Pidato : Kepada Dewan Juri Ms….. Dan Mr….. Yang Saya

Kepada dewan juri Ms….. dan Mr….. yang saya hormati, Pembawa acara, teman-teman yang luar biasa, dan saudara-saudara semua yang ada disini.

Bismillahirrahmaanirrahiim

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhu,

Innal hamdalillah, namatuhu wanastainuhu wanastafiruh wanaudzubillahi min syururi anfusina waminsayyiati amalina mayyahdillahu falaa mudillalah wamahyudlilhu falaa hadiyalah, asyhadualla ilaa haillallah waasyhaduanna muhammadarrausullah.

Puji syukur Alhamdulillahirabbilalamin, senantiasa terucap dari lisan kita, hamba Allah subhanahuwataala, tuhan semesta alam, yang memberikan kita segala nikmat, rahmat, karunia dan semuanya yang memang tidak terbayangkan, apalagi terhitung, dan tidak sebanding dengan apapun di dunia ini. Tidak lupa shalawat dan salaam terucap kepada Nabiyullah Muhammad sallahualaihi wassalam, yang telah menunjukkan kita kepada agama yang haq,bersusah payah menuntun kita, menerima cacian makian dari orang kafir hanya untuk menunjukkan kita ke jalan yang benar. Dan tentu, masih kita nantikan syafaat beliau di yaumul qiyamah kelak. Amiin.

Syukron katsiiron, Allahu akbar, saya telah diberi kesempatan untuk berdiri disini, untuk sekedar berbagi ilmu, belajar, dan ke tujuan utama saya ada disini yaitu untuk berpidato. Pada hari yang insyaallah penuh rahmat ini saya akan berpidato dengan membawa tema Eksistensi Islam di zaman globalisasi.

Berbicara tentang Eksistensi Islam di Zaman globalisasi seperti sekarang ini, tentu jawabannya sudah jelas. Eksis atau tidaknya islam, tentu eksis, namun seperti pribahasa semakin tinggi pohon, semakin kencang pula angin yang berhembus. Islam, agama yang haq di era globalisasi ini tentu endapat banyak godaan, banyak fitnah, banyak tentangan. Mari kita lihat beberapa contoh godaan setelah adanya godaan syetan yang dialami umat islam di era globalisasi ini :

Godaan Tekhnologi, dengan berkembangnya tekhnologi yang semakin canggih, dan luar biasa saat ini banyak sekali orang yang mengalih fungsikan tekhnologi itu. Contoh real saja, jejaring sosial, katakanlah facebook yang sebetulnya hanya boleh digunakan oleh yang berusia 17 tahun keatas, tapi malah anak kecil yang masih ingusan saja bisa membuatnya, dan fungsinya kini sudah benar benar jauh dari tujuan dibuatnya facebook, facebook yang seharusnya bisa dimaksimalkan fungsinya sebagai sarana komunikasi, sarana bisnis, sarana pembelajaran. Kini fungsinya sudah berbeda yaitu 3S , sarana penipuan, sarana teror, sarana maksiat. Naudzubillah. Jaman sekarang ini alasan orang membuat facebook itu biasanya, gengsi, ntar dibilang gak gaul, merubah jati diri dengan memalsukan nama, ngaku- ngaku artis, dsb. Tapi sebagai generasi muda muslim mari kita renungkan , facebook itu produk siapa ya ? yahudi. Makanya generasi muda muslim jangan mau dong hanya jadi followers, atau ngikut- ngikut aja, sekali- kali menciptakan sesuatu yang lebih bermanfaat, lebih canggih dibandingkan facebook. Sekarang kan sudah ada yang namanya Muxlim.com, salingsapa.com. itu semua produk orang muslim seperti Facebook, disini ada yang belum tau? Saya yakin ada, padahal itu sama seperti facebook lho. Pertanyaannya sekarang kenapa produk yahudi bisa unggul dibanding produk muslim ? ya , karena pemiliknya, yaitu orang muslim sendiri tidak mau dakwah dengan sesuatu yang baik. Maunya Cuma yang instan aja, yang udah jadi mayoritas orang ikutan, pasti tidak mau tampil beda walaupun itu baik. Nah harapa ke depan semoga umat muslim bisa membuat sesuatu yang lebih baik, kalau ada facebook, mungkin kapan-kapan bisa dibuat nosebook, earbook, atau apalah yang lebih canggih, dan bisa untuk kepentingan umat yang memiliki faedah.

Godaan Fast Food, atau makanan cepat saji, banyak ya ibu rumah tangga yang seharusnya melayani suami dan anak- anaknya kini sudah enggan seperti itu, kenapa? Takut dibilang pembantu? Asal kita tahu seorang istri yang membahagiakan suami, menjadi madrasah bagi anaknya, wanita itu merupakan wanita yang sangat mulia, calon penghuni syurga. Dan telah banyak dijelaskan didalam al-quran tentang keutamaan seorang istri. Kembali lagi, IRT sekarang lebih suka delivery service atau pesan antar, daripada memasak sendiri ,apalagi seorang wanita karir, yang berfikir, ah paling anakku sudah jajan disekolah, suamiku paling sudah dapat makan dari kantor dll. Sedikit cerita, dulu waktu saya belum kenal yang namanya burger, pizza, sandwich dll, ketika saya melihat pertama kali itu kaget, kenapa ? ternyata ya cuma makanan roti, dikasih daging, saos dan yang lainnya. Tapi sekarang makanan itu semakin kreatif dan aneh-aneh saja. Sekali lagi makanan western tadi bukan produk muslim yang pasti biasanya jarang diketahui kehalalannya. Maka dari itu kan mencegah lebih baik daripada mengobati.

Godaan Fashion dan Gaya hidup, seperti fast food , di zaman globalisasi ini ada yang namanya fast fashion atau pakaian cepat saji. Maksudnya pakaian yang belum selesai dibuat saja sudah disajikan. Ya akhirnya jadi kelihatan minim. Dan anehnya muslimah muda sekarang ini, kalau ke mall, atau ke tempat hiburan, kalau misalnya memakai pakaian tertutup jilbab yang benar, dll, dan orang pasti tidak menghiraukannya atau hanya sekedar ah, masak pakai pakaian kayak gitu. Tapi naudzubillahnya lagi orang yang memakai pakaian fast fashion tadi justru malah pe-de padahal angin bisa masuk dari daerah maapun, tidak usah dibayangkan. Apa kita lupa bahwa Allah S.W.T telah berfirman dalam Alquranul kariim surah Al- Ahzab ayat 59 :

Artinya: Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang.

Dan Nabi Muhammad juga pernah bersabda : Tiada aku meninggalkan suatu fitnah sesudahku yang lebih berbahaya terhadap kaum pria daripada godaan wanita. (HR. Bukhari dan Muslim)

Jadi, mari bersama- sama kita menjaga aurat, terutama bagi para muslimah semua, dan saya yakin teman- teman sudah mengetahui batas- batas aurat. Dan adalagi godaan gaya hidup, sekarang ini anak muda ngomong saja sudah tidak memakai bahasa yang baik dan benar apalagi etika dalam berbicaranya, lebay-lah kalau jaman sekarang. Dan yang lagi nge-hitz sekarang ini yaitu rayuan gombal, yang hampir ada di tv setiap hari yang gini itu lho, bapakmu punya toko bangunan ya ? kok tau? Soalnya mukamu warna- warni kayak cat tembok. Dan yang lain- lain. Dan kalau kita tahu, dari sebuah blog yang pernah saya baca, rayuan gombal itu juga adaptasi atau tiruan dari bangsa barat. Tapi saya juga tidak tahu seperti apa rayuan gombal versi orang barat, memakai bahasa inggriskah atau apa yang jelas seperti itu. Yang jelas, sekali lagi sebagai geneasi muda muslim yang cerdas, kita harus bisa membedakan mana faedah, dan mana mudhorot. Supaya kita tidak menjadi orang orang yang terperangkap dalam tipu daya dunia. Naudzubillahi min dzalik.

Dewan juri yang saya hormati, pembawa acara, peserta serta teman- teman luar biasa disini. Sedikit itu tadi pidato yang bisa saya sampaikan.

Ke ujung kulon beli mahoni

badak jawanya makan roti

Afid sudah pidato disini

Semoga bisa melekat dihati

Astaghfirullah haladzim, Jazakumulloh khoiron katsiiron. Wabillahi taufik wal hidayah wa ridho wal inayah, illaliqo

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhu.

Leave a Reply