PIDATO ANDRIAWAN : XB.

ANDRIAWAN : XB.

SMA LABSHOOL UNTAD PALU

PIDATO

(Jangan Jual Bumi Nusantara Kami Demi Kepentingan Individual)

Assalamualaikum warahmatulahi wabarakatuh, salam sejahtera buat kita semua ohmswastiastu. Mengawali pidato yang singkat dan sederhana ini terlebih dahulu marilah kita persembahkan puji dan syukur kehadirat Allah Swt, Tuhan Yang Maha esa, karena atas perkenaannyalah kita semua dapat hadir di tempat ini dalam rangka memperingati hari Nusantara 2013 yang terhormat bapak Gubernur dan bapak Wakil Gubernur Sulawesi Tengah atau yang mewakili, bapak Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah atau yang mewakili, serta bapak ketua dinas pendidikan kota palu yang hargai.

Dalam kesempatan yang singkat ini perkenankanlah saya untuk menyampaikan sebuah pidato yang berjudul Jangan Jual Bumi Nusantara Kami Demi Kepentingan Individual terkadang saya banyak berfikir bahwa sebenarnya siapa yang bertindak sebagai pemegang kekuasaan tertinggi di Negara ini? Rakyat atau pemerintah keduanya memiliki dasar untuk menguasainya tetapi salahkah jika saya menanyakan kemana dasar hukum Negara ini ?. Banyak opini mengatakan bahwa dasar hukum Negara ini seperti tulisan di kertas putih yang tergores oleh tintah merah. bagaimana tidak saya mengatakan hal ini lihatlah bumi kita sekarang! Banyak para pengusaha besar yang tidak berperi kemanusiaan mereka merobohkan, membakar bahkan memusnahkan hutan, merusak laut dengan bom ikan yang berdampak pada rusaknya terumbu karang dan musnahnya ikan-ikan kecil demi kepentingan sepihak yang tak berujung untung.

Bapak dan ibu yang saya hormati sesuai tema kita pada hari ini Hari Nusantara, yang sudah kita lakukan turun-temurun berawal dari Deklarasi Juanda 1957, yaitu "Bangsa Indonesia menjadi negara kepulauan sebagai konsepsi kewilayahan untuk mewujudkan wawasan Nusantara. Menurut saya landasan tersebut hanyalah symbol dalam kenangan kita di masa lalu. Saat ini hal itu sudah berubah akibat keserakahan manusia yang tak bertanggung jawab. Wawasan nusantara kita mulai bergeser mengikuti pecahan rupiah yang memberikan tawaran kemiskinan permanen pada negeri ini. Sekarang coba lihat banyak orang tak bertanggung jawab menghancurkan laut dan musnahkan hayati. Dulu kata orang tua Indonesia ini kaya akan segalanya, sekarangpun masih sama kaya akan jutaan rakyat miskin yang mederita.

Bapak dan ibu yang saya hormati, Saya sempat berfikir bahwa mungkin mereka memutar pernyataan seorang tokoh fantastic Indonesia yaitu presiden republic Indonesia yang pertama Ir. Soekarno yang pernah berkata Jangan Pernah Melihat Apa Yang Negara Berikan Kepadamu Tapi Lihatlah Apa Yang Kita Berikan Kepada Negara pertanyaan saya apakah kita mau melihat apa yang kita berikan kepada Negara ..APA!!! memang banyak rakyat memperjuangkan negaranya tapi apa yang mereka lakukan hanya merebut apa yang telah kami perjuangkan. Mereka tertawa dengan santai mengajukan tangan ENGKAU YANG DISANA Tapi apa mereka pernah berkata ANDAI AKU YANG DISANA apa mereka punya nalar tolak ukur untuk kami mereka telah hancurkan kesempatan maju generasi kami mereka robohkan semangat belajar kami seperti daun yang gugur karena tertiup angin seperti itulah lemahnya kami, kami punya apa ? Apakah kami harus berbuat tegas dengan porak-poranda? Ingatlah kami anak-anak bangsa yang cinta damai dan masih ingin melihat nusantara ini hijau seperti gunung dan biru seperti laut!

Bapak dan ibu yang saya hormati, apakah ada diantara kita yang dapat menjelaskan kepada sang garuda yang tak akan pernah melihat ke arah kanan, atau adakah yang dapat menjelaskan kepada secercah kertas yang bermaterai dengan tinta hitam diatasnya? Kapan jawabannya sekaranglah waktunya mari kita semua sadar akan pentingnya menjaga bumi nusantara kita langkah kita saat ini menentukan kehidupan yang akan datang. Ingat Jangan Jual Bumi Nusantara Kita Demi Kepentingan Individual

Mungkin hanya untaian kata ini yang dapat saya sampaikan, sesungguhnya kekurangan hanyalah milik saya seorang hamba yang lemah ini dan kesempurnaan milik Allah, Tuhan Yang Maha Esa. Pesan saya kepada generasi muda Indonesia Jangan Jadikan Keberhasilan Menjadi Tujuan Dalam Hidupmu Tapi Jadikan Keberhasilan Menjadi Tantangan Dalam Hidupmu Karena Jika Engkau Berfikir Menjadikan Keberhasilan Menjadi Sebuah Tujuan Anda Akan Selalu Berfikir Bahwa Anda Akan Berhasil Tetapi, Disaat Anda Menjadikan Keberhasilan Menjadi Tantangan Di Hidup Anda Akan Akan Berfikir Bagaimana Anda Harus Berhasil. Sekian saya ucapkan terimakasih atas waktu dan kesempatan yang telah diberikan sekian pidato dari saya lebih dan kurangnya saya mohon maaf, saya akhiri Wabilahitaufikwalhidayah Wassalamualaikum Warahmatulahi Wabarakatuh Salam Sejahtera buat kita semua dan Ohm Santi Santi Santi Ohm

TERIMA KASIH

Leave a Reply