Contoh Pidato Bahasa Arab

CONTOH PIDATO BAHASA ARAB

. .

.

. .

" ."

. .

:

" "

. . : . .

. . SCTV . . .

. .

. . . : . . .

. . : . . . . . . .

. : . : . . . . .

.

. . . .

. . . .

MEMBANGUN BANGSA DENGAN LANDASAN AL QURAN

. . . . .

Hadirin, sidang Jumat yang dirahmati Allah.

Pertama-tama marilah kita selalu meningkatkan ketaqwaan dan ketaatan kita kepada Allah swt. karena Allah lah yang telah memberikan kita nikmat iman, nikmat Islam dan nikmat sehat sehingga kita bisa berkumpul di mesjid yang penuh dengan berkah ini untuk melaksanakan salah satu kewajiban kita sebagai umat Islam.

Hadirin, sidang Jumat yang dirahmati Allah.

Dari realita yang ada dan apa yang kita ketahui dan kita saksikan, begitu gencarnya serbuan budaya barat ke dunia kita. Dan sebagai konsekwensinya, kita, khususnya para generasi muda tidak lagi mampu memberikan respon yang kritis dan analitistis, tetapi menjadi sikap skeptis yang serba liberal yang pada gilirannya nanti hanya akan melahirkan dominasi barat atas kita.

Haruskah kita menutup mata, atau kita tetap berpangku tangan kalau di depan mata kita telah terjadi krisis yang begitu mengglobal, serta penghianatan hati nurani yang luar biasa. Krisis di mana terjadi hampir merata di seluruh aspek kehidupan yang semakin merajalela seperti krisis kepercayaan, krisis kepemimpinan, krisis ekonomi yang berbuntut pada krisis akhlak. Khususnya pada generasi muda kita sekarang ini. Generasi yang seharusnya merupakan tonggak penerus perjuangan bangsa, generasi yang seharusnya menyumbangkan karya-karya terbaiknya untuk bangsa, malah hanya bisa teler, doh, sakau dan hanya mabuk dengan narkoba, yang lain cuma bisa hura-hura, cuma bisa kebut-kebutan, cuma bisa dugem dan bergaul bebas, sehingga melanggar norma-norma.

Hadirin, sidang Jumat yang dirahmati Allah, apabila kerusakan moral ini tidak segera diatasi, tidak akan terelakkan lagi akan membawa masyarakat kita jatuh ke lembah kehancuran yang paling nista.

Gejala tirani materialisme dan syaitanisme telah sampai pada tingkat meresahkan. Kita tentu menginginkan agar tirani tersebut segera berakhir.

Hadirin, sidang Jumat yang dirahmati Allah, risalah yang dibawa dan dipancarkan al Quran menawarkan tatanan kehidupan yang luhur. Kita tahu pasti bahwa tirani materialisme dan syaithanisme dengan nilai-nilai kesucian al Quran adalah dua titik ekstrim yang selalu berlawanan. Tirani materialisme dan syaithanisme merupakan sumber segala kejahatan, penyakit sosial. Penyelewengan moral dan rusaknya hubungan persaudaraan sesama Muslim. Sedangkan ajaran al Quran adalah nilai-nlai kesucian bagi seorang muslim. Sebagaimana firman Allah swt dalam surah al Araf ayat 52 yang berbunyi:

Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan sebuah Kitab (Al Quran) kepada mereka yang Kami telah menjelaskannya atas dasar pengetahuan Kami; menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.

Dan juga Alah berfirman di dalam surah an Nahl ayat 89 yang berbunyi:

(Dan ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri dan Kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri.

Hadirin, sidang Jumat yang dirahmati Allah, karena itulah mereka yang berakhlak telah digambarkan dalam al Quran bagaikan pohon rindang yang buahnya memberi mamfaat kepada manusia, lantaran orang-orang yang berakhlak itu tidak pernah berkata, kecuali kata-kata yang baik dan tidak pernah berbuat kecuali perbuatan yang baik pula. Gambaran al Quran itu sebagaimana tersebut dalam firman Allah sebagai berikut QS Ibrahim: 24-25.

Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon-pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya menjulang ke langit, pohon itu memberikan buahnya setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka ingat.

Prilaku kejahatan, seperti korupsi, manipulasi, perampokan serta tindakan kejahatan lainnya dapat terjadi oleh karena moral dan akhlak pada diri pelakunya sudah tidak ada lagi. Atau meski punya moral tetapi kadar kekuatannya sangatlah lemah sehingga tidak mampu mengontrol dan mengekang nafsu jahatnya.

Prilaku kejahatan terjadi karena bangsa kita tengah dilanda krisis multi dimensional yang berkepanjangan. Hanya dengan akhlak yang mulialah maka kemungkaran itu insya Allah akan hancur menjadi sirna.

Oleh karena itu, saya menghimbau kepada para hadirin sidang jumat yang dirahmati Allah, khususnya generasi muda, hendaklah kita menyadari akan pentingnya akhlak yang mulia, bagaimanakah akhlak yang mulia itu, akhlak yang mulia tentunya akhlak yang tidak bertentangan dengan al Quran, namun sejalan dan sesuai dengan ajaran al Quran.

Hadirin, sidang Jumat yang dirahmati Allah. Kita perlu ingat, bahwasanya para pejuang-pejuang kita dulu berjuang dengan darah dan senjata, nah oleh karena itu, kita harus menghargai jasa-jasa mereka. Sekarang, kita tidak perlu mengeluarkan darah, kita tidak perlu mengangkat senjata, namun kita berjuang dengan otak kita dengan inteleginsi kita dan tentunya dengan landasan al Quran sebagai pedoman, sehingga kita bisa memberikan yang terbaik bagi bangsa.

Otak kita boleh jerman, otak kita boleh jepang, tapi hati kita tetap berlandaskan al Quran. Karena ilmu pengetahuan tanpa agama akan buta, dan agama tanpa ilmu pengetahuan akan pincang. Nah, kalau ilmu dan iman sudah tertanam di dalam hati dan bersatu di dalam jiwa, maka generasi muda kitapun akan tumbuh menjadi generasi muda yang tangguh. Kalau mereka menjadi dokter, dokter yang beriman, menjadi pilot, pilot yang beriman, menjadi walikota, walikota yang beriman, menjadi gubernur, gubernur yang beriman.

Nah, Bila semua itu dapat diwujudkan maka akan terciptalah manusia-manusia yang berkualitas sebagaimana ditegaskan Allah dalam surah an Nahl ayat 97 berikut ini:

Barang siapa mengerjakan perbuatan baik, lelaki maupun wanita dan ia orang mukmin, nicaya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik. Dan sesungguhnya kami akan memberikan kepadanya pembalasan, sesuai dengan yang mereka kerjakan sebaik baiknya.

Jadi sekarang jelaslah al Quran mengemukakan satu nilai utama bagi setiap pribadi yaitu agar selalu berbuat baik, berlaku dengan akhlak mulia, bertingkah dengan akhlak yang terpuji, dengan sesuatu yang bermanfaat baik bagi diri kita maupun untuk orang lain.

Nah, Hadirin, sidang Jumat yang dirahmati Allah, marilah kita selalu hiasi rumah kita, kantor-kantor kita, sekolah-sekolah kita dengan selalu membaca al Quran sebagaimana sabda rasul saw:

Hiasilah rumah-rumahmu dengan bacaan al-Quran.

Selanjutnya, marilah kita selalu berusaha untuk membangun bangsa dan negara kita yang tercinta ini dengan bekerja, berusaha, dan berkarya dengan tenaga kita, dengan otak kita, dengan intelegensi kita dan yang lebih utama tentunya yaitu dengan berlandaskan al Quran yang mulia, dengan mematuhi segala aturan-aturan Allah yang telah termaktub di dalam Al Quran. Mari beristiqomah percaya diri dan bersikap optimis serta selalu berdoa kehadirat Allah swt agar negara kita Indonesia yang tercinta ini akan menjadi negara yang maju, negara yang adil, makmur dan selalu berada di bawah lindungan Allah swt.

Leave a Reply