PIDATO Agama : Alhamdullilahirabbil Alamin Washalatuwasalamu

Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakhathu

Alhamdullilahirabbil alamin washalatuwasalamu ala asrafil ambiya iwal mursalin waala alihi washabihi rasulillahi ajmain ama badu.

Pertama tama marilah kita ucapkan puji dan syukur kepada Allah SWT. Dimana berkat rahmat dan karunianya kita dapat berkumpul pada hari ini di dalam kelas. Dan shalawat beriring salam kita tujukan kepada junjungan arwah nabi besar Muhammad SAW. Dengan mengucapkan Allahuma shali ala muhammad waala ali muhammad.

Yang terhormat Bapak Yusriun , Guru agama kami, yang terhormat Ketua Kelas beserta wakil, yang terhormat pejabat pejabat kelas dan teman teman yang saya banggakan.

Allah mengutuskan rasul ke bumi untuk menyempurnakan akhlak manusia, menunjukkan manusia kejalan yang lurus dan menyampaikan perintah perintah yang di beri oleh Allah SWT. Rasullulah melakukan hal ini dengan cara berdakwah namun, dakwah yang dilakukan Rasullulah memperoleh banyak tekanan dan tolakan dari kaum Quraisy sehingga mengharuskan Rasullulah untuk Hijrah ke Madinah. Oleh karena itu pada hari ini saya akan mengangkat sebuah topik dari Hijrahnya rasullulah ke Madinah dan saya beri judul Hijrah rasul periode Madinah.

Selama di mekkah , rasul dan para umatnya banyak menerima siksaan siksaan dari kafir Quraisy. Dari yang masih sebatas wajar sampai diluar batas kewajaran manusia. Sekian lama rasul bersabar namun pada tahun ke 11 kenabian , kaum Quraisy semakin bengis . mereka melakukan pembboikotan seperti memutuskan tali persaudaraan , memutuskan tali perdagangan, memutuskan tali saling ziarah dan mereka memasang surat pemboikotan ini di kakbah. Hal ini sangat menyiksa pengikut rasul , mereka sangat menderita dengan adanya pemboikotan ini. Rasul pun sedih , selain dari itu pada saat itu rasul juga kehilangan pamannya abu thalib dan istri tercintanya yaitu Siti Khadijah. Melihat semakin tersiksanya pengikut pengikut rasul, rasullulah memutuskan untuk melakukan Hijrah ke suatu tempat. Tempat pertama yang beliau hijrah kan ialah ke Taif bersama Zaid bin Harisah. Namun kedatangan belliau di tolak mentah mentah oleh rakyat taif , bahkan mereka di lempari dengan batu hingga rasullulah pun terluka.

Karena Taif bukan tempat yang mungkin untuk melakukan dakwah, Rasullah pun menetapkan suatu kota yang bernama Yastrib untuk menjadi tempat dakwahnya. Beliau memilih Yastrib karena pernah ada masyarakat Yastrib yang menemui Rasullulah untuk Hijrah ke Yastrib. Rasul dan pengikutnya sudah sepakat untuk hijrah ke Yastrib. Hal ini terendus oleh Kafir Quraisy. Mereka mengadakan suatu pertemuan. Para petinggi petinggi Quraisy dikumpulkan dan mereka membicarakan tentang rencana pembunuhan Rasullulah sebelum Hijrah ke Yastrib. Para pemuda pemuda perwakilan dari setiap petinggi di kumpulkan dan mereka langsung beraksi di malam hari.

Di malam rencana pembunuhan Rasul , rasullulah mendapatkan wahyu dari allah. Beliau diperintahkan untuk segera pergi. Namun para pemuda sudah mengelilingi kediaman rasul. Dengan kuasa Allah , para pemuda kekar itu tertidur dan rasul bisa keluar dengan selamat. Sebelum ia pergi , rasul memerintahkan Ali bin abi thalib sepupunya untuk tidur di tempat tidurnya . saat pemuda itu tersadar mereka berlari masuk ke kediaman namun saat di buka selimut dari kasur di dalamnya adalah Ali bin abi thalib. Mereka berlari keluar dan menyisir seluruh kota Mekkah dari pusat sampai yang paling ujung. Rasul bersembunyi di dalam Gua Tsur , Pemuda pemuda itu pun sempat mencari di gua tsur , namun mereka ragu karena mulut gua masih di penuhi oleh sarang laba laba.

Di hari saat Hijrah di lakukan , semua orang telah berkumpul dan menyiapkan bekal yang dibutuhkan. Mereka tidak membawa harta benda mereka, mereka meninggalkannya di mekkah dan merelakan harta bendanya. Di pagi pagi hari mereka semua termasuk rasul memulai Hijrah dari Mekkah ke Yastrib. Rasul sempat singgah di Kuba dan mendirikan Mesjid Quba , mesjid ini merupakan mesjid pertama yang di bangun oleh Rasul. Sesampainya di Yastrib rasul di sambut oleh kaum kharaj dan aus yang di sebut kaum ansar dan kaum yang hijrah di sebut kaum Muhajirin. Rasullah mengganti nama Yastrib menjadi Madinah dan mempersaudarakan kaum ansar dengan Muhajirin. Hal itu merupakan taktik awal yang dilakukan rasul di Madinah. Setelah Hijrahnya rasul ke Madinah, Dakwah di Madinah pun dimulai.

Dari cerita tersebut kita dapat mengambil kesimpulan bahwa Rasullulah saw merupakan orang yang Tabah, Jujur, Rela berkorban dan teguh pendiriannya.

Saya rasa hanya itu yang bisa saya sampaikan semoga apa apa yang baik di dalam ceramah ini dapat di lakukan di kehidupan nyata. Kesempurnaan hanya milik allah dan kekurangan milik kita disini. Saya tutup Wabilahitaufik walhidayah

Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarhakathu

Leave a Reply