Pemanfaatan Teknologi PIDATO KEPALA BPPT

PEMANFAATAN TEKNOLOGI BUTUH KEBIJAKAN YANG SELARAS
Kamis, 16 Agustus 2012 07:26
Pemanfaatan inovasi iptek sangat penting karena sumberdaya alam tidak akan bertahan
lama jika dieksploitasi terus menerus. Paradigma gali-jual, tebang-jual, tanpa adanya
value adding harus dirubah demi peningkatan perekonomian dan kesejahteraan
bangsa. Teknologi selalu mendukung hal ini. Dengan adanya campur tangan inovasi
teknologi, nilai tambah SDA meningkat dan tentu saja akan berujung pada peningkatan
kesejahteraan masyarakat kita, ujar Kepala BPPT, Marzan A. Iskandar pada sebuah
dialog interaktif di Radio Republik Indonesia, Jakarta(15/8).

Sebagai lembaga pemerintah yang bertugas di bidang pengkajian dan penerapan teknologi,
BPPT juga memiliki visi pembangunan jangka panjang 2025, yang juuga sesuai dengan
dokumen MP3EI 2011-2025 yang menyatakan Indonesia menjadi negara maju dan termasuk
kekuatan 12 besar di tahun 2025 dan 8 besar dunia pada tahun 2045 melalui pertumbuhan
ekonomi tinggi yang inklusif dan berkelanjutan. Untuk mewujudkan hal itu tentu kita harus
menyiapkan diri untuk berdaya saing, dalam hal ini sangat jelas bahwa peran teknologi sangat
strategis baik teknologi yang harus dikuasai dan teknologi yang mendesak pemanfaatannya,
tegas Kepala BPPT.

Memang masih terdapat fakta dimana kontribusi teknologi didalam pertumbuhan ekonomi
masih kurang. Menanggapi pernyataan seorang penelepon ini, Kepala BPPT menguraikan
bahwa selain di Pulau Jawa, wilayah Kalimantan, Papua, Maluku merupakan contoh daerah
yang harus diberi perhatian lebih dalam kontribusi pertumbuhan teknologi, tentunya juga peran
kepala daerah dibutuhkan untuk mewujudkannya. Selain itu juga dibutuhkan dukungan
kebijakan yang selaras dengan pemanfaatan teknologi, khususnya yang dibutuhkan oleh
masyarakat luas, tambahnya.

Sebagai upaya pendukung sudah banyak hasil rekayasa BPPT, yang telah memberikan
dampak bagi pembangunan. Dibidang informasi dan komunikasi, selain memberikan
rekomendasi teknis pada penerapan KTP elektronik, BPPT juga telah memberikan distribusi
yang besar dalam upaya kita mensosialisasikan dan mengupayakan agar pemilihan umum di
indonesia ke depan bisa dilaksanakan secara elektronik, jelas Marzan.

Selain di bidang TIK, BPPT juga banyak menghasilkan produk teknologi guna mewujudkan
ketahanan energy dan pangan nasional. Adalah pengembangan biodiesel, biofuel dan biooil
yang sudah lama direkayasa oleh BPPT jelas dapat menjadi pilihan sebagai bahan bakar
alternatif. Sementara di bidang ketahanan pangan, Kepala BPPT menyebutkan bahwa
diversifikasi pangan penting untuk ditumbuhkan. Pangan alternatif seperti jagung, sagu,
1 / 2
PEMANFAATAN TEKNOLOGI BUTUH KEBIJAKAN YANG SELARAS
Kamis, 16 Agustus 2012 07:26
sorgum layak menjadi pilihan sebagai subtitusi makanan sehari-hari, ungkapnya.

BPPT sendiri sangat menyadari melimpahnya berbagai potensi di daerah, oleh karenanya
program BPPT juga mengarah pada sistem inovasi daerah, guna mengetahui inovasi teknologi
apa yang menjadi kebutuhan daerah. DI Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan contohnya,
dengan iklim inovasi daerah yang baik, daerah tersebut mampu mengekspor produk pangan
olahan ikan Nila sampai ke Jepang. Selain itu penguatan system inovasi daerah juga
menjadikan Kota Pekalongan menjadi contoh dalam penguatan sistem inovasi daerah untuk
jenis kota sedang, yang bisa dibuktikan dengan sejumlah award yang diterimanya, urai
Marzan.

Beberapa karya diatas tentunya hanya sebagai contoh betapa teknologi sangat bermanfaat
bagi kesejahteraan rakyat. Oleh karenanya hal ini ditekankan pada tema HUT ke-34 BPPT
yaitu Penguasaan dan Pemanfaatan Teknologi bagi Peningkatan dan Perluasan Kesejahteraan
Rakyat ini. Diharapkan melalui tema ini BPPT kian dapat mempercepat peran teknologi dalam
pembangunan, dan tentunya untuk kesejahteraan rakyat, pungkas Kepala BPPT.

2 / 2

Leave a Reply