Bahan Pidato : Jaga Kesehatan

Jaga kesehatan
Tentunya hal pertama adalah menjaga kondisi badan. Bagaimana mau belajar jika badan kita sakit, loyo, kurang gairah de el el. Kesehatan itu mahal sob, coba bayangkan berapa biaya yang harus dikeluarkan jika kita berobat kedokter, atau berapa kerugian yang ditimbulkan jika badan kita loyo, gak bergairah dan lemes… masa depan yang akan jadi taruhannya. 

So. mulai sekarang jagalah kesehatan kamu, bisa dengan berolah raga secara teratur, lari pagi setelah sholat shubuh sambil ngecengin cewek cewek cantik dipinggir jalan, atau apapun itu. Dengan sendirinya gairah belajar kamu akan meningkat.

Ikuti program pembelajaran disekolah dengan baik
Jika badan kita sehat, penuh semangat, maka hidup kita akan dipenuhi dengan gairah dan kebahagiaan. Dalam mengikuti program pembelajaran di sekolah pun lebih bersemangat. 

Terkadang, terlalu banyak program belajar yang dicanangkan sekolah justru membuat kita merasa bosan, hmmm gimana nih? yups kuncinya adalah kondisi badan dan pola pikir di otak kita. perbaiki pola pikir dan jaga selalu kesehatan. Think different sob !!

Persiapkan diri dengan banyak berlatih dengan soal
Dari tahun ke tahun, yang namanya ujian nasional ya seperti itu, soalnya pun tidak jauh berbeda. Untuk itu banyak banyaklah berlatih soal, pahami setiap bentuk soal. Pada dasarnya yang berbeda hanyalah susunan kalimatnya saja, konsepnya tetap sama. Satu konsep kamu kuasai, insya Allah soal seperti apapun akan mudah kamu hadapi.

Buat jadwal belajar mulai sekarang, dan fokuslah pada satu hal
Yang ini juga ga kalah penting sob, suatu hal yang terstruktur dan terpola secara rapi maka hasilnya juga akan memuaskan. Sebagai contoh jadwal harian yang pernah aku buat, hari senin belajar bahasa Indonesia, hari selasa khusus belajar matematika, hari rabu mempelajari sains/ipa (biologi, fisika, kimia), hari kamis belajar bahasa inggris, dan seterusnya. 

Sisakan waktumu cukup satu jam perhari untuk fokus belajar satu mata pelajaran. Dan sisanya kamu bisa bermain sepuasnya sebagai hadiah dari belajarmu, insya Allah jika kamu konsisten dengan jadwal yang sudah kamu buat, hasilnya pasti dahsyat .

Belajar kelompok, bahas soal saling bantu
Kadang kala, belajar sendiri tidak selalu menyenangkan, jika kamu tipe orang yang suka belajar bareng, mungkin tips ini cocok buat kamu, pahamilah diri sendiri dan lakukan kemauanmu sendiri, dengan begitu kamu akan menikmati belajar, lebih enjoy dan ga ada rasa terpaksa.

Ciptakan suasana belajar yang menyenangkan
Belajar pada saat paling mood, meski sebentar akan tahan lama di memori. Itu sebagian saran dari temanku, tapi kapan mood belajar itu muncul? Hmmmm bisa jadi mood itu baru muncul saat Ujian Nasional telah usai, ha ha bisa kacau kalau kayak gini.  

Solusinya kita harus menciptakan mood untuk belajar. Caranya? Dulu waktu kita pertama kali belajar naik sepeda, meskipun terjatuh berkali-kali kita tidak pernah menyerah, sampai akhirnya kita lihai menaikinya. Pada saat seperti itu, apakah kita ngerasa sedang belajar? Ya, tapi apakah kita bosan untuk mencoba dan terus mencoba sampai bisa? Tidak, yups itu jawabannya, ciptakan suasana belajar yang mengasyikkan, menyenangkan, bila perlu jalan-jalan sambil baca buku, memancing sambil belajar teorema pytaghoras etc. Lakukan hobimu dan selingi dengan belajar, pasti lebih asyik dan bermakna

Berdoa dan mintalah doa restu dari kedua orang tua
Salah satu doa yang paling mujarab adalah doa orang tua kepada anaknya, mintalah restu pada orang tua kamu. Hal ini dapat menjadi spirit dan menambah rasa percaya diri yang luar biasa bagi kamu. 

Tentunya tidak adil jika kita minta di doakan, tapi kita sendiri tidak ikut berdoa untuk keberhasilan kita. Lucu banget jika hal seperti itu sampai terjadi. Maka berlakulah adil, diri kita sendiri yang harus bekerja lebih keras, bukan orang lain!!.

Jangan lupa sarapan sebelum mengerjakan soal
Ini penting!!, saking semangatnya mengikuti UN, kita sampai lupa hukum kekekalan energibahwa kita ga bisa berpikir maksimal kalau perut belum terisi (logika gak jalan tanpa logistik bro!!)

Manfaatkan moment sesaat sebelum ujian untuk mereview materi ujian
Sekedar memancing ingatan agar lebih mudah digali saat mengerjakan soal, kita bisa membuka-buka lagi materi pelajaran yang sudah kita pelajari sebelumnya, tapi bukan dibaca keseluruhan, hanya direview sesaat.

Kumpulkan referensi materi ujian selengkap mungkin
Salah satu sahabatku pernah berkata begini:

PERSIAPAN MENGHADAPI UN

Assalamualaikum Wr. Wb.

Ibu guru yang saya hormati dan teman-teman yang saya cinta.

Puji dan syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah Subhanahu wa Taala, dimana melalui rahmat dan karunia-Nya, kita bisa berkumpul  di sini dalam keadaan sehat. Dan saya mengucapakan banyak terimakasih karena teman-teman mau mendengarkan pidato saya.

Teman-teman yang saya cintai,

Ujian Nasional Sudah di Ambang Pintu. Diperkirakan pada akhir bulan April tepatnya tanggal 23 sampai 26 April 2010, Ujian Nasional SMP akan dilaksanakan. Sekolah kita telah melakukan berbagai upaya untuk menyiapkan siswanya 100% lulus dalam Ujian Nasional. Kelulusan tahun ini semakin berat. Kita semua cemas, termasuk saya. Tapi kecemacasan itu tidak perlu berlebihan, yang terpenting persiapkan diri secara maksimal untuk dapat lulus dengan hasil terbaik.

Teman-teman yang saya cintai,

Dalam kesempatan ini, saya ingin berbagi sedikit mengenai persiapan menghadapi Ujian Nasional 2012. Langkah-langkah ini merupakan persiapan sederhana yang bisa kita praktekan dengan mudah mulai dari sekarang.

1.    Belajar dengan cara terbaik sesuai dengan gaya belajar kita sehari-hari.

2.    Perbanyak berkonsultasi dengan guru mata pelajaran dan berdiskusi dengan teman mengenai materi yang kamu rasa belum kuasai.

3.    Berlatihlah menyelesaikan soal-soal UN atau soal prediksi UN.

4.    Jaga kesehatan agar tetap fit dengan berolah raga dan mengonsumsi makanan bergizi.

5.    Jangan tinggalkan shalat lima waktu serta selalu berdoa kepada Allah dan minta agar dimudahkan dalam menghadapi Ujian Nasioal tahun ini.

6.    Senantiasa berbuat baik terutama kepada orangtua kita dan semua orang.

7.    Siapkan perlengkapan ujian yang kita butuhkan, seperti pensil, mistar, dan penghapus.

8.    Jangan habiskan waktu untuk hura-hura dan main. Jangan biarkan dirimu menyesal tidak lulus ujian nanti!

9.    Setelah usaha maksimal dan berdoa, maka serahkan hasilnya pada Alloh SWT. Ingat! Apapun hasilnya, ikhlaslah. Karena yang baik menurut kita mungkin bukan yang terbaik menurut Allah.

Teman-teman sekalian,

Kesimpulan saya pada kesempatan ini adalah persiapan sebelum perang adalah suatu yg wajib bagi seorang prajurit. Begitu juga dengan kita-kita yang akan mengikuti ujian nasional tahun ini. Jangan kalah sebelum berperang, persiapkan diri dengan baik, baik secara mental, fisik, pikiran, dan keyakinan. Caranya, jangan anggap ujian sebagai suatu yang menakutkan, tapi berusahalah rileks dan enjoy menjalaninya.

Demikian uraian pidato saya. Mudah-mudahan membawa manfaat bagi kita semua dan kita pun bisa lulus pada tahun ini. Saya mohon maaf atas segala kekurangan dalam penyampaian pidato saya tadi.Atas perhatiannya saya ucapkan banyak teriakasih.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Pidato untuk Menghadapi Ujian Nasional

POSTED BY FADHLA NUR ISLAMY ON 02.24

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

            Yang terhormat Ibu Ummi Rahmi selaku guru Bahasa Indonesia  dan teman teman siswa kelas XII yang saya banggakan. Terlebih dahulu, marilah kita mengucapkan puji syukur ke hadirat Allah Tuhan Yang Maha Penyayang yang telah menganugerahkan berbagai kenikmatan kepada kita, sehingga kita dapat merasakan kesehatan serta kebahagiaan hingga saat ini. Tanpa kemurahan-Nya, mustahil semua ini dapat kita nikmati. Selanjutnya, salawat dan salam semoga tercurahkan kepada junjungan kita, nabi besar Muhammad SAW yang membawa umat manusia dari zaman jahiliah menuju zaman yang penuh dengan ilmu pengetahuan seperti yang kita rasakan saat ini.

Saya ucapkan terimakasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk menyampaikan pidato berjudul Persiapan Menghadapi Ujian Nasional.

Teman teman yang berbahagia,

Ujian Nasional 2013 sudah di depan mata, Ujian Nasional 2013 ini rencananya dilaksanakan pada bulan April mendatang. Ujian Nasional ini merupakan pintu gerbang untuk memasuki institusi pendidikan di jenjang yang lebih tinggi, yaitu perguruan tinggi. Banyak orang gagal mencapai keberhasilan karena mereka tidak memiliki berbagai persiapan dalam menghadapi ujian. Untuk itu ada beberapa tips atau kiat agar kita berhasil dan sukses menghadapi ujian nanti.

Teman teman yang saya banggakan

Pada kesempatan ini saya akan menyampaikan beberapa kiat mengahadapi Ujian Nasional, yaitu:

1.      Hadapilah ujian dengan tenang

Hadapilah ujian ini dengan sikap yang tenang dan , kita harus menyadari bahwa ujian sebagai sesuatu yang harus dihadapi dan dilalui. Sikap tenang akan memungkinkan kita menyusun rencana menentukan strategi dan menjalaninya dengan senang.

2.      Perbanyaklah berlatih mengerjakan soal dan jagalah kesehatan

Jika teman teman mengunjungi took buku, banyak sekali terdapat buku persiapan UN. Buku tersebut berisi kumpulan soal ujian nasional tahun lalu dan soal prediksi ujian nasional tahun 2013. Selain kumpulan soal, terdapat pula kunci jawaban dan pembahasan sehingga teman teman dapat belajar dari buku tersebut. Namun, kita tidak boleh hanya terfokus pada belajar. Teman teman harus pandai memenage waktu kapan kita harus belajar, waktu istirahat, waktu makan, waktu untuk tidur dan sebagainya sehingga kita dapat menghadapi ujian nasional dengan kindisi yang sehat.

3.     Belajar kelompok

Belajar kelompok merupakan salah satu cara yang dapat dipakai para siswa untuk berbagi dengan teman yang lain dalam memecahkan soal dan saling menguatkan motivasi belajar dan prestasi.

4.      Efektifkan belajar di sekolah

Masih terdapat siswa yang datang ke sekolah dan hadir di kelas dengan alakadarnya atau sekadar hadir, tidak mengoptimalisasikan semua potensi dirinya untuk meraih hasil terbaik dalam daya serap materi maupun prestasinya. Padahal jika dimaksimalkan, niscaya hasilnya akan lebih bagus kalaupun tidak ditambah dengan les-les yang lain diluar jam sekolah.

5.      Mohon doa restu dari orang tua

Mohon doa restu kepada kedua orang tua adalah hal yang sangat penting agar kita diberi kemudahan dan kelancaran. Kedua orang tua kita akan dengan senang hati mendoakan putra-putrinya yang sedang berjuang menghadapi UN agar mereka berhasil.

6.      Lakukan sholat malam

Untuk yang beragama islam, dapat memperbanyak solat malam,untuk memperoleh ketenangan batin serta mendekatkan diri kepada Allah swt. tak lupa juga diiringi dengan doa, memohon kepada sang pencipta agar diberikan ketenangan jiwa, dibukakan pikiran dan hati yang jernih sehingga dapat focus dan konsentrasi pada saat menghadapi ujian nasional.

Teman teman yang saya sayangi,

Itulah beberapa kiat mengahadapi Ujian Nasional yang dapat saya sampaikan, sebelum saya mengakhiri pidato saya, saya menghimbau teman-teman agar dapat mempersiapkan diri dalam menghadapi Ujian Nasional. Saya menyarankan agar teman-teman dapat memaksimalkan hal-hal yang telah disebutkan agar hasil Ujian Nasional yang kita dapatkan bisa maksimal pula. Terakhir, saya berharap semoga kita sukses Ujian Nasional 2013 dan lulus dengan hasil yang memuaskan.

Atas perhatian teman-teman saya ucapkan terima kasih, dan mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam bertutur kata.

Saya akhiri, wabillahi taufiq walhidayah, Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Cara memilih wakil rakyat priode 2014 – 2019

Faktanya 70% lebih anggota DPR RI yang ada sekarang mengajukan diri alias nyaleg lagi untuk menjadi wakil rakyat priode 2014 s/d 2019. Masih maukah kita memilih mereka lagi untuk 5 tahun kedepan ? Bagaimana tips dan cara memilih wakil rakyat yang berkualitas bagi bangsa ini kedepan ?

Fakta yang ada sekarang tanpa melihat anggota DPR dari fraksi mana, etnis mana dan jenis kelamin apa adalah sebagai berikut :

Banyak yang terlibat korupsi, seperti Muhammad Nazarudin, Angelina Sondakh, dan yang lainnya 

Plesiran keluar negeri mengatasnamakan studi banding atau kunjungan kerja sementara hasil nya tidak signifikan untuk jumlah undang-undang yang dihasilkan

Kwalitas undang-undang yang dihasilkan rendah dengan banyak nya produk legistatif yang diuji materi ke Mahkamah Konstitusi

Tingkat absensi angota dewan yang rendah priode 2009 – 2014 ini seperti dilansir beberapa media cetak dan on line baru-baru ini

Wakil rakyat yang duduk di parlemen sekarang adalah pilihan Partai politik yang disuguhkan kepada rakyat untuk dipilih. Yang mendapatkan rangking tertinggi berhak duduk di senayan namun rendah mutu 

Terus cara memilih wakil rakyat yang betul betul idealis memperjuangkan nasib konstituennya ?

Janganlah menjadi golput atau tidak memilih, karena nasib bangsa ini tidak akan berubah dengan sikap ketidakpedulian kita pada memilih wakil rakyat, Pilihlah wakil rakyat yang terbaik dari yang pilihan yang tersedia 

Jangan memilih wakil rakyat yang sudah tidak terbukti membawa perubahan yang baik pada konstituennya, seperti fakta diatas dan pilihlah wakil rakyat dari partai peserta pemilu 2014 yang belum punya wakil rakyat nya di parlemen, dengan orang baru ada harapan untuk bisa membawa perubahan kearah yang lebih baik

Kalau harus memilih wakil dari partai politik yang sudah pernah ikut peserta pemilu 2014, pilihlah dari nomor urut yang paling bawah. Orang yang idealis tidak punya dana untuk bisa menempatkan urutannya di deretan teratas dalam pencalonannya

Pilihlah partai politik masih gurem, sehingganya jika suaranya banyak komposisi jumlah wakil rakyat diparlemen banyak diisi dengan wajah baru, sehingga harapan Indonesia kedepan bisa (sedikit) lebih baik

Semoga beberapa tips cara memilih anggota dewan yang terhomat tahun 2014 – 2019 bisa membantu kita yang punya hak pilih untuk lebih rasional dalam memilih wakil rakyat sehingga modus kecurangan pemilu bisa diminimalisir. Semoga Indonesia bisa lebih baik

Karakter utama dari pemilih pemula di setiap pemilu adalah; meskipun mereka telah cerdas dalam memahami demokrasi, namun pengaruh kuat lingkungan keluarga akan menjadi faktor penentu, akan dikemanakan suara mereka pada hari pemungutan suara nanti? Mayoritas dari mereka adalah para pelajar dan Mahasiswa, untuk kelompok umur 17-19 tahun, pendidikan politik belum secara utuh menyentuh para pemilih pemula. Tidak heran, jika pilihan para pemilih pemula seperti itu akan lebih mengikuti kepada siapa keluarga mereka menentukan pilihannya.

Iklim politik memang telah begitu cair, keluarga bukan menjadi salah satu faktor penentu sikap politik para pemilih pemula. Lingkungan menjadi faktor determinan sikap politik para pemilih pemula. Hanya saja, jika sikap politik para pemilih tersebut tidak diimbangi dengan baiknya pendidikan politik oleh partai politik tetap saja, para pemilih pemula masih bisa dikategerikan sebagai Floating-Mass, masih perlu diberi pencerahan dalam menentukan sikap politiknya.

Memberi anggapan Floating-Mass kepada para pemilih pemula secara a priori memang tidak benar. Sebutan itu harus dilihat dari berbagai sudut pandang, arah, dan analisa yang tepat. Pertama, Kematangan sikap politik tidak ditentukan oleh usia seseorang, ini lebih dipengaruhi oleh sejauh mana pendidikan politik bisa menyentuh dan meraba perasaan masyarakat.

Ke-dua Partisipasi pemilih pemula dalam menggunakan hak pilihnya merupakan angka signifikan, ini sebanding dengan partisipasi penggunaan hak pilih dari kaum perempuan. Partisipasi mereka lebih dipengaruhi oleh : teman sejawat, komunitas, dan paguyuban. Sebab mereka cenderung mengikuti in-group mereka. Memang tidak bisa ditentukan, perolehan suara terbesar dari pasangan calon pemenang pilkada 2008 (Muslih-Mulyono) tersebut dari kelompok mana saja karena kerahasiaan dalam pemungutan suara ini memang terjaga. Tetapi, ini bisa diukur dari seberapa besar partisipasi pemilih pemula dan antusiasme mereka dalam mengikuti setiap tahapan pemilukada.

Ke-tiga, diakui atau tidak, pendidikan politik kepada pemilih pemula saat ini memang belum begitu gencar dilakukan oleh parta-partai politik. Namun ada kecendrungan positif: organisasi-organisasi kepemudaan seperti; Karang Taruna, KNPI, Pemuda Pancasila, Pemuda Panca Marga, dan ormas-ormas lainnya telah menjadi katalisator penting dalam memerikan pencerahan politik disaat pendidikan politik tidak begitu giat dilakukan oleh partai politik. Organisasi-organisasi kepemudaan telah memiliki struktur organisasi sampai tingkat Kelurahan, ini menjadi sinyal baik bahwa partai politik sebetulnya bisa melakukan hubungan simbiosis mutualisma dengan mereka dalam melakukan pendidikan politik kepada kelompok pemilih pemula.

Pendidikan politik tidak semata ditujukan untuk mengarahkan para pemilih pemula ke dalam lingkup politik praktis, ini lebih kepada arah memberikan pencerahan politik agar mereka memiliki sikap politik, paradigm tidak asal pilih, pandangan mengikuti kepada yang lebih banyak, dan tujuan akhirnya adalah mencetak pemilih berkualitas.

Sebagai contoh, bagaimana pemilih pemula ini belum mendapatkan perhatian maksimal dari partai-partai politik; Sampai tanggal 7 September 2012 telah dilakukan pendaftaran partai politik peserta pemilu legislatif tahun 2014. Salah satu syarat dari pendaftaran tersebut; partai politik pendaftar harus memiliki anggota 1/1.000 (satu perseribu) dari jumlah penduduk Kota Sukabumi dan dibuktikan oleh Kartu Tanda Anggota Partai Politik dan KTP pemilik KTA tersebut. Dari data yang disampaikan oleh KPU Pusat melalui Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL), keanggotaan partai politik didominasi oleh kelompok umum 35-60 tahun. Ini mencerminkan, bahwa pemilih pemula masih terlalu tabu untuk dilibatkan ke dalam politik praktis.

Adalah bukan mustahil, setiap partai politik sudah tentu memiliki lembaga-lembaga kaderisasi dan keanggotaan. Maksimalisasi terhadap lembaga kaderisasi dan keanggotaan ini menjadi barometer sejauh mana kesungguhan partai politik memiliki tekad melibatkan para pemilih pemula menjadi bagian dari partai politik tersebut. Bukan kah angka 27.034 pemilih pemula ini merupakan angka signifikan? Bukan bohong, jika angka tersebut menjadi rebutan di pemilukada Kota Sukabumi tahun 2013 nanti.

Membiarkan para pemilih pemula sama dengan memasukkan mereka ke dalam pemilih yang sering terabaikan, sementara pada saat yang sama, kelompok-kelompok lain sedang melakukan propaganda dengan iming-iming GOLPUT-nya, agar partisipasi pemilih pemula tidak diperhitungkan. Memang, sikap apatis terhadap politik ini tidak secara mutlak hanya dipengaruhi oleh kurangnya pendidikan politik, kecuali itu, dipengaruhi juga oleh rasa heran mereka ketika menyaksikan betapa riuhnya elit-elit politik di pusat bermain pentas ketidak beresan, ditayangkan di televisi pula. [ ]

harus memilih pemimpin yang juga berwibawa, bermental baja, dan seorang negarawan sejati yang mendahulukan kepentingan bangsa yang lebih besar dari hanya sekedar kepentingan politik sesaat demi menjaga popularitas.

PIDATO

Tema               : Pendidikan Berkarakter Cermin Jati Diri Bangsa  

Assalamualaikum  Wr . Wb

  Yang terhormat Ibu Harsiwi S, Pd. selaku Guru Mata

Pelajaran Bahasa Indonesia

  Serta teman temanku yang saya sayangi

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas karunia Nya kita dapat bekumpul di sini dengan keadaan sehat tak kurang suatu apapun.

Pada kesempatan ini, perkenankan saya akan menyampaikan mengenai Pendidikan Berkarakter Cermin Jati Diri Bangsa.

Pada saart ini , Pendidikan merupakan hal yang paling penting, yang harus dimiliki seseorang untuk bekal hidup kelak menghadapi kemajuan zaman. Terutama bibit bibit bangsa yang berhak mendapatkan pendidikan yang layak . Tapi kenyataannya banyak anak bangsa yang tidak mendapatkan haknya tersebut. Hal ini dipicu karena ada beberapa factoryang tidak mendukung berkembangnya Pendidikan di Indonesia , seperti keadaan ekonomi , keadaan lingkungan social , mapupun kesadaran diri sendiri. Hal ini perlu diadakan revolusi untuk meningkatkan fasilitas Pendidikan di Indonesia.

Sebelumnya kita harus mengenal apa itu Pendidikan Berkarakter ? Pendidikan adalah suatu usaha masyarakat dan bangsa dalam mempersiapkan generasi mudanya bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat dan bangsa yang lebih baik di masa depan.

         Menurut Ilmuwan ( Thompson ) Pendidikan adalah pengaruh lingkungan terhadap individu untuk mengahasilkan perubahan perubahan yang tetap dalam kebiasaan perilaku , pikir , dan sifatnya.

         Menurut Filosof Inggris ( John Stuart Mill ) Pendidikan adalah sesutau yang dikerjakan oleh seseorang untuk dirinya atau orang lain dengan tujuan mendekatkan pada kesempurnaan .

Sedangkan Berkarakter adalah cara berpikir dan berperilaku yang menjadi cirri khas tiap individu untuk hidup dan bekerja sama baik dalam lingkup keluarga , masyarakat , bangsa atau negara.

Jadi , Pendidikan Berkarakter adalah Usaha yang dilakukan secara sadar untuk menanamkan nilai nilai atau sikap baik bagi peserta didik sehingga dapat diwujudkan dalam tingkah laku sehari hari.

Pendidikan karakter, sekarang ini mutlak diperlukan bukan hanya di sekolah saja, tapi dirumah dan di lingkungan sosial. Bahkan sekarang ini peserta pendidikan karakter bukan lagi anak usia dini hingga remaja, tetapi juga usia dewasa. Mutlak perlu untuk kelangsungan hidup Bangsa ini. Lingkungan yang sangat memepengaruhi Pendidikan Berkarakter pada anak adalah Lingkungan Sekolah , Lingkungan Keluarga dan Lingkungan Masyarakat. Tetapi yang sangat berpengaruh sangat besar terhadap penerapan Pendidikan Berkarakter pada anak terletak pada Lingkungan Sekolah, terutama dengan keberadaanya seorang guru. Berbeda dengan materi akademis , dalam mengajarkan Pendidikan Berkarakter seorang guru harus mempunyai 3 peran sekaligus yaitu : peran perhatian , peran pembimbing , dan peran teladan .

Lalu , bagaimana cara menerapkan Pendidikan berkarakter pada anak ?

1.      Di Lingkungan Sekolah

–          Melalui Keteladanan Sifat anak adalah suka meniru, oleh karena itu sebagai guru hendaknya harus selalu memberi contoh yang baik sesuai dengan norma dan aturan yang ada. Maksud memberi contoh disini bukan sekedar menjelaskan contoh perilaku yang baik, tetapi perilaku guru harus selalu baik terus menerus sehingga dapat dicontoh

para siswa misalnya selalu datang tepat waktu dll.

–          Melalui Pembiasaan , Pembiasaan adalah merupakan salah satu cara yang dapatdipergunakan untuk mendidik siswa. Dengan cara ini diharapkansiswa akan terbiasa melalukan hal yang baik-baik. Contoh untukmenanamkan jiwa nasionalisme setiap hari Senin melakukanupacara bendera dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

–          Melalui Sistematis , Cara ini dapat ditempuh dengan memasukkan program budaya dan karakter bangsa pada para siswa melalui program sekolah dan KTSP.

2.      Di Lingkungan Keluarga

–          Dengan ditegakkanya peraturan sopan santun dalam keluarga

–          Menumbuhkan sifat saling pengertian dan saling keerbukaan antar anggota keluarga .

–          Adanya sikap saling hormat menghormati dan saling menghargai.

3.      Di Lingkungan Masyarakat

–          Mengikuti  bentuk bentuk organisasi dalam mesyarakat agar menumbuhkan sikap saling bersosialisasi.

–          Diadakannya penyuluhan warga masyarakat terhadap pentingnya Pendidikan Berkarakter.

Dan masih banyak lagi cara cara untuk menamkan Pendidikan Berkarakter pada anak.

Dengan adanya cara penerapan Pendidikan Berkarakter pada anak ditujukan untuk :

1.      mengembangkan potensi dasar agar berhati baik, berpikiran baik, dan berperilaku baik;

2.      memperkuat dan membangun perilaku bangsa yang multikultur

3.      meningkatkan peradaban bangsa yang kompetitif dalam pergaulan dunia.

Pendidikan karakter dilakukan melalui berbagai media yang mencakup keluarga, satuan pendidikan, masyarakat sipil, masyarakat politik, pemerintah, dunia usaha, dan media massa.

Selain itu menurut UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 3 menyatakan bahwa : Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Sedangkan manfaat dari Pendidikan Berkarakter adalah :

1.       Di Lingkungan Keluarga

–          Anak akan menjadi pribadi yang hormat dan patuh kepada Orang Tua.

–          Membentuk pribadi yang bertanggung jawab kepada anggota keluarga .

2.       Di Lingkungan Masyarakat

–          Anak akan memiliki hubungan yang baik antara tetanggam

–          Anak akan percaya diri untuk tampil aktif .

–          Anak akan memiliki jiwa yang baik .

Dan masih banyak lagi dampak positif dari Pendidikan Berkarakter.

Sebagai penutup perlu ditekankan kembali bahwa tujuan pendidikan bukanlah hanya untuk menjadikan seseorang menjadi pintar tapi juga menjadi baik dan berkarakter.

Oleh karena itu, semua pihak yang terlibat dalam pendidilan harus mau mengubah tujuan yang semula hanya mengejar nilai akademis sekarang harus memprioritaskan pendidikan karakter.

Maka dari itu kita sebagai generasi muda harus menjunjung tinggi pendidikan di Indonesia , dengan cara melaksanakan kewajiban kita sebagai siswa. Semoga Selalu Jaya Pendidikan Berkarakter Di Indonesia . Sekian pidato dari saya  apabila ada tutur kata yang kurang berkenan saya mohon maaf. Sekian dan Terima Kasih

Wassalamualaikum Wr. Wb

Leave a Reply