PIDATO TENTANG ROKOK

PIDATO TENTANG ROKOK

Assalamualaikum wr. Wb

Kepada Ibu Mata Pelajaran yang saya hormati,
dan teman-teman yang saya hargai dan saya banggakan.

Tak lupa saya ucapkan terima kasih Kepada Ibu Mata pelajaran dan teman-teman sekalian yang telah memberikan saya kesempatan untuk berbicara pada kesempatan kali ini.
Pertama-tama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat, hidayah serta inayah-Nya sehingga kita masih dapat bermuwajahah dalam kegiatan ini.

Teman-teman sekalian

Pada kesempatan pagi hari ini,saya ingin memberikan sedikit penjelasan tentang ROKOK. Bukan menjadi rahasia umum lagi dan dan tidak harus dipungkiri lagi kalau sikalangan para perokok sebetulnya sudah mengetahui ataupun merasakan dampaknya dari bahaya merokok tersebut, namun mereka seolah menutup mata dengan bermacam alasan. Padahal, asap rokok secara ilmiah sudah terbukti menyebabkan berbagai jenis penyakit. Oleh Karena itu berbagai negara termasuk negara berkembang memperketat peraturan tentang rokok untuk melindungi kesehatan rakyatnya, namun Indonesia justru menjadi surga bagi industri rokok.

Meskipun banyak peraturan daerah yang dikeluarkan, misalnya "Dilarangan Merokok Ditempat Umum", tapi tidak sedikit pula para perokok tidak mentaati peraturan yang telah berlaku tersebut. Oleh karena itu, kita sebagai warga negara yang baik dan juga peduli akan kesehatan, marilah kita wujudkan hidup sehat tanpa asap rokok. Bagi para remaja, banyak yang beranggapan bahwa jika seorang remaja putra tidak merokok maka tidak gentle, sehingga dari hal tersebut membuka banyak kemungkinan seorang remaja putra untuk merokok. Nikotin adalah Zat yang paling sering dibicarakan dan diteliti orang, meracuni saraf tubuh, meningkatkan tekanan darah, menimbulkan penyempitan pembuluh darah tepi, dan menyebabkan ketagihan dan ketergantungan pada pemakainya. Kadar nikotin 4-6 mg yang diisap oleh orang dewasa setiap hari sudah bisa membuat seseorang ketagihan. Di Amerika Serikat, rokok putih yang beredar di pasaran memiliki kadar 8-10 mg nikotin per batang, sementara di Indonesia berkadar nikotin 17 mg per batang.

Teman-teman sekalian yang saya hormativ

Setiap batang rokok yang dinyalakan akan mengeluarkan lebih dari 4000 bahan kimia beracun yang membahayakan dan bisa menyebabkan kematian. Komponen gas asap rokok adalah karbon monoksida, amoniak, asam hidrosianat, nitrogen oksida, dan formaldehid. Partikelnya berupa tar, indol, nikotin, karbarzol, dan kresol. Zat-zat ini beracun, mengiritasi, dan menimbulkan kanker (karsinogen).
Melihat bahaya-bahaya yang dapat ditimbulkan rokok, maka kita perlu membuat tiga hal utama :
Komunikasi dan informasi tentang bahaya merokok, baik bagi si perokok langsung maupun perokok pasif.
Menyediakan tempat-tempat khusus bagi orang yang merokok agar yang bukan perokok tidak terkena dampak negatifnya.
Jangan merasa segan untuk menegur perokok, jika anda merasa terganggu.
Beberapa alasan untuk berhenti merokok,diantaranya yaitu:
1. Menyebabkan Impotensi
2. Wajah keriput
3. Gigi berbercak dan nafas bau
4. Tulang rapuh
5. Depresi
6. Panutan yang buruk bagi anak
7. Kebakaran

Berikut strategi berhenti merokok, yaitu:
a) Rencanakan waktu berhenti
b) Konseling
c) Olahraga

Dari sedikit pembahasan yang saya sampaikan, merokok belum memiliki sisi positif selain keuntungan yang diperoleh para pedagang rokok. Oleh karena itu, sebelum kita mengenal rokok, lebih baik tidak usah mengenal sekalian karena rokok juga mengakibatkan kecanduan dan berbagai masalah mulai dari masalah kesehatan, lingkungan,dll. Mari kita budayakan hidup sehat tanpa rokok mulai dari diri sendiri dan mulai dari sekarang.

Teman-teman yang saya hargai dan hormati ..
Demikian sedikit penjelasan tentang rokok yang dapat saya sampaikan, apabila dalam penyampaian saya terdapat kesalahan,kekurangan maupun kata-kata yang kurang berkenan dihati bapak ibu sekalian, saya mohon maaf. Dan atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.
Billahi fii sabililhaq, wassalamualaikum wr. Wb

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Pertama marilah kita panjatkan Puji syukur kehadirat Allah SWT., karena atas rahmat dan karunia-Nya kita bisa berkumpul pada acara ini. Pada hari ini saya akan membicarakan tentang Bahaya Rokok.

Pada pagi ini saya ingin menyampaikan kepada teman teman dan semua orang bahaya Rokok Bagi kesehatan. Menghirup asap rokok, entah sengaja atau tidak, berarti juga mengisap lebih dari 4.000 macam racun! Karena itulah, merokok sama dengan memasukkan racun-racun tadi ke dalam rongga mulut dan tentunya paru-paru. Merokok mengganggu kesehatan, kenyataan ini tidak dapat kita mungkiri. Banyak penyakit telah terbukti menjadi akibat buruk merokok, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kebiasaan merokok bukan saja merugikan si perokok, tetapi juga bagi orang di sekitarnya. Saat ini jumlah perokok, terutama perokok remaja terus bertambah, khususnya di negara-negara berkembang. Keadaan ini merupakan tantangan berat bagi upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Bahkan organisasi kesehatan sedunia (WHO) telah memberikan peringatan bahwa dalam dekade 2020-2030 tembakau akan membunuh 10 juta orang per tahun, 70% di antaranya terjadi di negara-negara berkembang. Banyak penelitian membuktikan bahwa kebiasaan merokok meningkatkan risiko timbulnya berbagai penyakit. Seperti penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah, kanker paru-paru, kanker rongga mulut, kanker laring, kanker osefagus, bronkhitis, tekanan darah tinggi, impotensi, serta gangguan kehamilan dan cacat pada janin. Penelitian terbaru juga menunjukkan adanya bahaya dari secondhand-smoke, yaitu asap rokok yang terhirup oleh orang-orang bukan perokok karena berada di sekitar perokok, atau biasa distebut juga dengan perokok pasif.

Komponen gas asap rokok adalah karbon monoksida, amoniak, asam hidrosianat, nitrogen oksida, dan formaldehid. Partikelnya berupa tar, indol, nikotin, karbarzol, dan kresol. Zat-zat ini beracun, mengiritasi, dan menimbulkan kanker (karsinogen). Disini saya akan menjelaskan beberapa zat zat beracun yang saya ketahui. Nikotin adalah Zat yang paling sering dibicarakan dan diteliti orang, meracuni saraf tubuh, meningkatkan tekanan darah, menimbulkan penyempitan pembuluh darah tepi, dan menyebabkan ketagihan dan ketergantungan pada pemakainya. Kadar nikotin 4-6 mg yang diisap oleh orang dewasa setiap hari sudah bisa membuat seseorang ketagihan. Di Amerika Serikat, rokok putih yang beredar di pasaran memiliki kadar 8-10 mg nikotin per batang, sementara di Indonesia berkadar nikotin 17 mg per batang. Timah hitam yang dihasilkan oleh sebatang rokok sebanyak 0,5 ug. Sebungkus rokok (isi 20 batang) yang habis diisap dalam satu hari akan menghasilkan 10 ug. Sementara ambang batas bahaya timah hitam yang masuk ke dalam tubuh adalah 20 ug per hari. Tar adalah kumpulan dari beribu-ribu bahan kimia dalam komponen padat asap rokok, dan bersifat karsinogen (dapat menyebabkan kanker). Pada saat rokok dihisap, tar masuk ke dalam rongga mulut sebagai uap padat. Setelah dingin, akan menjadi padat dan membentuk endapan berwarna cokelat pada permukaan gigi, saluran pernapasan, dan paru-paru. Pengendapan ini bervariasi antara 3-40 mg per batang rokok, sementara kadar tar dalam rokok berkisar 24 45 mg. Gas Karbonmonoksida memiliki kecenderungan yang kuat untuk berikatan dengan hemoglobin dalam sel-sel darah merah. Seharusnya, hemoglobin ini berikatan dengan oksigen yang sangat penting untuk pernapasan sel-sel tubuh, tapi karena gas CO lebih kuat daripada oksigen, maka gas CO ini merebut tempatnya di sisi hemoglobin. Jadilah, hemoglobin bergandengan dengan gas CO. Kadar gas CO dalam darah bukan perokok kurang dari 1 persen, sementara dalam darah perokok mencapai 4 15 persen. Berlipat-lipat!

Telah ditemukan 4.000 jenis bahan kimia dalam rokok, dengan 40 jenis di antaranya bersifat karsinogenik (dapat menyebabkan kanker), di mana bahan racun ini lebih banyak didapatkan pada asap samping, misalnya karbon monoksida (CO) 5 kali lipat lebih banyak ditemukan pada asap samping daripada asap utama, benzopiren 3 kali, dan amoniak 50 kali. Nikotin, CO, dan bahan-bahan lain dalam asap rokok terbukti merusak endotel (dinding dalam pembuluh darah), dan mempermudah timbulnya penggumpalan darah. Di samping itu, asap rokok mempengaruhi profil lemak. Dibandingkan dengan bukan perokok, kadar kolesterol total, kolesterol LDL, dan trigliserida darah perokok lebih tinggi, sedangkan kolesterol HDL lebih rendah. Dampak lain yang terjadi pada seorang perokok adalah Impotensi, wajah keriput, gigi bebercak dan nafas bau, tulang rapuh, depresi, dan sirkulasi darah yang buruk.

Berdasarkan uraian tersebut saya mengajak kepada teman teman untuk tidak merokok. Sehingga teman teman bisa hidup sehat. Saya mengucapkan terima kasih atas perhatian teman teman.

Wassalamualaikum wr. wb

Leave a Reply