Pidato Ooo : Selamat Sore Bapak-ibu Pengusaha Local

Contoh Pidato Ooo : Selamat Sore Bapak-ibu Pengusaha Local

Selamat sore bapak-ibu pengusaha local sekalian, puji dan syukur saya panjatkan kepada

Tuhan YME karena dengan rahmatnya, saya disini dapat menyampaikan pikiran dan pendapat

saya mengenai perdagangan ACFTA.

ACFTA (ASEAN-China Free Trade Area) merupakan salah satu bentuk dari

perdagangan bebas yang terjadi di antar negara ASEAN. Perdagangan Bebas Cina dengan

negara-negara ASEAN telah dimulai sejak Januari 2010 ini. Banyak kalangan yang memandang

pesimis terhadap pelaksanaan ACFTA ini karena produk-produk Cina lebih kompetitif dalam

persaingan. Apabila Pemerintah tidak mengambil langkah-langkah konkret untuk menunda atau

meningkatkan daya saing produk-produk dalam negeri, bukan tidak mungkin perusahaan-

perusahaan Indonesia banyak yang gulung tikar dan mem-PHK karyawannya.

Dampak selanjutnya adalah pengangguran yang semakin merajalela, dan tingkat

kesejahteraan rakyat semakin sulit diwujudkan.

Berdasarkan observasi, di sektor industri tekstil dan produk tekstil, Indonesia mengalami

penurunan ekspor sejak tahun 2001 dari 7,8 miliar menjadi 7,1 miliar. Sedangkan Cina

mengalami peningkatan ekspor 33,78%

Bagi Indonesia, pertumbuhan ekonomi Cina jelas-jelas sangat merisaukan. Banyak

industri nasional yang merasa kehilangan pasar ekspornya akibat membanjirnya produk-produk

Cina.

Apakah industri nasional kita telah kehilangan daya saingnya? Berdasarkan data

observasi tersebut, kita bisa menyimpulkan bahwa Indonesia mengalami krisis daya saing

terhadap produk-produknya.

Dengan penurunan nilai perdagangan ekspor ini, industri Indonesia perlu segera

melakukan repositioning. Karena industri Indonesia tidak hanya perlu mempertahankan pasar

ekspornya tapi juga harus mampu mengembangkannya.

Repositioning disini berarti Industri nasional harus menganalisis kembali strategi-strategi

bisnisnya agar dapat memenangkan pasar. Staregi ini meliputi penentuan Segmentation,

targeting, dan positioning.

Agar dapat mendapat kepercayaan masyarakat, industri nasional kita harus dilakukan

segmentasi dan penentuan target yang jelas di pasar ekspor internasional. Di negara mana saja

dan pada kelas apa saja produk akan kita arahkan. Strategi ini akan semakin jelas dengan adanya

positioning produk yang dilakukan industri kita.

Positioning dapat diartikan berupa kualitas. Sehingga produk-produk Indonesia akan

semakin tertanam dibenak pelanggan sebagai produk-produk berkualitas tinggi.

Lalu, benarkah ACFTA menjadi tantangan bagi kalangan industri dalam negeri ?

Tentunya sangat bergantung pada bagaimana kita menyikapinya. Peluang dalam ACFTA harus

disikapi dengan meningkatkan daya saing dimulai dari kualitas SDM di segala bidang usaha,

sehingga menghasilkan kualitas produk yang dapat bersaing dengan negara lain. Pemerintah juga

diharapkan menyediakan infrastruktur yang memadai, seperti jalan, pelabuhan, listrik, gas serta

pemberian regulasi berupa peraturan yang menjadikan iklim investasi dan dunia usaha bisa

berkembang pesat.Pemerintah juga perlu memberlakukan pajak yang besarannya sesuai negara di ASEAN,

sehingga dapat menarik investasi, dunia usaha, dan tumbuhnya industri manufaktur yang mampu

membuka lapangan pekerjaan baru.

Selain itu Pemerintah perlu membantu menyelesaikan saluran distribusi yang ilegal.

Karena selama ini bahan mentah kayu untuk industri mebel Cina berasal dari Indonesia melalui

saluran distribusi yang ilegal. Bahan mentah kayu ilegal tersebut dibeli dengan harga

setengahnya dari harga yang legal di Indonesia. Sehingga Cina mampu membuat mebel dengan

harga murah dari produk mebel Indonesia. Bila pemerintah mampu menjaga saluran distribusi,

jelas produk mebel kita akan lebih murah dan memiliki daya saing tinggi terhadap produk mebel

Cina.

Sebenarnya bila pemerintah mau serius mendukung, keuntungannya akan dirasakan oleh

pemerintah sendiri. Pemasukan devisa negara semakin tinggi dan tingkat pengangguran akan

berkurang. Hal ini akan berjalan seiring dengan meningkatnya daya saing dan kinerja ekspor

industri kita.

Jadi ACFTA tidak hanya menjadi Ancaman, tapi juga Peluang bagi orang-orang yang jeli

membidiknya. Maka, marilah kita siasati bisnis lokal kita dengan tepat! Jangan sampai terhanyut

dalam perdagangan ACFTA tersebut!

Incoming search terms:

  • pidato bahasa inggris pengusaha kayu
  • pidato bahasa inggris tentang pasar terbuka
  • pidato jawa singkat tentang perdagangan
  • pidato singkat pasar bebas asia
  • pidato tentang ekonomi perusahaan dagang
  • pidatomengenaiproduknya
loading...

Leave a Reply