Pidato Bhs. Indo : Puji Syukurkita Panjatkan Atas Kehadirat

Assalamu Alaikum Wr.Wb.

Puji syukurkita panjatkan atas kehadirat Allah Swt yang telah melimpahkan rahmat-Nya dan memberikan kita kesempatan kepada kita semua sehingga kita dapat berkumpul di tempat ini. Yang terhormat kepada Bapak/Ibu Guru serta teman-teman sekalian yang saya banggakan dan cintai. Baiklah pada kesempatan kali ini, saya akan membawakan sebuah pidato yang berjudul :

MELESTARIKAN ALAM

Di zaman sekarang ini, sudah banyak hutan-hutan yang gundul akibat ulah manusia yang seenaknya saja menebang pohon secara liar. Dimana, ulah manusia yang serakah terhadap alam dan tidak memikirkan kelak hidup anak cucu mereka di masa yang akan datang. Banyaknya hutan yang gundul akibat merupakan faktor utama yang memicu terjadinya banjir dan tanah longsor, seperti dua tahun silam menimpa saudara kita di Wasior, Papua. Bukan hanya itu, hutan juga merupakan tempat tinggal sebagian besar tumbuhan dan binatang sehingga jika manusia terus melakukan penebangan secara liar terus menerus maka habitat ke dua makhluk hidup tersebut terancam punah. Padahal seperti yang kita ketahui, pemerintah telah melakukan berbagai macam upaya mencegah penebangan liar tersebut, seperti adanya undang-undang tentang penebangan hutan secara liar agar orang-orang dapat mematuhi peraturan perundang-undang tersebut, tapi tak sedikit dari mereka tak takut melanggar peraturan tersebut meski mereka telah mengetahui sanksi dan hukuman yang akan mereka dapatkan jika tetap melakukan pekerjaan kotor tersebut. Mereka tak pernah sedikitpun sadar akan perbuatan mereka itu dapat merusak bumi pertiwi dan dapat juga memicu datangnya berbagai bencana seperti banjir dan tanah longsor. Padahal jika kita mempunyai kesadaran diri akan pentingnya menjaga dan melestarikan alam, berbagai bencana tak mungkin datang begitu saja. Namun, dengan sifat keserakahan manusia dan rasa tak bersyukurnya terhadap sang Khalik, terjadilah bencana dan kerusakan alam yang tak kita inginkan, namun kita sendirilah yang mengundang datangnya bencana tersebut.

Nah, kita sebagai generasi pelanjut yang mempuyai pengetahuan dan pembekalan yang baik, kita harus ikut berpartisipasi dalam upaya pelestarian alam, seperti penanaman 1000 pohon, penghijauan, reboisasi, dan lain-lain. Kita juga harus sadar akan kewajiban kita menjaga anugerah Tuhan ini, karena semua itu untuk kebaikan kita sendiri sebab kita sendiri yang menempati bumi ini, bukan alien atau makhluk semacam lainnya. Begitupun pemerintah harus sesering mungkin menghimbau masyarakat sehingga hati mereka terdorong untuk ikut dalam program-program pemerintah mengenai hal ini sehingga dalam diri mereka pun tumbuh rasa kesadaran akan pentingnya melestarikan guna menjaga bumi tercinta kita.Jadi, mulailah dari sekarang mencintai alam dengan tidak membuang sampah sembarangan, tidak menebang pohon secara liar, tidak memakai bahan peledak dalam menangkap ikan, tidak menggunakan bahan kimia yang berlebihan, tidak membuang limbah rumah tangga atau pabrik ke sungai, dan lain-lain. Dengan demikian, percayalah jika semua manusia melakukan upaya-upaya tersebut, kecil kemungkinan bencana menhampiri kita dan bumi pun menjadi lebih baik, bebas dari polusi dan Global Warming, kita pun dapat hidup dengan lebih baik dan pastinya lebih sehat.

Demikianlah pidato singkat yang sempat saya bawakan pada siang hari ini, semoga pidato saya tadi dapat menjadi inspirasi hidup kita semua dan mengambil manfaat, khususnya untuk saya sendiri. Mohon kritik dan saran dari Bapak/ Ibu Guru dan teman-teman sekalian atas kesalahan yang terdapat dalam pidato saya sebab saya baru dalam proses pembelajaran untuk menjadi yang lebih baik. Tutur kata, saya akhiri dengan ucapan, Nun Walqalami Wamal Yasturun, demi pena dan apa yang telah digariskann-Nya, Assalamu Alaikum Wr.Wb.

By : Nuryana 10. 2

SMA NEGERI 01 BAJENG

Leave a Reply