Analisis Fase Pidato Sby

WACANA KEPEMIMPINAN: ANALISIS FASE DAN MODALITAS
TEKS PIDATO PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO
BERDASARKAN PERSPEKTIF LINGUISTIK SISTEMIK
FUNGSIONAL

Oleh
HALIMATUSSAKDIAH
087009010/LNG






SEKOLAH PASCASARJANA
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2010

Universitas Sumatera Utara

WACANA KEPEMIMPINAN: ANALISIS FASE DAN MODALITAS
TEKS PIDATO PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO
BERDASARKAN PERSPEKTIF LINGUISTIK SISTEMIK
FUNGSIONAL


TESIS
Diajukan sebagai Salah Satu Syarat
Untuk Memperoleh Gelar Magister Humaniora
dalam Program Studi Linguistik
pada Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara


Oleh

HALIMATUSSAKDIAH
087009010/LNG



SEKOLAH PASCASARJANA
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2010

Universitas Sumatera Utara

Judul Tesis : WACANA KEPEMIMPINAN: ANALISIS FASE
DAN MODALITAS TEKS PIDATO PRESIDEN
SUSILO BAMBANG YUDHOYONO
BERDASARKAN PERSPEKTIF LINGUISTIK
FUNGSIONAL SISTEMIK

Nama Mahasiswa
: Halimatussakdiah
Nomor Pokok
: 087009010
Program Studi
: Linguistik




Menyetujui

Komisi Pembimbing,







( Prof. T. Silvana Sinar, M.A, Ph.D )

( Dr. Syahron Lubis, M.A)
Ketua
Anggota


Ketua Program Studi


Direktur

(Prof. T. Silvana Sinar, M.A, Ph.D)
(Prof.Dr.Ir.T. Chairun Nisa B, M.Sc)


Tanggal lulus : 27 Maret 2010

Universitas Sumatera Utara

Telah diuji pada:
Tanggal : 27 Maret 2010




















PANITIA PENGUJI TESIS

Ketua
: 1. Prof. T. Silvana Sinar, M.A, Ph.D


Anggota
: 2. Dr. Syahron Lubis, M.A.


3. Prof. Amrin Saragih, M.A, Ph.D


4. Dr. Thyrhaya Zein, M.A

Universitas Sumatera Utara

ABSTRAK
WACANA KEPEMIMPINAN: ANALISIS FASE DAN MODALITAS
TEKS PIDATO PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUHOYONO
BERDASARKAN PERSPEKTIF LINGUISTIK SISTEMIK FUNGSIONAL
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan fase dan modalitas pada teks pidato
Presiden Susilo Bambang Yuhoyono berdasarkan teori Linguistik Fungsional
Sistemik (LSF). Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif
kualitatif. Data penelitian adalah bahasa yang digunakan SBY pada Teks Pidato
Kenegaraan pada HUT ke-64 RI yang disampaikan oleh Presiden SBY pada saat
menjelang ulang tahun negara Republik Indonesia. Dengan demikian korpus data
penelitian ini adalah Teks Pidato Kenegaraan yang disampaikan SBY pada HUT ke-
64 RI 2009.
Peneliti berperan sebagai instrumen utama dalam pengumpulan dan
penginterpretasian data dengan melakukan kegiatan pemaparan dan deskripsi
terhadap objek penelitian. Data dikumpulkan dengan teknik baca, simak dan catat.
Analisis data merupakan analisis isi baik dari sudut fase maupun modalitas secara
deskriptif. Analisis fase dilakukan menyangkut isi semiotik kontekstual, yang
meliputi tipe fase dan sub-fase. Selanjutnya dilakukan analisis modalitas yang
meliputi modalisasi dan modulasi.
Berdasarkan hasil analisis fase diperoleh hasil penelitian bahwa dalam teks
pidato Presiden SBY pada HUT ke-64 RI tahun 2009 ditemukan fase 162 (39,51 %)
dan sub-fase 373 (90,97%). Selanjutnya Berdasarkan hasil analisis modalitas, dalam
teks pidato Presiden SBY tahun 2009 ditemukan modalitas 282 (68,78 %).
Temuan penelitian telah menunjukkan bahwa wacana kepemimpinan SBY
diperkaya oleh fase 162 (39,51 %) dan subfase 373 (90,97%). serta modalitas 282
(68,78 %) yaitu modalisasi 172 (42,89%) dan modulasi 110 (27,43%). Fase sebagai
tata organisasi teks mendukung wacana kepemimipinan SBY. Dilihat dari struktur
fase, makna wacana adalah persoalan menata teks dalam tahap-tahap pencapaian
tujuan atau komunikasi sosial yang diharapkan. Struktur fase wacana kepemimpinan
yang muncul didominasi oleh pola fase ^Substansi^ dan subfase polaPernyataan
(PE), struktur yang lazim adalah ucapan-ucapan pernyataan tersebut mencerminkan
isi materi yang dibahas. Jika dikaitkan dengan ketentuan yang ada maka susunan fase
dan subfase dapat dinyatakan berhasil menyampaikan info komunikatif. Fungsi
retoris wacana kepemimpinan adalah bertujuan untuk mempengaruhi masyarakat
yang menjadi objek dari proses penyebaran wacana itu, dan menjadi alat untuk
kepentingan politik. Selanjutnya, sebagai tindakan antisipatif dan seni retoris yang
lazim digunakan dalam komunikasi, maka ketika SBY mengemukakan proposisinya
kepada rakyat, beliau menggunakan pertimbangan logis atas tingkat kemungkinan
terealisasinya segera pokok-pokok yang diungkapkan dalam teks pidato tersebut,
yakni dengan menggunakan modalitas tingkat kemungkinan menengah. Selain itu,
SBY cenderung tidak berani menggunakan modalitas probabilitas derajat tinggi
(pasti) dalam membuat janji-janjinya kepada rakyat. Sebagai penutur atau pencipta

Universitas Sumatera Utara

teks, wacana kepemimpinan SBY menunjukkan posisi yang tidak lebih tinggi dari
pendengarnya. Terlihat adanya kekuatiran dan keraguan.

Kata kunci: Wacana Kepemimpinan, Fase, Modalitas, dan LFS



















Universitas Sumatera Utara

ABSTRACT
DISCOURSE OF LEADERSHIP: THE PHASE ANALYSIS AND MODALITY
TEXT OF THE PRESIDENT SUSILO BAMBANG YUDHOYONOS SPEECH
BASED ON THE PERSPECTIVES OF LINGUISTICS SYSTEMIC
FUNCTIONAL
This research is intended to describe the phase and modality in The President
Susilo Bambang Yudhoyonos Speech based on The Perspectives of Linguistics
Systemic-Functional (LSF). The method used in this research is descriptive
qualitative method. The data of this research is none the less is the language used by
SBY during the 64th celebration of Republic of Indonesias Independence Day on his
National Speech Text. Thus the corpus of the analysis data is the SBYs National
Speech Text on the 64th celebration of Republic of Indonesias Independence Day.

The reseachers role in this research is beaing the main instrument in
collecting and interpreting data by elaborating and describing the object of the
research. The data are gathered using techniques such as reading, observing, and
notation. The data analysis is the content analysis from the point of view of
descriptive phase and modality. The phase analysis is regarding the content of
contextual semantics, which comprise of the types of phases and sub-phases.
Moreover the modality analysis covers modalitation and modulation.

Based on the result of phase analysis, the researcher found that in the 2009
SBYs National Speech Text on the 64th celebration of Republic of Indonesias
Independence Day contained 162 phases (39,51 %) and 373 sub-phases (90,97%).
Moreover based on modality analysis, in the SBYs National Speech Text on the 64th
celebration of Republic of Indonesias Independence Day is 282 modalities (68,78
%).

The research findings show that SBYs Discourse of Leadership is enriched by
162 phases (39,51 %) and 373 sub-phases (90,97%). Also 282 modalities (68,78 %),
which are 172 modalitation (42,89%) and 110 modulation (27,43%). Phase as the
texts organization order supports the SBYs Discourse of Leadership. Viewed from
the phase structure, the point of the discourse is a matter of organizing text in order
to achieve the expected purpose performance and social communication. The
emerging phase structure of the Discourse of Leadership is dominated by
^subtantion^ phase pattern and sub-phases statement pattern (SP), the common
structures are the utterances and statements used to interpret the content of the
speech. If we relate them to the concerned rules, thus the organization of phases and
sub-phases can be stated as successful in accomplishing the communicative
information. The rhetoric function of the discourse of leadership is intended to
influence the society as the object of the discource, also as means of political
interests. Moreover, as anticipative action and the art of using common rhetoric used
in communication, thus SBY elaborates his propotitions to his people, he uses logical
considerations in order to immediate realizing of the points of the speech text, which
is using a middle stage probability modality. In addition, SBY tend to not using the

Universitas Sumatera Utara

high probability modality (definitive) in making promises to his people. As a speaker,
the SBYs discourse of leadership shows that his position is not higher than his
audience. In other words, we could sense an amount of doubts and worries in his
statements.


Keyword: Discourse of Leadership, Phase, Modality, and LSF


















Universitas Sumatera Utara

KATA PENGANTAR

Alhamdullilah, Puji dan syukur kehadirat ALLAH SWT, atas segala anugerah
dan rahmad-NYA sehingga penulis dapat menyelesaikan tesis ini sesuai rencana.
Adapun judul Tesis ini yaitu Wacana Kepemimpinan: Analisis Fase dan Modalitas
Teks Pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Berdasarkan Perspektif
Linguistik Sistemik Fungsional.
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan fase dan modalitas pada teks pidato
Presiden Susilo Bambang Yuhoyono berdasarkan teori Linguistik Fungsional
Sistemik (LSF). Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif
kualitatif. Data penelitian adalah bahasa yang digunakan SBY pada Teks Pidato
Kenegaraan pada HUT ke-64 RI 2009 yang disampaikan oleh Presiden SBY pada
saat menjelang ulang tahun negara Republik Indonesia.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memperluas aplikasi kajian LFS
terhadap teks atau wacana dan memberikan sumbangan pemikiran analisis fase dan
modalitas terhadap teks pidato Presiden RI.
Penyelesaian penulisan Tesis ini berkat bantuan dari berbagai pihak. Oleh
sebab itu, pada kesempatan yang baik ini, penulis menyampaikan ucapan terima kasih
yang sedalam-dalamnya kepada berbagai pihak sebagai berikut.
1. Prof. Dr. dr. Syahril Pasaribu, DTM & H,M.Sc,(CTM), Sp.A(K)., selaku
Rektor Universitas Sumatera Utara, atas kesempatan dan fasilitas selama
mengikuti dan menyelesaikan pendidikan program Magister.

Universitas Sumatera Utara

2. Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas sumatera Utara Prof. Dr. Ir.
Chairun Nisa B, M.Sc, yang berkenan memberi kesempatan untuk
menggunakan fasilitas selama mengikuti dan menyelesaikan pendidikan
program Magister.
3. Prof. Tengku Silvana Sinar, M.A., Ph.D, selaku Ketua Program studi
Linguistik dan pembimbing penulis, yang dengan sabar membimbing,
mengkritik, memberi masukan dan arahan dalam menganalisis, menyusun dan
menyelesaikan tesis ini.
4. Dr. Syahron Lubis, M.A., selaku pembimbing penulis, yang selalu bijaksana
memberikan wawasan ilmiah dan masukan berharga dalam menyempurnakan
penyelesaian Tesis ini.
5. Kepada para penguji Tesis, Prof. Amrin Saragih, M.A, Ph.D dan Dr.
Thyrhaya Zein, M.A., yang tiada lelah dalam mengoreksi, merevisi,
mengevaluasi, dan memberi solusi demi kesempurnaan Tesis ini.
6. Kepada para Dosen Program Studi Magister Linguistik Sekolah Pascasarjana
USU, Bapak H. Rustam Effendi, M.A., Ph.D., Prof. Bahren Umar Siregar,
Ph.D., Prof. Dr. Chairil Ansari, Dr. Eddy Setia, M.Ed., TESP., Prof. Robert
Sibarani, M.S., Prof. Mbete., atas segala ilmu yang telah diberikan selama
masa perkuliahan.
7. Kepada para pegawai administrasi Sekolah Pascasarjana USU, Program Studi
Linguistik Magister USU dan para pegawai perputakaan USU yang telah
banayak membantu.

Universitas Sumatera Utara

8. Drs. P. Manurung, M.Pd., yang selalu memberikan semangat dan memberikan
dukungan dengan sabar dan bijaksana serta memotivasi penulis untuk segera
menyelesaikan Tesis ini. Semoga bapak dan keluarga selalu sehat dan
senantiasa dalam perlindungan Yang Maha Kuasa.
9. Kepada teman-teman se-angkatan 2008, yang tak hanya menjadi sahabat tapi
juga sebagai keluarga (A. Zebar, Ita Khairani, Eva Tuti Harja Siregar,
Nurismilida, Helmita, Erliana Siregar, Ade Kurniawan, Yusradi Usman, dan
semua teman yang tak tersebut) yang selalu memotivasi dalam menyelesaikan
Tesis ini. Semoga mahasiswa Magister Linguistik angkatan 2008 selalu
meraih kesuksesan, amin.

Selanjutnya pada kesempatan ini, tak lupa pula penulis menyampaikan terima
kasih khusus dan penghargaan yang tinggi kepada kepada kedua orang tua penulis,
Ayahanda Mansyur Nasution dan Ibunda Suriatik yang tercinta yang senantiasa
berdoa, memberi perhatian, dan memberi semangat, serta memberi dukungan dengan
sabar dan ikhlas. Semoga Allah menjaga dan melindungi keduanya agar selalu sehat
dan senantiasa bahagia dunia-akhirat.
Ungkapan terima kasih yang teristimewa penulis haturkan kepada suami
tersayang Wizman, S.Pd., yang telah merelakan untuk selalu menemani penulis
dalam setiap aktivitas dan kegiatan penyelesaian Tesis ini.
Ucapan terima kasih kepada saudara-saudara saya, Mustafa Akhyar
Nasution/Mesriana, Nurhayati Nasution/Agus Suhada, Fahrul Rozi Nasution, Herlina

Universitas Sumatera Utara

Nasution yang senantiasa memberikan perhatian dan bantuan, baik moril maupun
material. Keponakan yang lucu: Akhmad Reza Nasution dan Ali Topan, yang selalu
memberi tawa dan senyum, semoga keduanya menjadi anak yang sholeh. Ucapan
terima kasih kepada teman-teman yang baik, Windi, Sutoyo, Maya, Euis Qomariah,
Eci, Rosi, dan Yuni. Semoga Allah menyayangi kita semua.
Ucapan terima kasih juga penulis sampaikan kepada semua pihak yang tidak
dapat disebut satu persatu, yang telah banyak membantu penulis baik moril, materil,
dan dukungan doa selama penulis mengikuti pendidikan sampai selesai. Mohon maaf
lahir dan batin apabila mungkin terdapat kekhilafan dan kesalahan yang terjadi
selama mengikuti pendidikan sampai penyelesaian tesis ini.
Penulis menyadari Tesis penelitian ini belum sempurna, sehingga penulis
mengharapkan saran-saran dan masukan yang dapat menyempurnakan tulisan ilmiah
ini dan menambah wawasan penulis. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua.

Medan, Mei 2010

Halimatussakdiah


Universitas Sumatera Utara

RIWAYAT HIDUP
1. Data Pribadi
Nama Lengkap
: Halimatussakdiah
Jenis Kelamin
: Perempuan
Tempat/Tgl. Lahir
: Delitua, 22 Nopember 1982
Agama
:

Islam
Status
:

Menikah
Email
:

halimatussakdiahnasution@yahoo.co.id
Telp.

: (061) 76340957
HP

: 08126444652
Alamat

: Delitua Gang Mesjid No. 40 A Kecamatan Delitua

Kabupaten Deli Serdang Kode Pos 20355

2. Riwayat Pendidikan
SD

: SD Negeri No. 101800 Delitua
SMP

: MTS Swasta Yayasan Pendidikan Islam
SMA

: SMA Swasta Yayasan Pendidikan Islam
S1

:UNIMED – Jurusan Pend. Bahasa dan Sastra Indonesia

3. Pengalaman kerja
1. Staf Pengajar SD Negeri 101800 Delitua Kabupaten Deli Serdang tahun
2005-sekarang.
2. Staf Pengajar SD /SMP AR-Rahman Full Day School Medan tahun 2006-
sekarang.

4. Penulisan Karya Ilmiah/Penelitian
1. Analisis Citra Estetika Islami Dalam Puisi Perawan Mencuri Tuhan
Karya Amien Wangsitalaja. Seminar Internasional Budaya Melayu
Serumpun Kerjasama Program Studi Linguistik SPs-USU dengan
Akademi Pengajian Melayu Universiti Malaya (2009).
2. The Importance of The Supervision towards Teachers certificational
Policy in Achieving The Progress of Educational Quality. The 1st
Internasional Symposium on Education, Auditorium USU Medan (2009).
3. Wacana Kepemimpinan: Analisis Fase Teks Pidato Presiden Susilo
Bambang Yudhoyono Berdasarkan Perspektif Linguistik fungsional.
Seminar Lokal Mahasiswa Program Studi Linguistik Sekolah Pascasarjana
USU, Berastagi (2010).
4. Wacana Kepemimpinan: Analisis Modalitas Teks Pidato Presiden Susilo
Bambang Yudhoyono Berdasarkan Perspektif Linguistik fungsional.
Seminar Lokal Mahasiswa Program Studi Linguistik Sekolah Pascasarjana
USU, Medan (2010).

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR ISI
Halaman
ABSTRAK ………………………………………………………………………………………
v
ABSTRACT ……………………………………………………………………………………
vi
KATA PENGANTAR ……… ………………………………………………………………
vii
RIWAYAT HIDUP………………………………………………………………………….
xi
DAFTAR ISI ……………………………………………………………………………………
xii
DAFTAR TABEL …………………………………………………………………………..
xv
DAFTAR GAMBAR ………………………………………………………………………..
xvii
DAFTAR LAMPIRAN …………………………………………………………………….
xviii

BAB I PENDAHULUAN ……………………………………………………………….

1
1.1 Latar Belakang …………………………………………………………………..
1
1.2 Rumusan Masalah ………………………………………………………………
7
1.3 Tujuan Penelitian………………………………………………………………..
7
1.4 Manfaat Penelitian ……………………………………………………………..
8
1.5 Klarifikasi Istilah ……………………………………………………………….
9

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA TEORI ……..

12
2.1 Pendahuluan ………..
12
2.2 Kerangka Teori…………………………………………………………………
12
2.2.1 Linguistik Sistemik Fungsional……………………………
12
2.2.2 Analisis Wacana…………………………………………………
14
2.2.3 Wacana sebagai media komunikasi………………………
16
2.2.4 Teks dan Konteks dalam Pemakaian Bahasa …………
18
2.2.5 Wacana Kepemimpinan ……………………………………
22

Universitas Sumatera Utara

2.2.6 Analisis Fase……………………………………………………..
26
2.2.6.1 Konsep Teori ………………………………………………..
26
2.2.6.2 Fase atau Fungsi Makro ………………………………..
29

2.2.6.3 Sub-fase atau Fungsi Mikro …………………………..
30

2.2.7 Metafungsi Bahasa ………………………………………………
38
2.2.8 Modalitas ……………………………………………………………. 40

2.2.8.1 Konsep teori ……………………………………………… . 40
2.2.8.2 Jenis Modalitas (Types of Modality)…………………. 41

2.3 Penelitian Terdahulu…………………………………………………………. 46
2.4 Konstruk Analisis Penelitian …. …………………………………………. 56

BAB III METODE PENELITIAN ………………………………………………….
57
3.1 Pendahuluan ………………………………………………………………………
57
3.2 Jenis Penelitian ………………………………………………………………….
57
3.3 Data dan Sumber Data ………………………………………………………..
59
3.4 Pengumpulan Data …………………………………………………………….
60
3.5 Metode dan Teknik Analisis Data ………………………………………..
60

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN……………… ……..
62
4.1 Pendahuluan ………………………………………………………………………
62
4.2 Temuan Penelitian Fase dan Subfase……………………………………
63
4.3 Temuan Penelitian Modalitas……………………………………………….
72
4.4 Pembahasan……………………………………………………………………….
82

Universitas Sumatera Utara

BAB IV V SIMPULAN DAN SARAN ……………………………………………..
94
5.1 Simpulan … ………………………………………………………………………
94
5.2 Saran………………………………………………………………………………..
96

DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………………………………… 98
















Universitas Sumatera Utara

DAFTAR TABEL

No.
Judul
Halaman
1
Jenis Fase WKT ……………………………………………………

29
2
Jenis sub-fase WKT ………………………………………………

31
3
Tipe Fase ……………………………………………………………..

37
4 Tipe
Sub-fase
……………………………………………………….
38
5 Modalitas-modalization dan modulation……………………
42
6
Nilai Modalitas …………………………………………………….

42
7
Jenis
dan
Nilai
Modalitas
43
8
Jenis modalitas dalam dua bahasa: bahasa Inggris
dan bahasa Indonesia …………………………………………………………… 45
9
Pola fase wacana kepemimpinan teks pidato SBY …………………….. 64
10
Contoh Realisasi Klausa Tipe Fase Teks Pidato Presiden SBY…… 65
11
Contoh Realisasi Klausa Sub-Fase Teks Pidato Presiden SBY …… 68
12
Contoh Klausa Modalisasi-Probabilitas …………………………………… 75
13
Contoh Klausa Modalisasi-Keseringan …………………………………… 76
14
Contoh Klausa Modulasi-Keharusan ……………………………………… 77
15
Contoh Klausa Modulasi Kecendrungan …………………………………. 78
16 Realisasi Fase Teks Pidato Presiden SBY ……………………………..
88
17 Hasil Data Fase Teks Pidato Presiden SBY ………………………….. 89
18 Realisasi Subfase Teks Pidato Presiden SBY …………………………. 90

Universitas Sumatera Utara

19 Hasil Data Subfase Teks Pidato Presiden SBY ………………………. 91
20 Realisasi Modalitas Teks Pidato Presiden SBY …………………… 92
21 Hasil Data Modalitas Teks Pidato Presiden SBY ………………….. 93


















Universitas Sumatera Utara

DAFTAR GAMBAR

No.
Judul
Halaman
1

Hubungan Konteks dengan Bahasa ……………………………… 20

2

Jenis Modalitas …………………………………………………………. 44
3

Pengembangan Konstruk Analisis ……………………………….. 56

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR LAMPIRAN

No.
Judul
Halaman
1
Teks Pidato Presiden SBY HUT Ke-64 RI 2009 ……………………
104
2
Analisis Data Fase Teks Pidato Presiden SBY

HUT Ke-64 RI 2009 …………………………………………………………..
120
3
Analisis Data Sub-Fase dan Modalitas Teks
Pidato Presiden SBY ………………………………………………………….. 139









Universitas Sumatera Utara

Leave a Reply