)

Membuat menangis orang tua juga terhitung sebagaa perbuatan durhaka, tangisan mereka berarti terkoyaknya hati, oleh polah tingkah sang anak. Ibnu Umar menegaskan: Tangisan kedua orang tua termasuk kedurhakaan yang besar. (HR. Bukhari, Adabul Mufrod hlm 31. Lihat Silsilah Al Ahaadits Ash Shohihah karya Al Imam Al Albani, 2.898)

Alloh pun menegaskan dalam surat Al Isro bahwa perkataan uh atau ah terhadap orang tua saja dilarang apalagi yang lebih dari itu. Dalam ayat itu pula dijelaskan perintah untuk berbuat baik pada orang tua.

Sekarang kita ketahui bersama apa arti penting dan keutamaan berbakti pada orang tua. Kita ingat kembali, betapa sering kita membuat marah dan menangisnya orang tua? Betapa sering kita tidak melaksanakan perintahnya? Memang tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Alloh, akan tetapi bagaimana sikap kita dalam menolak itupun harus dengan cara yang baik tidak serampangan. Bersegeralah kita meminta maaf pada keduanya, ridho Alloh tergantung pada ridho kedua orangtua.

Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh

Alhamdulillahirrobbilalamin, Allahuma sholi ala Muhammad wa ala ali Muhammad, ama badu.

Teman-teman bagaimana kabarnya hari ini, Alhamdulillah kita semua sehat, dan masih diberi keimanan oleh Allah SWT. Untuk itu jangan lupa kita harus mengucapkan terimakasih dan bersyukur pada Allah atas segala karunia ini. Sholawat dan salam semoga tetap tercurah kepada nabi Muhammad SAW beserta keluarga, sahabat dan umatnya hingga akhir zaman. Amiin.

Pada kesempatan kali ini, saya akan membawakan tausiyah yang berjudul Berbakti kepada orang tua terutama Ibu. Teman-teman, kalian masih punya orang tua tidak? Ya. Kalau ibu, masih tidak? Kalau orang tua masih apalagi ibu maka kita dianjurkan untuk berbakti kepada kedua orang tua. Berbakti pada orang tua itu wajib lho teman-teman. Kenapa ya.? Mau tahu jawabannya? Ya.tunggu sebentar.

Begini, kalau kita berbakti pada orang tua maka kita akan menjadi anak yang baik dan mendapatkan keselamatan / surganya Allah. Nabi Muhammad saw pernah bersabda yang berbunyi bahwa : al jannatu tahta aqdamil ummahat artinya : Surga itu ada dibawah telapaki kaki ibu . Setelah mendengar bunyi hadis diatas coba kita bayangkan, apa benar ya perkataan nabi tersebut bahwa surga memang dibawah telapak kaki ibu? Kalian pernah melihat surganya belum?belum, sama dong.!

Apa yang dimaksud surga itu? Surga adalah tempat bagi orang yang berbuat baik dan orang yang selalu  menyembah Allah swt, dan surga juga merupakan hal yang ghoib/ tidak biasa dilihat oleh manusia. Di sana kita akan mendapatkan kenikmatan. Apapun yang kita inginkan pasti akan dikabulkan. Mau minta susu, buah, minuman, rumah dan sebagainya, pasti Allah akan langsung mengabulkan seketika itu juga. Teman-teman ingin masuk surga tidak? Ingin.. kalau ingin masuk surga, ada kuncinya. Hayo apa teman-teman? Salah satu kuncinya yaitu Berbakti kepada orang tua terutama ibu.

Jadi maksud surga ada dibawah telapak kaki ibu itu, kita dianjurkan oleh nabi Muhammad SAW untuk selalu berbakti pada orang tua lebih-lebih kepada ibu. Karena ibu sudah melahirkan kita dengan susah payah, sudah mendidik dan merawat kita dari kecil, memberi makan dan lain-lain. Betul tidak teman-teman? Betuul. Cara berbakti kepada orang tua yaitu:

tidak berkata jelek pada orang tua                        5. merapikan tempat tidur

tidak membantah/ selalu menurut                       6. tidak menyakiti ibu

membantu kesulitan ibu dirumah                                    7. dan lain-lain

menyapu lantai

Masih banyak sekali teman-teman cara berbakti pada orang tua. Kalo kita sudah berbakti dan berbuat baik pada orang tua terutama ibu, maka kita akan diberikan balasan oleh Allah berupa surga. Tetapi kalo kita tidak mau berbakti pada orang tua maka kita tidak akan diberi surga, tapi akan disiksa di neraka. Teman-teman pilih yang mana, masuk surga atau disiksa di neraka? Masuk surga.! . maka dari itu kita wajib untuk berbakti kepada orang tua.

Ini saja teman-teman, apa yang bisa saya sampaikan , banyak kesalahan saya mohon maaf. Semoga kita semua bisa berbakti pada orang tua dan masuk surga, amiin.

Billahi taufiq wal hidyah, Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

By Santri TPQ Al Barokah

Leave a Reply