Pidato : Om Swastyastu,

Om Swastyastu,

Selamat pagi semuanya,

Yang terhormat, bapak ibu guru, dan teman-teman yang saya cintai.

Pertama-tama, kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena perlindungannyalah kita semua dapat berkumpul di tempat ini. Teman-teman semuanya, seperti yang telah kita ketahui, penggunaan bahasa prokem atau yang lebih dikenal dengan bahasa gaul dikalangan para remaja telah menjadi budaya tersendiri di Indonesia. Tahukah kalian jika bahasa yang seperti it uterus digunakan dan semakin berkembang ke seluruh kalangan masyarakat, maka, bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan dan Kamus Besar Bahasa Indonesia akan tergeser kedudukannya.

Bahasa nasional Indonesia adalah Bahasa Indonesia yang juga digunakan sebagai bahasa persatuan dan pengantar dalam dunia pendidikan. Walaupun bahasa prokem tersebut juga termasuk bahasa Indonesia. Namun, bukanlah bahasa Indonesia yang dibenarkan(yang sebenarnya). Bahasa tersebut adalah perluasan, penyempitan, dan atau penyingkatan bahasa Indonesia yang baku.

Bahasa prokem bersifat selalu berubah-ubah, tidak terikat, tidak teratur dan selalu berkembang. Sedangkan bahasa nasional adalah bahasa yang tidak berubah sembarangan, terikat, teratur, dan tidak berkembang lagi, atau bahasa standar. Suatu bangsa yang memiliki bahasa yang standar adalah bangsa yang memiliki rasa ******* yang tinggi. Maka, jika bahasa prokem tersebut dibiarkan saja tanpa adanya tindakan apapun, maka bisa saja bahasa inilah yang lebih dimengerti di Indonesia dari pada bahasa Indonesia itu sendiri.

Hal ini pastinya akan berdampak negative bagi Negara ini. Ada beberapa hal yang seharusnya dilakukan untuk menjaga keeksistensian bahasa Indonesia, sebagai bahasa nasional kita:

-pertama, menyadarkan masyarakat terutama para remaja sebagai penerus bangsa, bahwa bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional harus kita utamakan penggunaannya.

-kedua, pemerintah harus menekankan penggunaan bahasa Indonesia dalam pembuatan film-film produksi Indonesia. Juga untuk acara-acara televise umumnya.

-ketiga, peningkatan pengajaran bahasa Indonesia di sekolah-sekolah. Juga memberikan tugas-tugas yang harus menggunakan bahasa Indonesia yang sesuai dengan EYD dan Kamus Besar Bahasa Indonesia, agar para murid terbiasa menggunakan bahasa yang baik dan benar.

-yang terakhir adalah menyadarkan diri kita sendiri bahwa bahasa Indonesia merupakan segalanya bagi kita. Karena, bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan yang menyatukan seluruh Indonesia dalam satu kesatuan, sesuai dengan sumpah pemuda.

Hal-hal tersebut haruslah dijalankan mulai dari sekarang, terutama dari diri kita sendiri. Sebagai para penerus bangsa, kita harus menunjukkan bahwa kita memiliki dan bisa menggunakan bahasa yang baik dan benar.

Akhir kata, semoga yang telah saya katakana dapat bermanfaat bagi kita semua.

Sekian dari saya, kalau ada salah kata atau kata-kata yang menyinggung perasaan, saya mohon maaf. Karena kesempurnaah hanya milik Tuhan YME dan kekurangan adalah milik kita, manusia.

Terima kasih dan selamat pagi.

Leave a Reply