Ppidato Ibu Purmi : NASKAH PIDATO

NASKAH PIDATO

MELALUI PERINGATAN HARI SAMPAH,

MARI KITA TINGKATKAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN

SEBAGAI SYARAT UNTUK MENGIKUTI UJIAN NASIONAL

Kelompok : Muara Enim 1

Sekretaris:Arbella Sri Marleny. M (03)

Anggota: Frischa M. Simanjutak (10)

Michael Jeli Vahlefi(21)

Nais Larasaty(22)

Rini Anggraini(29)

Yeni Riawati(36)

Kelas: XII AK 2

DINAS PENDIDIKAN

SMKN 1 MUARA ENIM

TAHUN PELAJARAN 2010 – 2011

LEMBAR PENGESAHAN

GURU PEMBIMBING,

PURMI ASTUTIEK,S.Pd.

NIP 19600313 198610 2 001

MENGETAHUI ,

WAKA KURIKULUM

SUHEFMI SUPRIANTO,S.Pd.Ekop.

NIP 19671024 199103 1 006

MELALUI PERINGATAN HARI SAMPAH NASIONAL

MARI KITA TINGKATKAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN

Yang terhormat Bapak Kepala SMK Negeri 1 Muara Enim

Yang terhormat Bapak Ibu Guru, Staf Tata Usaha

Yang terhormat Bapak Kepala Dinas Kesehatan Muara Enim

Teman-Teman dan Adik-Adik yang kami cintai

Assallamuallaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Salam sejahtera bagi kita semua

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat dan karunia-Nya kita dapat berkumpul di ruangan ini. Shalawat beriring salam semoga tetap tercurah kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, pa ra keluarga dan sahabatnya yang menjadi pendahulu serta penuntun kita. Kami ucapkakann terima kasih karena hadirin telah memberikan kesempatan kepada kami untuk menyampaikan pidato yang bertema Melalui Peringatan Hari Sampah Nasional Mari Kita Tingkatkan Kebersihan Lingkungan.

Hadirin yang berbahagia,

Kami akan menjelaskan latar belakang masalah, Mengapa setiap tanggal 21 Februari diperingati sebagai hari sampah oleh masyarakat Indonesia ?

Karena pada tanggal 21 Februari dini hari di Tempat Pembuangan Sampah (TPA) Leuwigajah, Bandung, terjadi hujan tumpah dari langit. Warga setempat lelap dibuai mimpi. Tiba-tiba tumpukan sampah yang tingginya 60 meter, lebar 200 meter, dan panjang 375 meter itu ambrol akibat guyuran hujan. Sampah menggelinding sejauh hampir 1 kilometer, bagaikan Tsunami yang menerjang setiap hadangan. Dalam hitungan menit, hampir 200 orang tewas dan 61 rumah di kampung Cilimus dan di kampung pojok Cireundeu tertimbun sampah. Ketika itu Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Daerah Jawa Barat mengatakan bahwa peristiwa ini terjadi karena adanya kekeliruan dalam pengelolaan sampah. Kami melihat sampah di Leuwigajah terkesan dibiarkan. Sistem pengelolaan TPA menggunakan teknologi yang sangat tertinggal, yaitu Open Dumping (Penimbunan Terbuka) atau sampah ditumpuk begitu saja. Saluran udara yang digunakan untuk membuang gas dari sampah pun tak terurus. Air lindi juga membuat air sumur warga menjadi terasa manis. Bencana Leuwigajah yang mengenaskan itu membuat Materi Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar tergerak. Ia mengusulkan tanggal bencana Leuwigajah itu sebagai Hari Sampah Nasional yang diperingati setiap tahun. Tapi, setiap tahu diperingati dan anggaran terus ditambah. ( Rachmat Witoelar, 2005 ).

Dengan latar belakang tersebut maka kami setiap tanggal 21 Februari diperingati sebagai Hari Sampah Nasional.

Hadirin yang berbahagia,

Menurut Afandi Kusuma ( 2009 ) lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar manusia yang mempengaruhi perkembangan kehidupan manusia baik langsung maupun tidak langsung.

Hadirin yang berbahagia,

Hubungan antara sampah dengan kebersihan lingkungan sangat erat.

Jika kita dapat meningkatkan kebersihan lingkungan maka lingkungan kita akan bebas dari sampah,rapi,sehat,aman dan kita akan terasa nyaman. Sebaliknya Jika kita tidak dapat menjaga kebersihan lingkungan maka lingkungan akan tercemar oleh sampah,dan lingkungan tidak akan sehat .

Hadirin yang kami banggakan,

Masalah yang kita hadapi sekarang ini adalah: Mengapa masih banyak masyarakat yang belum menjaga kebersihan lingkungan? Sehingga kita sulit meningkatkan lingkungan yang bersih.

Karena masyarakat tersebut belum sadar atau tidak tahu dampak positif dari kebersihan lingkungan itu sendiri. Saat ini banyak sekali masyarakat yang menganggap remeh tentang kebersihan lingkungan.

Hadirin yang berbahagia,

Mengapa kita perlu meningkatkan kebersihan lingkungan ?

Karena kebersihan itu sangat penting bagi kehidupan kita dan kebersihan juga adalah sebagian dari iman. Segala cara dapat kita lakukan agar dapat meningkatkan kebersihan lingkungan, karena hidup yang berada disekitar lingkungan yang kotor akan cepat terkena berbagai penyakit. Meningkatkan kebersihan lingkungan memanglah sulit karena itu adalah dambaan setiap orang. Dengan lingkungan yang bersih kita dapat menjalankan kehidupan dengan penuh semangat, bergairah dan dapat menikmati hari-hari tanpa ada rasa takut akan terkena dampak dari lingkungan kotor ataupun rasa takut akan terkena serangan penyakit. Sehingga kedepannya kita dapat meningkatkan kebersihan lingkungan yang bebas dari sampah.

Hadirin yang kami banggakan,

Tujuan kami membahas masalah ini adalah agar kita sadar bahwa kebersihan lingkungan itu sangat penting bagi kehidupan kita, dan sampah juga dapat kita manfaatkan dengan berbagai cara, contohnya didaur ulang, dijadikan pupuk, dan lain-lain. Selain itu dalam pembahasan ini kami bertujuan :

1. Untuk mengetahui sebab sebab manusia belum menyadari tentang kebersihan lingkungan.

2. Untuk mengetahui akibat jika manusia belum menyadari tentang kebersihan lingkungan.

3. Untuk mencari solusi agar manusia menyadari tentang kebersihan lingkungan.

4. Agar semua manusia membiasakan diri membersihkan lingkungan.

Hadirin yang berbahagia,

Kami akan menyampaikan tentang hakikat kajian masalah. Menurut Wikipedia Bahasa Indonesia, Ensiklopedia Bebas ( 2008 ) sampah adalah material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Saat kita minum aqua gelas, setelah habis gelas tersebut dikatakan sampah. Masalah sampah ternyata tak pernah habis, terutama di perkotaan. Sampah bahkan sering memicu kisruh, seperti terjadi di Tanggerang Selatan Banten. Dalam dua bulan terakhir ini, penduduk kota yang baru lepas dari induknya, Kabupaten Tanggerang, itu kesulitan membuang sampah.

Sampah adalah material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Menurut pepatah kebersihan lingkungan adalah sebagian dari iman.

Hubungan antara sampah dengan kebersihan lingkungan sangat erat.

Jika sampah menumpuk maka lingkungan tidak akan bersih dan sebaliknya jika tidak ada sampah di lingkungan maka lingkungan kita akan bersih. Untuk meningkatkan suatu lingkungan yang bersih dari sampah memang semakin sulit karena semakin banyak sampah di lingkungan kita berarti semakin banyak pula orang yang terkena penyakit-penyakit akibat dari sampah-sampah tersebut. Sebaliknya semakin sedikit sampah di lingkungan kita berarti semakin sedikit pula orang yang terkena penyakit akibat dari sampah-sampah tersebut.

Fakta yang kami temui menunjukkan bahwa Fakta yang kami temui menunjukkan bahwa, pada hari Senin tanggal 25 Oktober 2010 pukul 23:17 WIB di Tanggerang terjadi banjir, yang disebabkan oleh manusia karena membuang sampah sembarangan sehingga sampah tersebut menumpuk disekitar pemukiman. Banjir tersebut telah menelan sekitar 50 jiwa yang meninggal dunia dan mengalami luka-luka. Apabila masyarakat tersebut tidak ceroboh, pasti tidak akan terjadi bencana seperti ini ujar sastriawan. Pemerintah langsung turun tangan untuk memberi bantuan kepada masyarakat di Tanggerang, seperti sembako,tempat tinggal dan obat-obattan serta peralatan medis. ( metrotv.com, 2011)

Hadirin yang berbahagia,

Sampah bisa dikelompokan dua jenis yaitu sampah organik dan sampah an-organik.Sampah organik adalah sampah yang dapat membusuk dan dapat dimanfaatkan sebagai pupuk, yaitu pupuk kompos yang berguna untuk petani sebagai pupuk tanamannya. Sedangkan sampah anorganik adalah sampah yang tidak dapat membusuk, tetapi dapat juga dimanfaatkan untuk didaur ulang kembali sebagai bahan baku, misalnya pembuatan kerajinan tangan. Berdasarkan sumbernya sampah dibedakan menjadi 6 bagian, yaitu:

Sampah alam adalah sampah yang yang diproduksi di kehidupan liar diinterigasikan melalui proses daur ulang alami. Misalnya daun-daun kering di lingkungan.

Sampah manusia adalah sampah dari hasil-hasil pencernaan manusia seperti fesis dan urin.

Sampah nuklir adalah sampah hasil dari fisi nuklir yang menghasilkan uranium dan thorium yang sangat berbahaya bagi lingkungan hidup dan manusia.

4. Sampah konsumsi adalah sampah yang dihasilkan oleh manusia.

5. Sampah industri adalah sisa dari hasil perindustrian.

Sampah pertambangan adalah sisa dari hasil pertambangan.

( Amrullah Halim,2007)

Hadirin yang berbahagia,

Menurut Pulu Gusindra Divanatha ( 2008 ) lingkungan yang bersih adalah lingkungan yang bebas dari sampah. Lingkungan yang bersih harus selalu dijaga dan dirawat sehingga lingkungan menjadi bersih dan terhindar dari kuman dan bibit penyakit.

Hadirin yang berbahagia,

Kami akan menyampaikan sebab, akibat dan solusi agar kita dapat meningkatkan kebersihan lingkungan di sekitar kita.

Pertama disebabkan, tempat untuk membuang sampah di lingkungan masyarakat tidak ada. Akibatnya sampah berserakan dan dapat menimbulkan berbagai penyakit di antaranya, demam berdarah, flu, dan juga dapat mencemari lingkungan. Solusinya, sebaiknya Badan Lingkungan Hidup menyediakan tempat sampah di setiap RT setempat.

Kedua disebabkan, tempat sampah organik dan anorganik tergabung menjadi satu. Akibatnya sampah tidak dapat didaur ulang. Solusinya sebaiknya tempat pembuangan sampah organik dan anorganik dipisah, agar sampah mudah didaur ulang.

Ketiga disebabkan, masyarakat masih membuang sampah di sungai, sehingga sungai menjadi kotor dan air sungai tersebut tidak dapat dimanfaatkan lagi. Solusinya Dinas Kesehatan sebaiknya mengadakan penyuluhan secara rutin kepada masyarakat supaya tidak membuang sampah di sungai.

Keempat disebabkan, pengetahuan masyarakat tentang dampak yang ditimbulkan oleh sampah masih kurang sehingga masyarakat masih membuang sampah di sembarangan tempat. Akibatnya saat hujan turun saluran air tersumbat dan mengakibatkan banjir. Solusinya, Dinas Kebersihan sebaiknya memberikan penyuluhan kepada masyarakat yang tidak mengetahui dampak dari membuang sampah di sembarangan tempat.

Kelima disebabkan, masyarakat masih bersikap tidak peduli terhadap dampak dari membuang sampah sembarangan. Karena masyarakat masih berpikir bahwa sampah tersebut tidak dapat dimanfaatkan atau diolah kembali. Akibatnya, sampah masih banyak yang menumpuk di lingkungan masyarakat. dan masyarakat belum berpikir secara kreatif untuk memanfaatkan sampah tersebut. Solusinya, sebaiknya Badan Lingkungan Hidup mengadakan seminar yang bertujuan untuk melatih masyarakat dalam mengolah sampah. Contohnya masyarakat dapat memanfaatkan sampah tersebut sebagai pupuk untuk sampah organik dan membuat kerajinan untuk sampah anorganik.

Hadirin yang berbahagia,

Kami menyimpulkan bahwa masih banyak masyarakat yang belum menjaga kebersihan lingkungan, sehingga kita sulit meningkatkan lingkungan yang bersih. Cara mengatasinya adalah: Sebaiknya Badan Lingkungan Hidup menyediakan tempat sampah di setiap RT setempat. Sebaiknya tempat pembuangan sampah organik dan anorganik dipisah, agar sampah mudah didaur ulang. Dinas Kesehatan sebaiknya mengadakan penyuluhan secara rutin kepada masyarakat supaya tidak membuang sampah di sungai. Dinas Kebersihan sebaiknya memberikan penyuluhan kepada masyarakat yang tidak mengetahui dampak dari membuang sampah di sembarangan tempat. Badan Lingkungan Hidup mengadakan seminar yang bertujuan untuk melatih masyarakat dalam mengolah sampah. Contohnya masyarakat dapat memanfaatkan sampah tersebut sebagai pupuk untuk sampah organik dan membuat kerajinan untuk sampah anorganik.

Hubungan antara sampah dengan kebersihan lingkungan sangat erat.

Jika sampah menumpuk maka lingkungan tidak akan bersih dan sebaliknya jika tidak ada sampah di lingkungan maka lingkungan kita akan bersih. Untuk meningkatkan suatu lingkungan yang bersih dari sampah memang semakin sulit karena semakin banyak sampah di lingkungan kita berarti semakin banyak pula orang yang terkena penyakit-penyakit akibat dari sampah-sampah tersebut. Sebaliknya semakin sedikit sampah di lingkungan kita berarti semakin sedikit pula orang yang terkena penyakit akibat dari sampah-sampah tersebut.

Hadirin yang berbahagia,

Melalui pidato ini kami mengajak generasi muda penerus bangsa agar memelihara kebersihan lingkungan, dan memanfaatkan sampah-sampah yang ada di sekitar kita yaitu dengan cara mengolah menjadi pupuk kompos untuk sampah organik dan mendaur ulang untuk sampah anorganik.

Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih yang tulus kepada hadirin yang telah mendengarkan pidato kami. Mudah-mudahan pidato ini dapat memberikan manfaat. Kami minta maaf apabila dalam penyampaian pidato ini terdapat kata-kata yang kurang berkenan di hati hadirin dan kepada Allah SWT kami mohon ampun.

Wassallamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

DAFTAR PUSTAKA

Halim Amrullah. 2007. Manfaat Sampah. Surabaya: PT. Grafindo Persada.

Http://asal mula peringatan hari sampah. co.id/2010/01. Diunduh. 08-11-2010.

Witoelar Rachmat. 2008. Sampahmu Harimaumu. Jakarta: Anggrek.

Leave a Reply