Pidato Lingkungan Hidup

Lingkungan Hidup

Selamat pagi Bapak/ Ibu guru yang terhormat dan teman-teman yang saya kasihi.

Puji Syukur marilah kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kesempatan yang diberikan-Nya, sehingga kita semua dapat berkumpul pada hari ini.

Pada kesempatan pada saat ini kita semua akan membicarakan mengenai lingkungan hidup. Seperti yang telah kita ketahui kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dari lingkungan, terutama lingkungan hidup. Lingkungan adalah istilah yang dapat mencakup makhluk hidup dan tak hidup yang berada di Bumi, yang berfungsi secara alami tanpa banyak campur tangan manusia.

Pada dasarnya lingkungan hidup merupakan kekayaan alam yang harus dijaga kelestariannya. Hal itu diingat dari perannya untuk menjaga keseimbangan alam yang sangat besar. Namun, manusia sering kali melupakan peran itu dan hanya mementingkan kekayaan dirinya sendiri. Hal ini banyak dilakukan oleh pengusaha besar. Misalnya pembuangan limbah pabrik ke sungai dan penebangan hutan secara besar besaran.

Di Indonesia, banyak sekali terdapat hutan yang lebat yang merupakan tempat hewan-hewan tinggal. Tapi saat ini jumlahnya semakin berkurang karena keserakahan manusia. Banyak hutan yang sudah mulai gundul dan kritis. Dan hal ini mebuat apa yang dilakukan manusia terhadap hutan bisa berbalik menyelakai manusia itu sendiri. Misalnya bencana banjir dan tanah longsor yang merugikan manusia.

Selain itu ternyata tidak hanya para pengusaha yang menyebabkan kerusakan lingkungan. Kita pun sering melakukannya dalam aktivitas kita sehari-hari. Misalnya membuka kulkas terlalu lama, menonton TV seharian penuh nonstop, menggunakan air secara berlebihan, menggunakan kendaraan trasportasi yang gasnya dapat mencemarkan udara, dan masih banyak lagi. Jadi kita tidak bisa telalu menyalahkan para pengusaha sebagai penyebab utama kerusakan lingkungan sebab kita sendiri ikut menjadi pelaku tanpa kita sadari.

Sudah saatnya kita ikut serta untuk bertindak mengembalikan lingkungan alam ini agar dapat menjalankan perannya kembali. Dapat kita ambil sebagai contoh orang-orang Bishnois di Rajasthan, India, yang rela mati demi mencegah penebangan pohon-pohon di desa mereka atas perintah raja. Tapi kita tidak perlu megikuti apa yang dilakukan oleh mereka. Kita hanya cukup melakukan hal yang dapat kita lakukan, misalnya dengan ikut kegiatan penanaman 1000 pohon, menghemat penggunaan sumber daya, menggunakan kendaraan yang lulus uji emisi, dan banyak lagi lainnya. Meskipun terdengar agak merepotkan, tapi hal ini penting dilakukan untuk masa depan kita dan keturunan kita.

Demikianlah pidato saya pada hari ini semoga dapat bermanfaat bagi semuanya. Mohon maaf bila ada yang tidak berkenan. Akhir kata luangkanlah waktumu untuk alam sebab dari sanalah kita berasal. Terima kasih.

Elizabeth S.

Incoming search terms:

  • protokol walimatul aqiqah bhs jawa
loading...

Leave a Reply