Pidato Pendidikan Formal : Pertama-tama Marilah Kita

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada tuhan yang maha esa yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya kepada kita semua sehingga kita dapat berkumpul ditempat ini, saya ucapkan banyak terimakasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk menyampaikan sebuah pidato yang berjudul "Pendidikan Formal
di Indonesia "

Teman-teman…
Sistem pendidikan di negara kita dibagi menjadi dua bagian utama, yaitu formal dan
non-formal. Sebuah pendidikan formal dibagi menjadi tiga tingkatan:

primer, sekunder dan tersier pendidikan. Sementara pendidikan non formal dilakukan bagi pelajar yang mendapatkan
kesulitan untuk memenuhi persyaratan dalam pendidikan formal.

Contoh non formal:
pendidikan adalah PLS (Pendidikan Luar Sekolah). tujuan pendidikan formal dan non-formal adalah untuk mewujudkan proses pendidikan di negara kita.

Seperti yang saya dinyatakan sebelumnya, pendidikan formal melibatkan tiga tingkatan:pendidikan primer, pendidikan sekunder dan pendidikan tersier. Sebelum masuk sekolah dasar atau SD, anak-anak biasanya telah mengikuti TK, atau dikenal sebagai Taman Kanak-Kanak. Tapi ini merupakan
pendidikan yang tidak wajib bagi warga negara Indonesia, sebagai tujuannya hanya untuk mempersiapkan mereka yang ingin masuk sekolah dasar.
Anak-anak usia 7-12 mengikuti pendidikan dasar di Sekolah Dasar (SD).
Tingkat pendidikan adalah wajib untuk semua warga negara Indonesia. Mirip dengan pendidikan
sistem di AS dan Australia, siswa harus belajar selama enam tahun untuk menyelesaikan tingkat ini.
Beberapa sekolah menawarkan program pembelajaran dipercepat, dimana siswa yang berprestasi dapat menyelesaikan sekolah dasar dalam lima tahun.
Tingkatan berikutnya adalah Sekolah menengah. Setelah lulus dari sekolah dasar, siswa melanjutkan Sekolah Menengah atau SMP (Sekolah MenengahPertama) selama tiga tahun.Dari usia 13-15. Setelah tiga tahun bersekolah dan lulus, siswa dapat melanjutkan ke SMA. Di Indonesia, sekolah ini pada dasarnya dibagi menjadi dua macam:
SMA (Sekolah Menengah Atas) dan SMK (Sekolah Menengah Kejuruan). SMA berbeda dengan SMK dalam bidang studi mereka. Para siswa di SMA siap untuk maju ke pendidikan tersier atau universitas, sementara siswa SMK sebagai sekolah kejuruan adalah siap siap untuk bekerja setelah menyelesaikan sekolah mereka tanpa pergi ke universitas / perguruan tinggi.
Tingkat terakhir pendidikan di negara kita adalah pendidikan tersier. Siswa yang telah lulus dari SMA dapat meneruskan ke universitas atau akademi. Mereka dapat memilih segala jenis universitas atau akademi berdasarkan kepentingan mereka atau lingkup pengetahuan,
Misalnya jurusan Bahasa Inggris, Matematika, atau universitas pelatihan guru.

Demikainlah pidato dari saya. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, jika terdapat kesalahan di saat saya menyampaikan pidato tersebut. Semoga ada hikmah yang bisa kita ambil dari pidato yang saya sampaikan tersebut.
Atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih, akhirul kata,

Wassalamualaikum wr wb.

Leave a Reply