PIDATO PASRAH TEMANTEN

PIDATO PASRAH TEMANTEN

Assalamu alaikum wr.wb.

bismillah hirohman nirrohim,Alhamdulillah hirobbil alamin wassolatu wassalamu ala sayidina muhammadin,waala alihi wa askhabihi aj’main ama bakdu

Dumateng poro alim soho poro ulama ingkang kawulo hormati

dumateng poro sesepuh,pinisepuh ugi adi sepuh ingkang kawulo hormati

dumateng pengiring temanten kakung miwah putri ingkan kawulo hormati

dumateng sagotrah tamu undangan ingkang berbahagia.

ingkang ongko sepindah monggo kito tansah muji syukur Alhamdulillah dumateng ngarsanipun Alloh SWT, amargi taksih maringi Rohmat soho nikmat arupi sehat dumateng kulo lan panjenengan sami, sahingga kulo lan panjenengan sami saget pepanggihan wonten ing majlis puniko.mugi-mugi pepanggihan kulo lan panjenengan sami saget mbeto manfaat,fidinnii fidun ya wal akhiroh kususipun dumateng temanten kekalih sumrambahipun dumateng kulo soho panjenengan sami.

Ingkang kaping kalihipun monggo kito tansah ngaturaken solawat soho salam ,allohuma soli ala sayidina Muhammad  dumateng junjungan kito Nabi agung Muhammad SAW,nabi pungkasan ingkang kito antu-antu syafaatipun benjang ing yaumul akhir. Amiin

bapak soho ibu ingkang tuhu kinormatan !

Saklajengipun wonten ing mriki kawulo minongko wakil tuan rumah,ngaturaken agunge panuwun dumateng sagotrah tamu undangan.amargi panjenengan sami kerso angrawuhi undangan walimatul arsy saking tuan rumah.

salajengipun kawulo atas nami tuan rumah nggeh ngaturaken sekatahing pangapunten mbok bilih anggenipun nyepaki gupuh lungguh ugi suguh mboten nyocoki dumateng manah panjenengan sami.gupuh ateges didalam penerimaan panjenengan sami mboten sopan,lungguh ateges tempatipun ingkang semrawut kados mekaten,suguh ateges unjukan soho dedaharan ingkang sederhana.sepindah malih kulo atas nami sohibul kajah ngaturaken pangapunten.

Poro rawuh ingkang minulyo

selajengipun wonten ing mriki kawulo minongko wakil saking wali temanten kakung inggih puniko Bapak……. nampi kanti leganing penggalih pasrah temanten saking  Bapak …….,pinongko walinipun temanten putri.nggeh selama temanten kekalih dereng gadah griyo piyambak umpami wonten griyo mriki nggeh tanggungane keluargo mriki umpami wonten mriko nggeh tanggungane keluargo mriko.

Bapak ibu ingkang tuhu kinormatan !

saklajengipun kawulo ugi atas nami sohibul kajah nggeh namung saget ndongaakan dumateng rombongan konco temanten bilih mangke acara sampun paripurno saget kondor tumuju dalemipun piyambak-piyambak mboten wonten alangan setunggal punopo.amiin.

sajake wekdal nggeh sampun dalu cukup meniko ingkang kawulo aturaken,katah ature mesti katah lupute saking kawulo pribadi ngaturan seh samudro pangaksami.

kawulo akhiri,Wabillahi taufiq walhidayah wassalamu alaikum wr wb

PIDATO TENTANG Upaya Mencegah Terjadinya Banjir

Bismillahirahmanirrahim.

Yang saya hormati, Bapak-bapak dan Ibu-ibu guru.

Yang saya sayangi teman-teman sekalian.

Hadirin dan hadirat yang berbahagia.

Assalamualaikum ww.

Salam sejahtera untuk kita semua.

Alhamdullillahirabbilalamin, wassalatu wassalamu ala asrafil ambiyai walmursalin waala alihiwasahbihi ajmain. Pertama-tama dan terutama sekali puji syukur senantiasa kita aturkan ke Hadirot Allah Swt yang telah melimpahkan rahmat dan kurnianya kepada kita sekalian. Dan salawat beriring salam tidak lupa-lupanya pula kita kirimkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad saw, yang telah membawa umat manusia dari zaman jahiliyah, zaman kebodohan , kepada zaman yang cerdik cendikiawan yang penuh dengan ilmu pengetahuan , sebagaimana yang kita saksikan sekarang ini.

Pada kesempatan ini, izinkanlah saya menyampaikan sebuah pidato yang saya beri judul,Upaya Mencegah Terjadinya Banjir.

Teman-teman sekalian berbicara tentang banjir maka yang sering terbayang oleh sebagian banyak orang adalah: datangnya genangan air dengan debet yang amat besar, ia melanda perumahan penduduk, ia melanda komplek perkantoran, ia melanda pedesan, perkotaan dan sebagainya. Bahkan beberapa waktu belakangan ini ia memporak-porandakan Jakarta ibu kota negara Republik Indonesia. Setiap kali banjir datang selalu mendatangkan kerugian, lahan-lahan pertanian rusak gara-gara banjir, hewan ternak penduduk musnah, harta benda masyarakat hanyut, rumah tempat berteduh juga banyak yang rusak, yang paling menyedihkan sampai memakan korban yang menyebabkan kematian diantara masyarakat itu sendiri.Teman-teman itulah yang terbayang oleh sebagian besar orang.

Saudara-saudara sekalian, sangat sedikit diantara kita yang berpikir, kenapa dan apa yang menyebabkan terjadinya banjir, sebagian orang berpendapat banjir adalah fenomena alam , ia datang dan pergi berdasarkan hukum alam semata, Banjir datang ketika musim penghujan, kebakaran banyak terjadi ketika kamarau panjang. Memang hal tersebut tidak salah, tetapi tidak dapat pula dipungkiri bahwa, aktifitas manusia di muka bumi ini memberi andil terhadap terjadinya banjir. Saya berani mengatakan demikian sesuai dengan firman Tuhan dalam Alquran yang artinya lebih kurang : Allah tidak akan mendatangkan bencana di muka bumi ini, melainkan akibat ulah tangan manusia itu sendiri. Jadi jelaslah bahwa banjir datang bukan karena fenomena alam semata. Manusia telah banyak merusak ekosistem alam, Pohon-pohon di hutan yang berfungsi menyerap air mereka tebangi seenaknya tanpa memperhitungkan kelestariannya. Sehingga ketika hujan datang  semua air akan mengalir seluruhnya secara serentak mencari tempat yang rendah sehingga terjadilah banjir. Begitu juga mereka-mereka yang tidak peduli tentang sampah, mereka-mereka yang membuang sampah disembarang tempat, seperti ke sungai dan parit-parit yeng menyebabkan aliran air tersumbat yang mengakibatkan juga dantangnya banjir

Saudara-saudara semuanya, kalau kita tidak ingin terjadinya banjir, maka saya mengajak kita semua mari kita cegah datangnya banjir tersebut. Dengan telah mengertinya kita apa yang menyebabkan terjadinya banjir, kita dapat menghindari hal-hal tersebut agar banjir tidak datng, agar banjir tidak merusak sendi-sendi kehidupan kita, sekurang-kurangnya kita dapat mengurangi banjir, dan mengurangi resiko dari banjir tersebut.

Adapun yang dapat kita lakukan untuk mencegah banjir adalah sebagai berikut:

–     Hutan-hutan yang telah terlanjur rusak mari kita tanami kembali dengan cara reboisasi.

–          Bagi hutan-hutan kita yang masih ada mari kita jaga kelestariaannya

–          Jangan menbuang sampah sebarangan terutama ke sungai dan parit-parit.

–          Adakan gotong royong secara rutin untuk membersihkan lingkungan dari sampah

–          Jangan kita membangun di daerah-daerah reasapan air dan sepanjang bantaran sungai.

            Saudara-saudara, hal-hal tersebut di ataslah yang mesti kita lakukan bersama untuk dapat mencegah terjadinya banjir. Agar kita bisa belajar dari pengalaman kita  orang yang berhasil adalah orang yang mau belajar dari pengalamannya. Jangan seketika banjir datang kita ingat apa yang harus kita lakukan untuk mencegah banjir tersebut, seiring dengan surutnya banjir ingatan kita akan cara-cara untuk mencegah banjir juga surut bahkan hilang sama sekali. Sekali lagi sebelum mengakiri pidato ini saya mengajak kita semua untuk mau melakukan hal-hal di atas.

            Demikianlah yang dapat saya sampaikan, salah dan janggalnya mohon dimaafkan.

            Wassalamualaikum Wr. Wb.

Leave a Reply