TEKS PIDATO Hardiknas

TEKS PIDATO

KEIMANAN DAN KETAQWAAN KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillahirobil alamin Wassolatuwassalamuala asrofil ambyaki walmursalin, saidina wamaulana muhamadin, waala alihi wassobihi ajmain. Robi srohli sodri wayasirli amri wahlul ukdatan milisani yafkohu koli. Amabakdu…

Bapak Ibu yang saya hormati serta teman-teman yang saya banggakan dan saya cintai. Terlebih dahulu marilah kita bersyukur atas limpahan taufik, hidayah dan inayah-Nya sehingga sampai saat ini kita masih dalam keadaan sehat walafiat. Sholawat serta salam kita haturkan kepada junjungan kita Nabi Agung Muhammad SAW yang kita tunggu safaatnya besuk di Yaumul Qiyaniah. Amin….

Bapak/Ibu juri yang saya hormati dan teman-teman yang saya cintai. Pada kesempatan ini saya berbahagia karena dapat menyampaikan pidato dengan tema Keimanan dan Ketaqwaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tema tersebut sesuai dengan UUD 1945 pasal 29 ayat 1, yang berbunyi Kepercayaan bangsa Indonesia Terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Ingat! Teman-temanku! didalam keunikannya manusia cenderung mempunyai sifat untuk bebas dan merdeka, ingin selalu mengaktualisasikan dirinya. Menghadapi sifat yang demikian, maka sejak sedini mungkin keimanan moral, budi pekerti serta kepribadian harus dibina.

Teman-teman tahu….! mengapa harus dituntut seperti itu? Karena sebagai anak bangsa kita memiliki potensi, bakat minat, daya pikir, kemandirian dan rasa tanggung jawab tugas yang diembannya. Dari potensi yang dimilikinya kita mempunyai peran yang sangat penting yaitu membangun bangsa yang beriptek dan berimtag, yang sesuai dengan amanat UUD 1945 dan Pancasila, serta Tuhan.

Namun apa yang terjadi dalam kehidupan secara umum di masyarakat dan secara khusus dilingkungan anak pelajar dihadapan pada kehidupan yang komplek. Apalagi di era globalisasi yang penuh dengan keterbukaan, serta kemajuan teknologi dan informasi. Sangat mempengaruhi pola perilaku kehidupan masyarakat yaitu: pengaruh budaya asing melalui internet, kekerasan, pesta pora dan narkoba, dll.

Melihat keadaan tersebut, sebagai anak bangsa khususnya dan sebagai generasi penerus bangsa, dituntut untuk mengantisipasi perubahan zaman yang cepat. Yang dapat menyebabkan kemerosotan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Teman-teman yang saya hormati untuk mengatasi pengaruh dari kemajuan iptek adalah harus diimbangi dengan kekuatan iman dan taqwa. Kita sebagai manusia ciptaan Allah SWT, dituntut untuk melaksanakan ajarannya, serta berbuat kebajikan terhadap Tuhan, Negara dan sesama manusia. Dan mengamalkan agama dan kepercayaannya masing-masing, tidak boleh menyekutukan Tuhan. Contohnya yaitu: akan menghadapi ujian datang pada dukun atau tempat yang dikeramatkan. Bolehkah teman-teman? tentu tidak boleh, kita hanya beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Bapak Ibu yang saya hormati dan teman-teman yang saya banggakan, jadi pada intinya sumber daya manusia yang baik, tidak hanya terletak pada kemampuan dan pengetahuan saja, tetapi terletak pada kwalitas keimanan seseorang. Dengan perkembangan era globalisasi dibidang agama, menuntut generasi muda khususnya pelajar untuk giat beribadah, untuk miningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Sehingga bangsa Indonesia tetap jaya, maju, bermartabat, berakhlak mulia, penuh nilai-nilai religious dan berkwalitas sumber daya manusia untuk membangun Negara tercinta ini yaitu Indonesia.

Teman-teman yang saya sayangi, Allah bersabda yaitu: Iman tanpa perbuatan adalah nol, perbuatan tanpa iman juga nol. Barang siapa yang mentaati perintah Tuhan akan masuk surga, tetapi barang siapa yang melanggar perintah Tuhan akan masuk neraka. Saya mau tanya, siapa yang ingin masuk neraka? pasti tidak mau kan?. Dan siapa yang ingin masuk surga? pasti mau kan?. Maka percayalah kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Bapak Ibu yang saya hormati dan teman-teman yang saya cintai, saya akan menyanyikan satu lagu yang berjudul Sahabat Mari Sadarlah dengarkan ya …!

Demikian yang bisa saya sampaikan, bila ada tutur kata yang kurang berkenan dihati, saya minta maaf yang setulus-tulusnya.

Akhirul kalam wabillahitaufik walhidayah wassalamualaikum Wr. Wb.

Leave a Reply