Persiapan Pidato Maulid Nabi Muhammad Saw

4

4

PERSIAPAN PIDATO MAULID NABI MUHAMMAD SAW

:

Saudara-saudara kaum muslimin yang di mulakan Allah!

Marilah kita manfaatkan sebaiknya kesempatan yang sangat penting ini untuk bersama-sama meningkatkan taqwa kita kepada AllahSwt. Semoga dengan bekal taqwa yang semakin berbobot itu iman kita semakin berkarakter dan bermutu.

Setiap tahun pada bulan Rabiul Awwal bertepatan dengan mauled Nabi kita Muhammad Saw. Kaum muslimin menemukan kembali satu titik momentum sejarah untuk mengungkapkan kehidupan dan jihad perjuangan Rasulullah Saw. Sebab dengan mengungkapkan kembali tarikh sejarah kehidupan beliau kaum muslimin akan menemukan kembali mutiara-mutiara yang selama ini terpendam, untuk dijadikan pelita jihad obor perjuangan bagi kaum muslimin masa kini dan masa yang akan datang.

Untuk menghasilkan natijah optimal setiap kali kita memperingati maulidurrasul, seharusnyalah kita tidak melepaskan diri dari landdasan pokok, ialah peringatan yang terdapat dalam kitab suci Al-quranul hakim:

( : 36)

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang tidak kamu mengetahui tentangnya, sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati , semuanya itu akan diminta pertanggung jawabannya (Q.S.Al-isra : 36).

Ayat diatas memperingatkan kita dengan jelas, bahwa segala sepak terjang kita, baik itu secara kelompok maupun secara pribadi, baik karya tindakan itu mengenai urusan keduniaan maupun urusan akherat harus diperhitungkan untuk dipertanggungjawabkan. Jangan kita meniru tanpa tahu, bertingkah hanya sekedar latah. Untuk menyambut dan memperingati Maulid junjungan kita Nabi Muhammad Saw. Marilah kita telusuri, kita hanyati sikap terjang danjihad perjuangannya, dengan mengutip firman Allah Swt. Dalasm Al-0quran sebagai pedoman :

( :21)

Sesungguhnya telah ada pada diri rasulullah itu contoh teladan yang baik bagimu, ialah bagi orang yang mengharapkan rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan ia banyak ingat menyebut akan Allah (QS> Al-Ahzab:21).

Kadang-kadang orang kurang memahami sejarah. Mereka menganggap bahwa yang terjadi dalam bulan Rabiul Awwal hanyalah kelahiran Nabi Muhammad Saw saja. Padahal sebenarnya pada bulan itu pula beliau lahir, pada bulan itu beliau hijrah dan pada bulan itu pula beliau wafat.

Dengan demikian, titik berat peringatan-peringatan pada bulan Rabiul Awwal tiadalah semata-mata diletakan untuk memperingati hari kelahiran beliau, tetapi haruslah bersifat global dan menyeluruh untuk memetik pesan dan menarik kesan dari seluruh per kehidupan dan jihad perjuangan rasulullah saw.

Berkat kelahiran beliau, dunia seluruhnya mendapat nikmat dan rahmat yang tak terhingga. Dunia mendapat sinar cahay hidayah setelah selama ini diliputi cahaya kegelapan jahiliyah. Dalam hal ini Allah berfirman :

( :107)

Dan tiadalah kami mengutus engakau hai Muhammad, melainkan untuk menjadi rahmat bagi semesta alam (Al-anbia :107).

Dari kewafatan beliau, kita harus sadar bahwa hidup didunia ini bersifat sementara. Setiap orang akan menemui kematian yang merupakan suatu mushibah cobaan. Cobaan harus dihadapi dengan sabar.

Adapun peristiwa hijrah , yang penuh dengan kesulitan dan penderiataan, menumbuhkan suatu sikap mental kedalam jiwa kaum muslimin, ialah sikap tawakal. Tawakal menyerahkan diri bulat-bulat kepada Allah swt. Setelah berjihad melawan dan mengatasi kesukaran demi ksukaran.

Dengan demikian dapatlah disimpulkan, bahwa dari celah-celah kehidupan rasululah terdapat tiga sifat hidup yang harus dimiliki oleh seorang muslim, ialah (1)Syukur atas segala kenikmatan yang telahAllah karuniakan kepada kita, (2) Sabar atas segala musibah dan penderitaan yang kita hadapi, dan (3) tawakal setaelah melaksanakan ikhtiar untuk menghadapi segala penderitan dan kesulitan. Tiga sikap mental yang harus dipatrikan kedalam jiwa setiap muslim sebagai akhlak utama dalam mengarungi kehidupan untukkeselamatan dunia maupun keselamatan akhirat.

Penggalian kembali nilai-nilai luhur sebagai inti sari dan jihad perjuangan Rasulullah saw. Pada bulan rabiul Awwal setiap tahun, adalah merupakan kesempatan yang sangat baik,yang tidak boleh dilewatkan begitu saja. Hal itu merupakan sudah menjadi tradisi (kebiasaan) sejak berabad-abad yang lalu di seluruh dunia islam. Suatu kebiasaaan yang perlu kita ambil manfaaatnya. Akan tetapi janganlah sekali-kali menganggap bahwa peringatan mauled nabi itu merupakan suatu ketentuan yang bersifat ibadah.

Saudara-saudara kaum muslimin rahimakumullah !

Untuk mengetahui perubahan nyata keadaan dunia sebelum diutusnya Nabi Muhammad saw. Dibanding dengan sesudahnya, secara singkat sebagai berikut :

Sebelum Rasulullah diutus, umat manusia pada umumnya dan bangsa arab pada khususnya masih menyembah berhala, patung dan sebagainya. Mereka menyembah benda-benda yang dibuat oleh nereka sendiri. Jiwa mereka didominir oleh kepercayaan bahwa benda-benda itu memberikan manfaat atau mendatangkan madharat. Pada dinding-dinding kabah penuh dengan patung-patung dan arca, yang setiap sat disembah dan dipuja oleh bangsa Arab. Itulah tradisi mereka yang konvesional semejak lama.

Setelah diutus nabi Muhammad melaksdanakn perubahan total. Perubahan pertama yang dilaksanakan adalah merunuthkan kepercayaan-kepercayaan lama, menyadarkan manusia bahwa arca-arca, patung-patung dan berhala-berhala itu hanyalah, benda mati yang tak layak disembah. Satu-satunya tuhan yang berhak disembah ialah pencipta alam seinsinya termasuk benda-bneda mati itu, ialah Allah yang maha tunggal. Itulah perubahan yang pertama danyang utama.

Perubahan kedua ialah dibdang kemasyarakatan dan sosial, Dibidang ini , masyarakat pada waktu itu terdapat kepincangan-kepincangan yang sangat menyolok, yang sangat menusuk perasaan manusia beradab. Dikala itu manusia terbagi menjadi dua kelas ; kelas tuan dan kelas budak.

Manusia kelas budak diperlakukan seperti binatang, diperjualbeliakan, diperas tenaganya. Merka menjerit mereka merintih, tetapi tak akan ada perlidungan.

Kaum quraisy memegang dominasi dikala itu. Meraka menganggap kedudukannya lebih tinggi dari suku lain. Nabi Muhammad dengan dakwah yang mula disampaikan merombak sistem sosial masyarakat yang pincang itu. Beliau mengajarkan suatu faham yang mengandung doktrin persamaan antara maznusia dengan manusia yang lain. Beliau mengajarkan malah memberi conmtoh bagaimana seharusnya membantu orang-orang miskin dan melarat. Pendek kata beliau melakukan perombakan dalam sistem penghidupan dan kehidupan sosial dan masyarakat, dengan menanamkan rasa persaudaraan, perikemanusiaan dan keadilan sosial.

Adapun perubahan yang ketiga, ialah perubahan dibidang politik dan ketatanegaraan. Dikala itu, kehidupan dibidang politik sanagt mencemaskan. Ukuran yang menetukan, bukanlah hak dan kebenaran, melainkan kekuatan dan kekuasaan. Berlakulah pepeatah jawa Asu gese menang kerahe siapa diatas akan menindas, siapa dibawah bersiaplah untuk dimamah. Kabilah-kabilah arab pada waktu itu berlomba-lomba memperkuat posisi dan kedudukannya, unutk memungkinkan kafilahnya semakin kuat dan lebih berkuasa. Nabi Muhammad saw, merubah sistem yang demikian, diganti dengan sistem demokrasi, keadilan ,kebebasan dan persamaan. Segala perundang-undangan haruslah brsumber kepada undang-undang wahyu ilahi. Kecuali kalau belum ada ketentuannya dalam wahyu, akan diserahkan di dalam musyawarah. Inilah faajar demokrasi yang mula dibawakan olen Nabi Maauhanmmad saw.

Dari uraian singkat ini jelaslah, bagaimana besar perubahan dan pembaharuan yang dilaksanakan oleh nabi Muhammad saw. Tidak hanya terbatas dalam bidang kehidupan saja, melainkan menyeluruh, meliputi semua bidang kejidupan. Rahmat dan nikmatnya tidak hanya dirsakan oleh satu dua golongan saja, akan tetapi dirasakan oleh seluruh golongan, oleh seluruh isi alam raya ini

( : 38)

Dan tiadalah kami utus engkau Muhammad, melainkan untuk seluruh manusia, membawa berita gembira dan peringatan .(QS>saba 28).

Demikianlah yang dapat saya sampaikan semoga ada manfaatnya bagi saya pribadi khususnya bagi saudara-saudaraku yang di mualiakan Allah, Amin.

Leave a Reply