Teks Pidato Coy : ….

….

Puji yang menjadi pembuka kata, kita sama-sama panjatkan kepada dzat yang maha kuasa. Puji yang begitu berarti, kita sama-sama panjatkan kepada dzat yang maha suci. Juga syukur kita panjatkan kepada dzat yang maha ghofur yang telah menjadikan bangsa ini subur dan mamur.

Selanjutnya sholawat beserta salam semoga tercurah limpah kepada sang pelopor islam, idola kita semua juga sebagai figure uswatun hasanah yakni habibana wa nabiyana Muhammad S.A.W., tidak lupa kepada seluruh keluarganya, para sahabatnya, juga mudah-mudahan kita semua sebagai umatnya. Aamiin !

Hadirin . Bapa.

Alhamdulillah kita masih diberikan nikmat yang begitu besarnya, kita masih diberi kesehatan berkumpul di tempat yang mudah-mudahan penuh barokah ini, dan dengan berkumpulnya kita di tempat ini, mudah-mudahan menjadi washilah untuk berkumpulnya kembali nanti di yaumil qiyaamah. Aamiin!

Hadirin yang saya hormati

Sekarang pahamilah baik-baik hal-hal yang akan saya kemukakan, saya ingin anda menyempatkan waktu untuk mengenal pengetahuan tentang zakat, infaq, dan shodaqoh. Rasulullah SAW bersabda:

celakalah orang musyrik yang mereka itu tidak menunaikan zakat.

Hadirin seislam

Maka akan celaka orang-orang yang tidak menunaikan zakat. Maka dari itu kita keluarkan zakat kita, dari sebagian harta kita, karena zakat itu adalah system distribusi sebagai penghalusan diri. Zakat memiliki peranan social yang menakjubkan, menyelamatkan kaum muslim dari bencana dan membebaskan dari dosa. Itu adalah manfaat dari zakat.

Sedangkan arti zakat itu sendiri adalah pemberian sesuatu yang wajib diberikan dari harta tertentu dan telah ditentukan jumlah dan ukurannya serta penerimaannya. Zakat merupakan salah satu rukun islam dan menjadi salah satu unsure pokok bagi tegaknya syariat islam. Oleh sebab itu, hukum zakat adalah wajib (Fardhu).

Hadirin seislam

Hadis tentang sedekah menurut guru apa?

Sedekah tidak terbatas pada harta saja. Sebenarnya sedekah itu tidak hanya memberikan materi kepada orang lain tetapi berbuat baik juga sedekah. Karena ada hadis yang menyebutkan bahwa setiap perbuatan baik adalah sedekah. Jadi sedekah bisa diartikan mengeluarkan harta di jalan Allah SWT, sebagai bukti kejujuran / kebenaran iman seseorang. Manfaat sedekahpun banyak diantaranya, sedekah merendahkan murka Allah dan mencegah sakitnya syakaratul maut. Maka dari itu bersedekahlah wahai anak adam, maka Allah akan membalasnya.

Hadirin seislam

Hadis tentang infak menurut pak cucu apa ?

Beda lagi dengan infaq, infaq adalah mengeluarkan sesuatu harta untuk sesuatu kepentingan yang baik maupun kepentingan yang buruk. Manfaat dari infaq yaitu mensucikan harta, membersihkan dosa, menolak balai/ sakit, mengalirkan kebahagiaan di hati orang-orang miskin, mendatangkan keberkahan harta dan keluasan dalam rejeki.

Jadi kesimpulannya :

.

Hadirin ikhwanul muminin rahimakumulloh

Pertama mari kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Alloh SWT karena dengan rahmat dan qudrat irodat-Nya, kita bisa berkumpul di tempat ini dengan keadaan sehat dan afiyat.

Dan shalawat salam hanya untuk baginda rosul Muhammad SAW kepada keluarganya, para shohabatnya dan tabiin tabiatnya serta kita semua sebagai umatnya.

Hadirin ikhwanul muminin rahimakumulloh

Pada kesempatan kali ini saya akan memulai pembicaraan dengan membaca al-quran surat Al-baqoroh ayat 261. Yang artinya perumpamaan orang-orang yang menginfaqkan harta-hartanya di jalan Allah SWT seperti sebutir biji yang tumbuh menjadi beberapa tangkai, pada tiap tangkai terdapat seratus biji dan Allah melipatkan kepada orang yang dia kehendaki dan Allah maha luas serta maha mengetahui.

Pada ayat di atas Allah SWT mengumpamakan orang yang bershodaqoh dengan sebutir biji yang tumbuh menjadi tujuh tangkai pada tiap tangkai terdapat seratus biji kembali. Artinya, orang yang bershodaqoh akan dilipatgandakan pahalanya/balasannya, baik di dunia maupun di akhirat.

Akan tetapi perlu dipertanyakan shodaqoh yang bagaimana yang akan Allah SWT balasa dengan pahala yang berlipatganda tersebut ?

Jawaban dari pertanyaan tersebut terdapat dalam ayat selanjutnya

Muqodimah

Hadirin ikhwanul muminin Rohimakumullah

Pertama mari kita panjatkan fuji dan syukur kehadirat Allah Swt. Karena dengan rahmat dan qudrat iradatnya kita bisa berkumpul di tempat ini dengan keadaan sehat wal afiat

Dan sholawat beserta salam hanya untuk baginda Rasulullah Muhammad Saw. Kepada keluarganya, para sahabatnya, dan tabiin-tabiinnya serta kita semua sebagai umatnya.

Hadirin Ikhwanul Rohimakumullah

Pada kesempatan kali ini, saya akan mulai pembicaraan dengan membaca al-quran , surat al-baqarah ayat 261 yang berbunyi:

Artinya : Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan allah swt. Seperti sebutir biji yang tumbuh menjadi beberapa tangkai, pada tiap tangkai terdapat seratus biji, dan allah melipatkan kepada orang yang dia kehendaki dan allah maha luas serta maha mengetahui.

Pada ayat diatas Allah swt mengumpamakan orang yang bersodaqoh, dengan sebutir biji yang tumbuh menjadi tujuh tangkai, pada tiap tangkai terdapat seratus biji kembali.

Artinya, orang yang bersodaqoh akan di lipat gandakan pahalanya dan balasannya. Baik didunia maupun diakhirat nanti.

Akan tetapi, perlu ditanyakan shodaqoh yang bagaimana yang akan Allah balas dengan pahala atau kebaikan yang berlipat ganda tersebut ?

Jawaban dari pertanyaan tersebut ada dalam ayat selanjutnya, yaitu ayat 271 yang berbunyi :

Artinya :

Yaitu orang yang menginfakan hartanya dijalan Allah, kemudian tidak mengiringi apa yang dia infakan itu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan penerima), mereka memperoleh pahala disisi Tuhan mereka. Tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.

Pada ayat diatas disebutkan, bahwa ketiska bersodaqoh tidak boleh diiringi dengan menyebut-nyebut lagi, atas apa yang kita telah berikan kepada sipenerima, dan jangan pula menyakiti hati sipenerima ketika bersodaqoh.

Karena apa kita tidak boleh melakukan dua hal tersebut ketika bersodaqoh ? karena perbuatan tersebut akan membatalkan shodaqoh kita. sesuai dengan firman Allah didalam Al-Quran Surah Al-Baqoroh ayat 264, yang berbunyi :

Artinya :

Wahai orang-orang yang beriman ! janganlah kamu merusak atau membatalkan dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti hati (perasaan penerima).

Oleh karena itu, janganlah melakukan kedua perbuatan tersebut, karena ketika melakukan kedua perbuatan tersebut ketika bersodaqoh, kita tidak akan mendapatkan pahala dan ketenangan hati dari rasa takut dan kesedihan hati, serta kebaikan yang berliipat ganda dari Allah SWT. Karena shodaqoh kita sudah rusak oleh kedua perbuatan tersebut.

Hadirin ikhwanul muminin rohimakumulloh ketika bershodaqoh sebaiknya kita berbicara kepada sipenerima, sesuai dengan firman Allah didalam Al-Quran.

Artinya :

Perkataan yang baik dan pemberian maaf, lebih baik daripada shodaqoh yang diiringi dengan tindakan menyakiti. Allah maha kaya, maha penyayang.

Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa, ketika ada seseorang bershodaqoh dengan ucapan yang enak dihati, dan memaafkan atas apa yang dilakukan sipenerima, yang kadang-kadang menjengkelkan.

Dan kita jangan merasa takut kehilangan harta, karena Allah SWT maha kaya, dan kita harus memiliki rasa kasih saying, karena Allah SWT. Maha penyayang.

Hadirin ikhwanul muminin rohimakumulloh

Dari ayat-ayat diatas, dapat kita simpulkan bahwa shodaqoh mempunyai beberapa syarat untuk mencapai keridhoan Allah SWT. Didalam kitab (aksara arab), dijelaskan bahwa syarat shodaqoh yang baik itu adalah, dengan melaksanakan lima perkara.

(arab), yaitu ketika bershodaqoh diusahakan harus disembunyikan tetapi terlihat oleh orang lainpun tidak apa-apa asal niat kita jangan memiliki niat riya. Akan tetapi lebih baiknya shodaqoh itu harus disembunyikan sebagaimana firman Allah, (arab) yang artinya, apabila kamu menyembunyikan shodaqoh dan memberikannya kepada orang faqir, maka itu lebih baik bagi kamu semua.

(arab), yaitu kita harus takut, akan menyebut-nyebut kembali atas apa yang kita shodaqohkan dan menyakiti hati sipenerima, syarat yang kedua ini sesuai dengan ayat 264 surah Al-Baqarah yang mana kedua perbuatan tersebut akan membatalkan atau merusak shodaqoh kita.

(arab), yaitu ketika hendak bershodaqoh, bershodaqohlah dengan harta yang sangat kita cintai, hal semacam ini hanya akan bisa dilakukan oleh orang yang memiliki niat bershodaqoh untuk mengharapkan ridho Allah SWT.

(arab), ketika memberikan shodaqoh harus dengan wajah yang ramah, yang penuh rasa kasih sayang, dengan penuh keikhlasan, dengan wajah yang tawadhu, bukan dengan wajah yang sebaliknya. Sebagaimana dalam firman Allah surah AL-Baqarah diatas, yang artinya ucapan yang baik dan pemberian maaf lebih baik daripada shodaqoh yang diiringi dengan menyakiti sipenerima. Allah maha kaya, maha penyayang. Dalam artian perkataan yang baik itu, harus disertai dengan wajah yang enak dipandang.

(), maksudnya, adalah ketika bershodaqoh, bershodaqohlah pada satu objek sehingga orang tersebut sudah merasa cukup atas shodaqoh yang kita berikan. Dan alangkah baiknya ketika bershodaqoh kita harus memberikan shodaqoh kita itu kepada orang faqir dan miskin, sesuai dengan firman Allah SWT.() sesungguhnya shodaqoh itu diperuntukan bagi orang-orang yang faqir dan miskin, dan bisa juga diberikan kepada orang alim yang bertkwa, untuk menolong dia hidup dan taat kepada Allah SWT.

Hadirin ikwhanul mumini rohimakumulloh

Setelah kita membincangkan tentang shodaqoh melalui ayat-ayat Al-quran,dan mengetahui syarat-syaratnya, tidak ada salahnya apabila kita juga mengetahui tentang fadilah-fadilah atau keutamaan dan sadaqoh itu sendiri.

Di dalam kitab (),hal-28 ada beberapa hadist yang menerangkan tentang fadhilah shodaqoh,yang di antaranya Rosulullah saw.bersabda :

shodaqoh akan menutup 70 pintu kejelekan apabila kita tidak ingin bertemu dengan kejelekan,maka bershodaqoh .

Selanjutnyah ada lagi sabda rasul:

mahar seorang bidadari adalah sepotong kurma dan sepotong roti.

Kemudian ada lagi sabda rasul

shodaqoh itu menolak balai dan memanjangkan umur.

Dan sebagai penutup saya mempunyai sebuah hadist sebagai pesan kpada ikhwan-ikhwan semuanyah yang berbunyi :

barang siapa yang memarahi orang yang meminta maka dia akan dimarahi malaikat di yaumil kiamah

Maka oleh karerna itu,janganlah sekali-kali ikhwan-ikhwan sermua,memarahi orang yang meminta karena malaikat akan marah kepada kita di hari kiamat.

Rupanyah sekian pembicaraan saya pada kesempatan ini mohon maaf bila ada kesalahan karena manusia tidak luput dari lupa dan salah dan apabila ada benarnyah,itu datangnyah dari Allh swt.karena Allah adalah haq. Serta semoga pemmbicaraan saya pada kesempatan ini ada manfaatnyah dan bisa di aplikasikan oleh ikhwan-ikhwan semua.

Leave a Reply