PIDATOq : Uprak Bhs. Indonesia (pidato) | Pelestarian Budaya

PIDATO

Judul Pidato saya tentang Kebudayaan Indonesia:

PELESTARIAN BUDAYA DAERAH SEBAGAI ASAS BUDAYA NASIONAL

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Yang terhormat bapak Dendi selaku guru Bahasa Indonesia SMP N 1 Plumpang

Yang terhormat ibu Ernawati selaku guru bahasa Indonesia SMP N 1 Plumpang

Dan teman-temanku yang saya cintai

Selamat Pagi Bapak Ibu dan teman-teman sekalian. Yang pertama, marilah kita panjatkan puja dan Puji syukur kepada Allah sang Rabbulalamin karena atas rahmatnya, hidayahnya, serta inayahnyalah pada hari ini saya mampu berdiri di sini untuk menyampaikan pidato kepada hadirin sekalian, dan terutama untuk pak Dendi dan bu Erna disini bisa menyaksikan saya dalam keadaan yang sehat walafiat. Sebelum saya menyampaikan isi pidato saya, terlebih dahulu saya akan memperkenalkan diri saya. Nama saya Akemad Ragil dari kelas Sembilan A dan saya hendak menyampaikan pidato mengenai pelestarian budaya daerah sebagai asas budaya nasional.

Sebagaimana kita ketahui, kebudayaan Indonesia terbentang dari Sabang sampai Marauke. Memiliki puluhan warisan kebudayaan yang kaya akan seni. Banyak bangsa yang kagum dan ingin mengklaim budaya Indonesia sebagai budaya bangsa mereka.

Oleh karena hal itu maka kita sebagai generasi muda sangatlah baik jika kita menyadari bahwa kebudayaan adalah harta yang tidak tergantikan. Kebudayaan tidak dapat diciptakan dengan mudah , apalagi dengan waktu yang singkat. Memang telah banyak upaya untuk melestarikan kebudayaan Indonesia, namun upaya tersebut belum maksimum.

Salah satu kebudayaan Indonesia yang melegenda adalah batik. Batik merupakan salah satu hasil budaya yang telah mendunia dan pada masa akhir-akhir ini, batik mulai mendapat sorotan dari generasi muda. Batik day adalah hari dimana semua pihak di ajak untuk menggunakan batik. Hal ini sangatlah baik bagi generasi muda dan kelangsungan budaya batik itu sendiri. Kreativitas batik akan berkembang dengan sendirinya dengan banyaknya permintaan. Tata busana yang modern dan sesuai dengan usia akan menjadikan batik sebagai sarana kreativitas bagi para perancang muda. Buatlah batik menjadi tombak fashion baik formal, semi formal dan informal. Rancanglah batik dengan fashion yang orisinil namun sangat trendy jika di kenakan oleh setiap jenjang generasi.

Selain batik, masih terdapat juga kain-kain lain yang tidak kalah indah seperti kain songket, kain ulos dan sebagainya. Sudah saatnya kita sebagai generasi muda mengolah hasil budaya tersebut tanpa menghilangkan orisinalitasnya. Jadikanlah batik sebagai salah satu ikon fashion yang keren dan menarik bagi generasi muda.

Selain batik, kebudayaan Indonesia yang paling sering di minati adalah tari daerah. Tarian Indonesia tidak kalah eksotis dan gemulai di bandingkan dengan Negara lain. Banyak sekali wisatawan asing yang datang ke Indonesia hanya untuk melihat tarian asli Indonesia tersebut. Pernahkah anda menyaksikan festival budaya atau penyambutan tamu-tamu penting yang datang ke Indonesia. Seni musik dan tari yang di sugguhkan sangat luar biasa.

Menurut pendapat saya seni tari daerah harus diperkenalkan di kalangan pelajar dan mahasiswa sehingga menjadi ajang kontes yang tidak kalah menarik dengan kompetisi pemandu sorak. Padukanlah tarian daerah dengan tarian modern, seperti salah satu konsep tarian dalam salah satu acara terpopuler di Indonesia. Hilangkanlah konotasi bahwa tarian daerah tidak gaul. Berkreasilah, jadikanlah tarian daerah asli Indonesia sebagai salah satu subjek tarian yang di minati. Dan untuk tarian tradisionalnya, kita pun harus bisa tetap mempertahankan kaberedaanya. Karena terian tersebut sudah warisan turun temurun dari nenek moyang kita, supaya anak cucu kita bisa menyaksikan dan ikut melestarikanya. Bahwa, betapa eksotisnya budaya asli Indonesia. Sudah dari jaman dahulu tapi masih bisa menandingi berbagai budaya asing yang masuk ke dalam Indonesia.

Selain kreativitas, faktor promosi juga berperan penting. Promosikanlah Seni Budaya Indonesia ke mancanegara dengan ide-ide yang menarik dan unik. Dengan demikian Seni dan Budaya Indonesia mendapat pengakuan dari Internasional dan tidak mudah untuk di duplikasi. Janganlah pernah bosan dalam berkreasi, lestarikanlah kebudayaan Indonesia, hidupkanlah jati diri anda sebagai bangsa Indonesia. Dan budaya daerah kita mampu menjadi asas budaya nasional yang dapat membanggakan warga atau penduduk indonesia

Sekian pidato dari saya. kurang lebihnya saya mohon maaf, karena tiada manusia yang sempurna dan luput akan keslahan, seperti kata pepatah Tak ada gading yang tak retak dan tak ada manusia yang sempurna di dunia ini akhir kata wabillahi taufik walhidaayah, waridho wainayah. Terimakasih atas perhatianya dan maju budaya INDONESIA

Wassalamualaikum Wr.Wb

Karyaku

Nama: Akemad Ragil

Kelas: IX-A

No. abs: 03

Karyaku

Nama: Akemad Ragil

Kelas: IX-A

No. abs: 03

uprak bhs. Indonesia (pidato) | pelestarian budaya daerah sebagai asas budaya Nasional

0

Leave a Reply