Pidato Hari

Pidato

Dengan Peringatan Hari Kebangkitan Nasional, Bangun Jiwa Pemimpin pada Remaja

Assalamualaikum Wr Wb

Yang saya hormati, Ibu Guru selaku guru Bahasa Indonesia, serta teman-teman yang saya banggakan.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah swt. Berkat rahmat dan karunia-Nya kita dapat bekumpul bersama sama disini dengan sehat walafiat. Tidak lupa juga, kita sampaikan shalawat serta salam kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW.

Baiklah, pada kesempatan yang berbahagia ini, izinkan saya menyampaikan sebuah pidato yang berjudul Dengan Peringatan Hari Kebangkitan Nasional, Bangun Jiwa Pemimpin pada Remaja

Hari ini tepat tanggal 20 Mei 2013, kita peringati Hari Kebangkitan Nasional bangsa Indonesia. Hari yang bersejarah munculnya kesadaran bangsa Indonesia untuk berjuang melalui organisasi baik organisasi sosial maupun organisasi politik. Munculnya rasa persatuan dimulai dengan berdirinya organisasi Budi Utomo yang dipelopori oleh dr. Wahidin Sudiro Husodo dan dr. Sutomo.

Perjuangan merebut kemerdekaan kini telah usai, namun kemerdekaan bukanlah titik akhir dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, kita masing-masing memiliki tanggung jawab yang sama sebagai warga negara dalam mengisi kemerdekaan sesuai dengan tugas dan kewajiban kita masing-masing. Seorang guru, memiliki tugas mulia mendidik, melatih, mengajar, dan membimbing siswa yang kelak menjadi generasi penerus bangsa.

Sifat-sifat para pahlawan pada saat sekarang ini perlu kita warisi sebagai modal melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai warga negara. Sifat-sifat tersebut antara lain: berani membela kebenaran dan keadilan, rela berkorban untuk kepentingan masyarakat dan negara, jujur, dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi dan golongan. Sifat-sifat ini harus kita tanamkan sejak dini kepada semua iswa, agar kelak menjadi manusia Indonesia yang berkarakter.

Marilah kita jaga persatuan bangsa yang telah lama kita bina, dengan peningkatan kerukunan di lingkungan kita sendiri, baik di sekolah maupun kerukunan di lingkungan masyarakat. Kerukunan akan menciptakan kedamaian. Bangsa kita akan dapat membangun dengan baik, jika suasana damai, tenteram tanpa adanya gejolak dalam masyarakat.

Bagi para pemuda-pemudi seperti kita sekalian ini, dengan adanya peringatan hari Kebangkitan Nasional ini, kita semua harus sadar betapa sulitnya para pahlawan kita untuk memperjuangkan bangsa ini. Oleh kerena itu sebagai generasi muda, kita selayaknya memaknai ini sebagai cambuk yang dapat mendorong dan memotivasi kita untuk dapat melakukan hal-hal yang luar biasa sebagaimana kemampuan kita masing-masing. Hal ini tidak mustahil untuk dilakukan, hanya saja perlu usaha dan kerjakeras yang diiringi dengan doa untuk dapat menjadi manusia-manusia yang berguna bagi bangsa dan negara. Kita ketahui bersama bahwa zaman sekarang teknologi berkembang pesat di berbagai sektor pertumbuhan global. Hal nyata yang dapat kita lakukan adalah belajar tekun dan tentunya juga harus dapat mengikuti perkembangan IPTEK pada zaman globalisasi ini.

Hal yang perlu diingat juga adalah bagaimana kita memanfaatkan teknologi yang ada dengan seefisien mungkin. Kita juga harus memiliki karakter iman yang kuat agar tidak terjerumus ke arah negatif dari perkembangan teknologi ini.

Menjadi pemimpin harus ada dibenak kita semua jika kita dewasa nanti. Kita tidak lagi dipimpin oleh bangsa luar yang menguasai berbagai sektor di tanah air kita ini. Kalau tidak dimulai dari sekarang, kapan lagi bangsa kita akan memiliki putra-putrinya yang dapat mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia ini di kancah internasional. Untuk itu, saya mengajak kita semua agar fokus dengan tujuan kita, bercita-cita janganlah takut terlalu tinggi, karena sebenarnya kita dapat mengalahkan kemampuan yang kita sadari dengan semangat dan kerja keras.

Para teman-teman yang saya cintai, semoga api semangat kebangkitan Nasional mampu menjiwai semangat perjuangan kita dalam mengisi kemerdekaan yang kita cintai.

Atas perhatian dari Ibu guru dan teman-teman, saya ucapkan terima kasih. Wabillahi taufik wal hidayah, Assalamualaikum wr.wb

Hari Kurnia

XII.IA.4

Leave a Reply