Pidato : Yang Terhormat Bapak Sukasdi Dan Teman-teman Kelas

Yang terhormat Bapak Sukasdi dan teman-teman kelas 1-H Akuntansi yang saya sayangi. Asalamualaikum, selamat pagi, salam sejahtera bagi kita semua. Marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah swt. karena berkat rahmat dan hidayah-Nya kita semua diberi keselamatan dan kesehatan sehingga kita dapat berkumpul di sini. Terima kasih kepada Bapak Sukasdi dan teman-teman karena saya telah diberi kesempatan untuk menyampaikan pidato saya yang berjudul generasi muda sehat tanpa alkohol.

Teman-teman pasti sudah pernah mendengar kata alkohol atau mungkin tahu alkohol itu apa. Alkohol yang dimaksud di sini bukanlah alkohol yang biasa digunakan dalam bidang medis, melainkan minuman beralkohol. Minuman beralkohol atau biasa disebut dengan minuman keras adalah segala jenis minuman yang memabukkan sehingga yang meminumnya menjadi kehilangan kesadaran. Minuman beralkohol dibagi menjadi 3 golongan, yaitu golongan A dengan kadar alkohol 1% s.d. 5% contohnya beer, golongan B dengan kadar alkohol 5% s.d. 20% contohnya martini dan wine, kemudian golongan C dengan kadar alkohol 20% s.d. 50% contohnya whisky dan brandy.

Di Indonesia jumlah pengkonsumsi minuman beralkohol begitu besar, dan lebih dari setengahnya adalah remaja atau anak-anak di bawah umur. Hal ini disebabkan karena emosi remaja yang sangat labil dan rasa penasaran mereka yang sangat besar. Selain itu juga karena kurangnya pengawasan orang tua dan pergaulan remaja yang semakin bebas. Remaja yang sedang mempunyai masalah cenderung menggunakan solusi yang negatif, seperti minum minuman beralkohol karena ketika meminum minuman beralkohol akan timbul perasaan seolah-olah kita menjadi hebat dalam segala hal dan segala perasaan malu menjadi hilang. Kepala terasa kosong, rileks, dan asyik. Dalam keadaan seperti ini kita merasa membutuhkan teman mengobrol, teman bercermin, dan juga untuk menceritakan hal-hal rahasia. Lalu ketika minuman beralkohol dikonsumsi lebih banyak lagi, kita akan merasa lebih bebas mengekspresikan diri tanpa ada perasaan terhambat dan menjadi lebih emosional atau sedih, senang, dan marah secara berlebihan.

Heroin, kokain, dan crystal meth tercatat sebagai zat yang paling membahayakan bagi individu, sedangkan alkohol adalah zat yang paling merugikan bagi sosial. Namun, setelah diperhitungkan dampaknya bagi individu dan masyarakat secara keseluruhan, alkohol tercatat tiga kali lebih membahayakan daripada kokain ataupun tembakau. Badan Kesehatan Dunia, WHO, memperkirakan bahwa risiko yang berkaitan  dengan penggunaan alkohol menyebabkan 2,5 juta kematian setiap tahunnya akibat penyakit jantung liver, kecelakaan lalu lintas, bunuh diri, dan kanker. Angka ini menyumbang 3,8 persen total kematian dan menempati peringkat tiga  pemicu risiko kematian prematur dan kecacatan di dunia.

Kita adalah generasi muda yang nantinya akan meneruskan perjuangan generasi sebelumnya dalam membangun negeri kita ini. Janganlah kita menghancurkan hidup kita dengan sebuah kesenangan sesaat. Dengan meminum minuman beralkohol, kita hanya berlari dari masalah, masalah yang sedang kita hadapi tidak akan pernah terselesaikan. Banyak hal lain yang bersifat positif yang dapat kita jadikan solusi saat kita sedang stress atau saat kita sedang mempunyai masalah.

Untuk itu, janganlah sekali-sekali mencoba untuk meminum minuman beralkohol, bagi yang sudah pernah meminum, jangan dilanjutkan lagi, bagi yang sering minum minuman beralkohol, cobalah untuk berhenti minum, dan bagi yang sudah kecanduan cobalah untuk mengurangi konsumsi minuman kerasnya. Sayangi tubuh kita, jadilah generasi muda sehat tanpa alkohol.

Demikian pidato dari saya, terima kasih atas perhatian bapak dan teman-teman, mohon maaf apabila ada kata yang tidak berkenan di hati bapak dan teman-teman. Wasalamualaikum.

Leave a Reply