Pidato For Pak DWI Fix

, . .

Alhamdulillah, Alhamdulillahilladzi anzala rasuulahu bilhudaa wadiinil haqqi, liyuzh hirahuu aladdiini kullihii, walau karihal musyrikuun. Ammaa badu.

: : .

Fakoolalloohu taaala fii kitaabihil kariim : Auudzu billaahi minasy syaithoonirrajiim : zoharol fasaada fil barri wal bahri, bimaa kasabat aidinnaas, liyudziikohum badholladzii amiluu, laallahum yarjuuun.

: , .

Wakoolan nabiyyu shollalloohu alaihi wa sallam : Man fariha, bidukhuuli ramadhaana, ghufira lahuu maa taqaddama min zambihii.

Kaum Muslimin Rahimakumullah

Dalam surat Al-baqarah ayat 186, Allah SWT. berfirman :

: : .

Yaa ayyuhalladziina aamanuu, kutiba alaikumush shiyaamu kamaa kutiba alalladziina ming koblikum, laallakum tattaquun.

Yang artinya : Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.

Ibadah puasa pada bulan ramadhan adalah merupakan salah satu ibadah yang diwajibkan bagi kita sebagai ummat muslim yang beriman kepada Allah SWT.

Bulan ramadhan, merupakan bulan yang mulia, bulan penuh berkah, bulan penuh pengampunan, dan bulan pembebasan dari siksa neraka. Dalam bulan ramadhan kita di berikan rahmat yang begitu berlimpah dan semua amal ibadah kita di ganjar pahala yang berlipat ganda. Setiap satu ibadah bernilai 10 kali lipat sampai 700 kali lipat pahalanya.

Sebagaimana diterangkan dalam hadits Rasulullah SAW. Yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah :

. : .

Kullu amalin ibnu aadam, yudhooaful hasanatu, asyru amtsaalihaa, ilaa sabi mi ati dhifin. Koolalloohu azza wajalla : illash shauma, fainnahu lii, wa ana ajzii bihi, yadau syahwatuhuu, wa thoaamahuu min ajlii.

Yang artinya: Setiap amalan anak Adam akan dilipatgandakan pahala satu kebaikan akan berlipat menjadi 10 kebaikan sampai 700 kali lipat. Allah dalam hadits Qudsi-Nya berfirman: Kecuali puasa, maka Aku yg akan membalas orang yg menjalankannya, karena dia telah meninggalkan keinginan-keinginan hawa nafsu dan makan karena Aku.

Oleh karena itu, marilah di bulan ramadhan ini, kita meningkatkan amal dan juga ibadah kita kepada Allah SWT, dan melaksanakannya dengan tulus ikhlas. Agar kita semua dapat menjadi hamba Allah yang insyaAllah mendapat gelar MUTTAQIIN, hamba-hamba yang ber-taqwa.

Kaum muslimin rahimakumullah

Marhaban Yaa Ramadhan, Selamat Datang Bulan Ramadhan, ucapan ini sering sekali kita ucapkan dan kita sampaikan saat menjelang bulan ramadhan tiba. Marhaban Yaa Ramadhan, kita ucapkan karena kita mengharapkan agar jiwa raga kita terasah dan bersiap untuk melaksanakan ibadah puasa. Bahkan Rasulullah mengajarkan kita sebuah doa yang selalu beliau panjatkan dari mulai bulan rajab, yang bunyinya :

.

Alloohumma baarik lannaa, fii rajabi wa syabaan, waballigh naa ramadhaan.

Yang artinya: Ya Allah, Berikanlah kami keberkahan-MU di bulan rajab dan Syaban ini, dan sampaikanlah usia kami sampai bulan ramadhan.

Bahkan dalam beberapa riwayat, rasulullah berpuasa penuh satu bulan pada bulan syaban, dan melanjutkan lagi berpuasa pada bulan ramadhan. Begitulah rasulullah menyiapkan diri menyambut bulan suci ramadhan ini, agar tubuh beliau cepat beradaptasi dengan puasa di bulan ramadhan. Tidak seperti yang sering kita lihat pada diri kita dan lingkungan kita, saat puasa hari pertama saja, tubuh kita sudah tidak kuat menahan lapar dan dahaga, karena belum terlatih untuk berpuasa. Jadi, di bulan ramadhan tubuh kita sudah siap untuk beribadah dengan lebih giat, karena sudah terlatih menahan lapar dan dahaga.

Kaum muslimin rahimakumullah

Oleh karena itu, mari kita sambut ramadhan kali ini dengan ketulusan hati dan keikhlasan dalam beribadah kepada Allah agar kita semua terbebas dari siksa api neraka.

Sebagaimana Rasulullah SAW dalam sebuah haditsnya bersabda:

, .

Man fariha, bidukhuuli ramadhaana, harramalloohu jasadahuu alan niiraan.

Yang artinya: Barang siapa yang senang dengan datangnya bulan ramadhan, maka diharamkan jasadnya masuk neraka.

Coba kita ilustrasikan seperti ini:

Jika seandainya, besok pagi bapak Presiden menelepon pada bapak kepala lingkungan dan memberitahu bahwa beliau akan datang berkungjung safari ramadhan seperti ini. Bisa dikatakan pasti semua masyarakat akan berbahagia. Mulai dari gubernur langsung berkoordinasi dengan bupati, bupati berkoordinasi dengan camat, camat berkoordinasi dengan lurah, lurah berkoordinasi dengan kepala lingkungan, kepala lingkungan kemudian memberitahukan semua masyarakat melalui RT dan RW bahwa bapak presiden akan datang.

Semua jalan yang akan dilalui oleh rombongan bapak presiden, kemudian dibersihkan dan dihias agar semuanya bersih dan rapi. Dengan tujuan hanya satu, yaitu agar sang presiden merasa nyaman melewati jalanan tersebut, padahal sang presiden hanya lewat sepintas saja. Semua masyarakatpun tumpah ruah di jalan-jalan yang dilewati sang presiden, berharap dapat bertemu dengan bapak presiden. Padahal paling bapak presiden yang ditunggu-tunggu hanya melambaikan tangannya saja, kalupun beliau menoleh kearah kita, kitapun tidak tahu apakah beliau benar-benar melihat kepada kita atau pada orang lain.

Akan tetapi dalam bulan ramadhan, bulan puasa yang Allah jadikan sebagai bulan yang mulia, Allah menyatakan bahwa ramadhan adalah bulan untuk ummat-KU. Allah tidak akan pernah berpaling dari ummat-NYA, yang beribadah dengan kesabaran dan hati yang tulus ikhlas, hanya mengharapkan ridho-NYA. Semoga kita semua termasuk hamba-NYA yang akan terbebas dari siksa neraka, amiin.

Kaum muslimin rahimakumullah

Pesan dari saya pribadi, marilah ibadah puasa di bulan ramadahan ini kita laksanakan sebaik-baiknya, kita hindarkan semua hal yang dapat membatalkan ibadah puasa kita, seperti makan dan minum yang disengaja. Ataupun hal-hal yang dapat mengurangi nilai ibadah puasa kita.

Sebagai seorang muslim yang beriman dan insyaAllah bertaqwa kepada Allah, seharusnya kita melaksanakan ibadah puasa ini dengan dasar iman kepada Allah dalam rangka mengharapkan ridho dari-NYA. Jangan sampai kita berbuat maksiat dan kerusakan seperti yang Allah jelaskan dalam firman-NYA, pada surat Ar-Ruum, ayat 41, yang berbunyi:

: : .

Auudzu billaahi minasy syaithoonirrajiim : zoharol fasaada fil barri wal bahri, bimaa kasabat aidinnaas, liyudziikohum badholladzii amiluu, laallahum yarjuuun.

Yang artinya: Telah nampak kerusakan di darat dan di lautan disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).

Agar jangan ibadah puasa yang kita jalankan sebulan penuh dibulan ramadhan ini menjadi sia-sia, hanya karena perbuatan kita sendiri. Mari kita jaga diri kita, kita jaga keluarga kita, kita jaga lingkungan kita, kita jaga juga fasilitas-fasilitas umum, seperti masjid, sekolah maupun jalan raya yang telah dibangun oleh pemerintah dari hal-hal yang tidak kita inginkan. Agar fasilitas-fasilitas tersebut berfungsi sebagaimana mestinya. Dan agar fasilitas-fasilitas yang ada tersebut dapat mendukung ibadah kita kepada Allah SWT. menjadi lebih baik.

Karena Rasulullah juga selalu mengajarkan kepada kita untuk berbuat amal jariyah, yang insyaAllah akan menjadi tabungan amal kita setelah kita berpamitan dari dunia fana ini dan menuju alam akhirat yang kekal. Amal jariyah tidak hanya sebatas membantu pembangunan masjid atau membangun mushalla saja, akan tetapi amal jariyah juga bisa kita lakukan dengan membersihkan dan memelihara jalan yang sering dilalui oleh orang lain, agar jalanan menjadi bersih dan nyaman untuk digunakan.

Akhirul kalam, saya akan menutup dengan sabda Rasulullah:

.

Man shooma romadhoona, iimaanan wahtisaaban, ghufira lahuu maa taqaddama min dzambihi.

Barang siapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala (ridho) dari Allah SWT. akan diampuni dosa-dosanya yg telah lalu.

Dan orang-orang yang akan mendapat berkah tanpa batas di bulan ramadhan, adalah orang yang Allah sebutkan dalam Al-Quran, surat Az-Zumar, ayat 10 yang berbunyi:

.

Innamaa yuwaffash Shoobiruuna, ajrahum bighoiri hisaab.

Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah (dalam ibadah puasanya), yang akan disempurnakan pahalanya tanpa batas.

.

Leave a Reply