Pidato Penyuluhan Kecacingan : Kecacingan

Pidato Penyuluhan Kecacingan

PENGENDALIAN DAN PEMBERANTASAN KECACINGAN

Assalamualaikum Wr.Wb

Yang terhormat Ibu dr. Rini Kartika, M.Kes selaku Kepala Puskesmas Putri Ayu.

Yang terhormat Ibu dan Bapak Petugas Kesehatan di Puskesmas Putri Ayu.

Yang terhormat Ketua RT/RW, serta tokoh agama dan kader setempat serta para hadirin sekalian yang saya muliakan.

Alhamdulilah Wasyukurilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan taufik, hidayah, Inayah serta nikmat iman, islam dan kesehatan kepada kita sekalian hingga kita dapat bersilahturahmi dalam acara penyuluhan kepada masyarakat di Puskesmas Putri Ayu tentang Pengendalian dan pemberantasan kecacingan.

Hadirin dan peserta yang berbahagia,

Penyakit cacingan selama ini kurang ditanggapi serius oleh masyarakat. Padahal cacing bisa menyerang setiap orang tanpa pandang bulu. Walaupun kita sudah berusaha hidup dengan makanan ataupun lingkungan yang serba higenis akan tetapi tetap saja kita masih bisa terkena penyakit cacingan ini. Di Amerika Serikat dimana negara yang dinggap masyarakatnya modern ternyata jumlah penderita cacingan masih juga tetap tinggi, apalagi negara – negara berkembang seperti Indonesia, bisa dibayangin sendiri…..?!

Hadirin yang berbahagia,

Penyakit cacingan memang menyerang jutaan orang di seluruh dunia tanpa kecuali baik anak – anak maupun orang dewasa. Pada umumnya penyakit cacingan banyak diderita oleh anak – anak, namun pada orang dewasa akibat yang ditimbulkan akibat penyakit cacingan ini juga tak kalah membahayakan,. Efek negatif bilamana seseorang menderita cacingan adalah kehilangan darah, diare, gangguan pencernaan karena enzym pencernaan disedot oleh cacing di dalam usus besar kita.

Hadirin yang berbahagia,

Kondisi kehidupan modern yang banyak menyebabkan lingkungan terkena polusi yang bisa membuat tubuh kita semakin rentan terhadap serangan cacing. Selain itu, pola makan kita yang dominan mengandung karbohidrat dan gula olahan seperti nasi putih, mie instan, cake, cokelat dan kue yang manis – manis dimana sangat disukai cacing sehingga mereka dapat terus berkembang biak di dalam tubuh manusia.
Perlu diketahui bahwa cacing selain hidup di usus besar ternyata juga bisa masuk dan hidup di liver ( hati ), jantung, otak bahkan mata. Jika pola hidup dan pola makan kita tidak sehat dan higenis maka kita rentan terserang penyakit cacingan.

Hadirin yang saya hormati,

Jika seandainya pola hidup kita tidak sehat dalam mengkonsumsi makanan , maka cacing dengan berbagai cara bisa masuk ke dalam tubuh , misalnya dari ikan mentah atau daging yang tidak matang dimasak ( sate, ikan bakar ) dan melalui sayuran yang tidak dimasak alias dimakan mentah sebagai lalapan , atau bisa juga cacing masuk ke dalam tubuh pada saat kita makan di warung – warung atau rumah makan yang tidak menjaga kebersihan dan higenitas baik makanan maupun peralatan makan dan alat dapur. Disamping itu, masih terdapat tempat / media yang dapat menularkan telur cacing masuk ke dalam tubuh kita, yaitu kamar mandi umum, saat berkebun, saat membersihkan kandang hewan peliharaan , memegang pupuk kandang dari kotoran hewan, pegangan kendaraan umum dan lain sebagainya.

Hadirin yang saya hormati,

Berbagai upaya yang dapat kita lakukan untuk pencegahan penyakit akibat kecacingan diantaranya

Menjaga Kebersihan Perorangan:

Mencuci tangan sebelum makan dan sesudah buang air besar dengan menggunakan air dan sabun.

Potong kuku anak secara teratur. Kuku panjang bisa menjadi tempat bermukim larva cacing.

Ajari anak untuk tidak terbiasa memasukkan tangan ke dalam mulutnya.

Selalu pakai sandal atau sepatu setiap kali anak bermain di luar rumah.

Bilas sayur mentah dengan air mengalir atau mencelupkannya beberapa detik ke dalam air mendidih.

Juga tidak jajan di sembarang tempat, apalagi jajanan yang terbuka

Menggunakan air bersih untuk keperluan makan, minum, dan mandi

Memasak air untuk minum

Mencuci dan memasak makanan dan minuman sebelum dimakan

Mandi dan membersihkan badan paling sedikit dua kali sehari

Memakai alas kaki bila berjalan di tanah, dan memakai sarung tangan bila melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan tanah

Menutup makanan dengan tutup saji untuk mencegah debu dan lalat mencemari makanan tersebut

Menjaga Kebersihan Lingkungan

Membuang tinja di jamban agar tidak mengotori lingkungan.

Jangan membuang tinja, sampah atau kotoran di   sungai.

tidak menyiram jalanan dengan air got

Mengusahakan pengaturan pembuangan air kotor.

Membuang sampah pada tempatnya untuk  menghindari lalat dan lipas.

Menjaga kebersihan rumah dan lingkungannya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan upaya dalam pemberantasan cacingan dapat terus dilakukan dengan menyosialisasikan perilaku hidup bersih dan sehat.

Hadirin yang saya hormati,

Kegiatan sosialisasi pada saat ini pun merupakan salah satu ikhtiar kita dalam menyelamatkan masa depan bangsa dan Negara. Untuk itu perlu kita ingat bersama :

Marilah kita tingkatkan kebersihan lingkungan, serta keimanan dan ketaqwaan kepada Allah, Tuhan Yang Maha Esa.

Jalin terus rasa persatuan dan kesatuan dalam menghadapi berbagai permasalahan dan tantangan dengan senantiasa meningkatkan koordinasi.

Sosialisasikan hasil pertemuan ini kepada lingkup masing-masing dalam upaya mencapai target optimal dari tujuan pelaksanaan acara ini.

Demikian sambutan saya hadirin sekalian, sebelum dan sesudahnya mohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyampaian saya. Semoga yang saya sampaikan tadi dapat berguna dan bermanfaat bagi kita semua.

Akhir kata saya ucapkan Wabillahi Taufik Wal Hidayah, Wassalamualaikum Warohmatullahi Wabarakatu.

Leave a Reply