Praktek Pidato : Topik Pendidikan Karakter

Topik Pidato : Pendidikan Karakter

Judul Pidato: Pentingnya pendidikan karakter bagi generasi bangsa saat ini

Audiens Pidato : Warga SMA N 1 DEPOK

Tujuan Pidato : Mewujudkan generasi muda yang berkarakter luhur dan berkepribadian baik sesuai norma agama, pancasila dan masyarakat.

Assalamualaikum wr.wb

Yang terhormat kepala sekolah SMA N 1 DEPOK

Yang saya hormati Bapak dan Ibu Guru SMA N 1 DEPOK

Dan teman-teman yang saya cintai

Marilah kita panjatkan puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan nikmat-Nya sehingga kita semua dapat berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat. Perkenankan pada kesempatan ini, saya akan menyampaikan pidato tentang pentingnya pendidikan karakter bagi bangsa Indonesia.

Hadirin yang berbahagia,

Beberapa dekade ini negara kita sering mendapat julukan buruk dari masyarakat dunia. Salah satunya julukan negara terkorup di dunia, bahkan Indonesia menempati peringkat 5 besar negara terkorup di dunia. Julukan tersebut tentunya sangat menjatuhkan harga diri bangsa dimata dunia. Julukan tersebut tidak lain tidak bukan dari tindakan para generasi dekade lalu yang telah mencoreng nama baik bangsa Indonesia dengan tindakan yang tidak bermoral yaitu korupsi. Dari masalah tersebut, maka betapa pentingnya pendidikan karakter bagi generasi muda bangsa saat ini.

Generasi muda adalah yang akan memimpin bangsa dan menentukan nasib bangsa ke depannya. Jadi, baik atau buruknya bangsa kedepannya ditentukan oleh generasi muda saat ini. Pendidikan karakter bagi generasi bangsa ini sangat penting karena akan menjadikan generasi muda bangsa menjadi pribadi yang kuat, nasionalisme, demokratis, jujur, disiplin, bertanggung jawab, amanah, kreatif, dan santun. Pendidikan karakter tersebut dapat terwujud dengan mengajarkan 4 aspek pada generasi muda bangsa yaitu, kecerdasan spiritual(SQ), kecerdasan intelektual(IQ), kecerdasan emosional(EQ) dan kecerdasan sosial(SoQ). Ke-4 aspek tersebut bila diajarkan dalam pendidikan karakter maka akan membentuk pribadi yang berkarakter baik dan santun.

Tujuan dari pendidikan karakter ini, antara lain:

Mengembangkan kebiasaan yang terpuji sesuai dengan budaya bangsa yang religius.

Memiliki karakter yang berdasarkan nilai-nilai pancasila dan dapat mengembangkan nilai-nilai tersebut pada diri kita melalui pendidikan hati, otak dan fisik.

Menanamkan jiwa kepemimpinan dan tanggung jawaab sebagai generasi penerus bangsa.

Menjadi manusia yang mandiri, kreatif   dan berwawasan kebangsaan.

Mengembangkan lingkungan sekolah ataupun lingkungan masyarakat yang aman, jujur, penuh kretivitas, dan bersahabat.

Generasi muda yang diharapkan menjadi pribadi yang baik maka, diperlukan juga peran serta orang tua dan guru dalam pembentukan karakter bagi generasi muda tersebut. Pendidikan karakter sebenarnya sangat mudah untuk diterapkan pada generasi muda, contohnya membuang sampah pada tempatnya merupakan salah satu tindakan pengamalan kedisiplinan dan tanggung jawab dalam menjaga kebersihan sekolah maupun lingkungan masyarakat. Berangkat sekolah tidak terlambat merupakan pengamalan kedisiplinan dan tanggung jawab sebagai pelajar. Tidak terlibat tawuran maupun obat-obatan terlarang termasuk pengamalan pendidikan karakter, karena hal ini mengamalkan sikap tertip, santun, cintai damai, memiliki budi pekerti baik dan yang terpenting tidak melanggar aturan yang ada. Itulah cerminan pelajar atau generasi muda yang baik, tidak melanggar peraturan yang sudah ditetapkan dalam ajaran agama maupun norma-norma yang ada dalam masyarakat. Sehingga, korupsi dapat dihilangkan dari generasi muda bangsa.

Oleh karena itu, mari kita tingkatkan dan terapkan pendidikan karakter bagi generasi muda bangsa supaya menjadi generasi yang kuat, bersih dan santun sehingga bangsa ini dikenal sebagai bangsa yang beradap dan santun. Negara yang besar adalah negara yang mempunyai generasi penerus bangsa yang bermoral dan berkepribadian baik.

Cukup sekian pidato saya, saya mohon maaf bila ada kesalahan.

Wassalamualaikum wr.wb

HARI SUPRIHATIN04-002-084-6XII IPA 3/BAHASA INDONESIA

Leave a Reply