Teks Pidato Kecamatan Nguntoronadi

Teks Pidato Kecamatan Nguntoronadi

Assalamualaikum Wr. Wb.

Dewan juri yang saya hormati, Bapak/ Ibu guru yang berbahagia, dan kawan-kawanku yang kusayangi. Puji syukur mari kita panjatkan kepada Allah SWT, karena dengan ijinnya kita dapat berkumpul disini dengan keadaan sehat walafiat. Tidak lupa sholawat serta salam semoga selalu terlimpah kepada junjungan kita, Nabi besar Muhammad SAW.

Pada kesempatan ini saya akan menyampaikan pidato singkat dengan judul Persatuan dan Kesatuan.

Hadirin yang terhormat.

Bhineka Tunggal Ika adalah semboyan kita. Berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Dalam banyak perbedaan, kita mampu bersatu dalam satu wadah yaitu Negara Kesatuan Republik indonesia .

Sebelumnya, marilah kita tengok sejarah panjang bangsa kita. Tiga ratus lima puluh tahun dibawah penjajahan Belanda dan selama tiga setengah tahun dijajah Jepang. Begitu lama kita menderita dibawah penindasan penjajah. Apakah karena kita malas memperjuangkan kemerdekaan kita? Tidak. Sejarah menunjukkan dari barat sampai timur seluruh rakyat Indonesia berjuang. Cut Nyak Dien selalu mengangkat rencong. Patimura tidak tinggal diam.

Tetapi, mengapa kemerdekaan begitu sulit diraih?

Era baru tiba, para pemuda sadar perjuangan yang kedaerahan hanya berujung pada kesia-siaan. Organisasi kepemudaan yang berusaha menggalang persatuan pemuda-pemuda antar daerah mulai bangkit. Budi Utomo telah mempelopori persatuan pemuda indonesia.

Teman-teman yang kusayangi.

Enam puluh enam tahun sudah udara kemerdekaan kita hirup. Perjuangan para pahlawan menunjukkan hasil yang gemilang. Kita dapat makan dan tidur dengan tenang. Kita dapat sekolah tanpa rasa was-was.

Terima kasih pahlawan. Sungguh jasa-jasamu sangat besar. Semoga amal baikmu mendapat ridho dan pahala dari Allah SWT. Amin.

Hadirin yang berbahagia.

Walaupun kita telah lama merdeka, tetapi perjuangan belum selesai. Yang harus kita lawan sekarang bukan lagi penjajah yang bersenjata. Yang harus kita lawan sekarang adalah kebodohan. Dengan menjadi cerdas maka negara kita akan bisa maju dan mampu bersaing di era global.

Kita sebagai generasi penerus bangsa harus melanjutkan perjuangan para pahlawan. Bagaimana cara kita berjuang mempertahankan kemerdekaan? Caranya sangatlah mudah. Mari kita belajar yang tekun, selalu memanfaatkan waktu luang kita untuk meningkatkan kualitas diri, serta selalu memupuk potensi dan kemampuan yang ada pada diri kita.

Selain belajar, kita juga harus sadar bahwa Negara kita merupakan kumpulan berbagai suku, bangsa, dan agama. Rasa hormat menghormati harus selalu kita pupuk. Jangan mudah diadu domba. Persatuan dan kesatuan telah membuktikan kekuatannya dengan mengantarkan kita pada gerbang kemerdekaan. Jangan sekali pun lengah. Mari kita galang dan kita perkuat persatuan dan kesatuan bangsa kita demi kemakmuran Negara Republik Indonesia.

Dewan juri yang terhormat.

Cukup sekian pidato singkat saya. Semoga pidato singkat ini dapat menggugah semangat kita dalam meningkatkan persatuan dan kesatuan. Semoga dengan kerja keras kita dapat meraih harapan dan cita-cita bersama. Semoga Allah SWT selalu melindungi, membimbing, dan meridloi usaha kita. Amin.

Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh.

Mengayuh perahu di lautan, kalau ada salah mohon dimaafkan.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Leave a Reply