Tugas Pidato : Hamdan Wa Syukron Illah. Shalatan Wa Salaman

Assalamualaikum warahmatullahiwa barakaatuh,

Hamdan wa syukron illah. Shalatan wa salaman ala Rasulillah, amma bad.

Puji serta syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah mencurahkan segala rahmat, taufik dan hidayah-Nya sehingga kita bisa berkumpul di sini dalam keadaan sehat walafiat. Shalawat beriringsalam tak lupa saya curahkan kepada suri tauladan kita, Nabi besar Muhammad SAW atas teladan beliau yang telah menggiring kita dari jalan yang gelap gulita menuju jalan yang terang berderang.

Yang terhormat Bapak Agus Budi Hermawan selaku guru pembimbing mata pelajaran Bahasa Indonesia SMANU MH. Thamrin kelas 12, serta teman-temanku sekalian yang saya cintai dan saya banggakan.

Para hadirin yang berbahagia, pada kesempatan kali ini saya akan berpidato yang bertemakan Kedokteran dengan judul Waspada Mengonsumsi Obat-obatan Kimia. Apakah memang obat kimia itu berbahaya? Kalau berbahaya mengapa ahli kesehatan membuat obat yang terbuat dari bahan kimia? Mungkin itulah pertanyaan yang muncul di benak anda saat ini.

Lihat kawan membawa kayu

Membangun kursi untuk menunggu

Saya disini menyapa kamu

Hanya sekedar ingin membagi ilmu

Kehidupan dunia modern ini tidak dapat dipisahkan dari kontak segala macam penyakit yang diakibatkan oleh berbagai macam hal, mulai dari virus, bakteri, sampai ke psikologis. Rawan nya penyakit menyebabkan semakin menjamur nya perusahaan-perusahaan yang menjual obat-obatan kimia menyebabkan semakin murah dan mudah mendapatkan obat-obatan kimia untuk berbagai macam penyakit di pasaran.

Sudah menjadi kebiasaan banyak orang ketika ia mulai merasakan sakit seperti mual, pusing, dan pegal mereka langsung meminum obat, dan mereka melakukan itu setiap kali gejala sakit tersebut muncul, padahal menurut para dokter jika mulai muncul gejala tersebut sebaiknya dicari dulu penyebab timbulnya gejala tersebut baru kemudian ditangani dengan meminum obat hanya sebagai alternatif terakhir. Misalnya pusing dapat disebabkan akibat kelelahan, mengantuk, atau akibat belum sarapan.

Hadirin yang saya kasihi, pada kenyataan nya kadang-kadang mengonsumsi obat-obatan diperlukan sebagai mana disebutkan dalam hadist. Dari sini dapat dimengerti bahwa Islam memerintahkan agar berobat pada saat seseorang tertimpa penyakit.

Berobatlah, karena tiada satu penyakit yang diturunkan Allah, kecuali diturunkan pula obat penangkalnya, selain dari satu penyakit, yaitu ketuaan (Hadis Riwayat Abu Dawud dan at-Tirmidzi dari sahabat Nabi Usamah bin Syuraik).

Namun, yang membahayakan adalah mengonsumsi obat-obatan kimia dalam jangka waktu panjang. Hal tersebut sangat berbahaya bagi organ tubuh, terutama lambung dan ginjal. Karena obat kimia kebanyakan besifat asam, fungsinya hanya meredamkan saraf sehingga pasien tidak merasa kesakitan bukan menyembuhkan akar penyakit, jika penyakit yang diderita pasien sembuh setelah mengonsumsi obat kimia, hal tersebut sebenarnya disebabkan oleh kerja metabolisme tubuh yang mampu memeperbaiki sel-sel yang telah yang rusak. Sebagaimana yang dikatakan oleh Wier Mitchel, M.D. seorang dokter dari Amerika Obat-obatan kimia hanyalah pereda, karena dibalik penyakit ada penyebabnya. Dan untuk penyebab inilah obat-obatan kimia tak pernah bisa menjangkaunya.

Efek yang paling buruk ketika kita mengonsumsi obat-obatan kimia adalah terjadi luka di lambung dan menurunnya fungsi ginjal yang dapat merujuk pada kematian. Ditambah lagi, efek samping dari penggunaan obat itu tersendiri apabila terjadi reaksi kontradiksi obat yang dapat menimbulkan ruam-ruam ringan, sakit kepala, mual ataupun mengantuk. Reaksi semacam ini memang tidak selalu dialami pemakai obat. Sebenarnya keadaan ini sering terjadi pada pengonsumsi obat-obatan kimia yang tidak tahu cara penggunaan obat-obatan secara tepat sesuai dosisnya. Bisa juga karena mereka tidak tahu kemampuan tubuh dalam menerima obat. Terutama bagi mereka yang memiliki faktor keturunan alergi terhadap jenis obat-obatan tertentu.

Terbang bebas burung merpati

Ringan sayap tak pikir balas pati

Mari kita berhati-hati

Agar tidak menyesal nanti

Ada empat jenis obat yang perlu diperhatikan karena sering menimbulkan akibat samping sampai tingkat yang membahayakan, yaitu:

Antibiotika adalah obat yang dapat menimbulkan anafilatik shock. Yakni gejala berupa keringat dingin, nadi melemah, dan bahkan pingsan. Keadaan semacam ini sering dijumpai pada orang yang alergi terhadap antibiotika jenis penisilin. Kekeliruan penggunaan antibiotika juga dapat menimbulkan resistensi. Yaitu karena penggunaan antibiotika tidak sesuai dengan dosis yang ditentukan. Akibatnya timbul kekebalan terhadap obat tersebut. Biasanya terjadi pada orang yang tidak meminum obatnya sampai habis. Padahal waktu yang diperlukan dalam pengobatan antibiotika adalah empat sampai lima hari.

Obat-obatan sulfa dapat menimbulkan akibat sampingan yang berbahaya seperti terbentuknya kristal pada air seni. Bahkan bisa juga menimbulkan kekurangan sel-sel darah merah. Pada orang-orang tertentu, obat-obatan sulfa juga dapat menimbulkan alergi. Untuk mencegah terjadinya akibat sampingan tersebut, penderita diharuskan minum air sebanyak-banyaknya pada saat minum obat-obatan jenis ini.

Obat pencahar dapat menimbulkan gangguan penyerapan zat gizi di usus kecil. Terutama timbul kalau obat-obatan pencahar tersebut sering digunakan. Obat pencahar sebaiknya tidak digunakan pula oleh orang-orang yang mengalami nyeri perut, seperti radang usus buntu serta wanita hamil.

Obat-obatan analgetik biasa digunakan untuk menghilangkan rasa sakit. Akibat yang ditimbulkan dari penggunaan obat ini adalah gangguan pada lambung, telinga serasa berdesing, sampai kerusakan pada ginjal dan hati.

Apapun jenis obat-obatan yang diberikan oleh dokter, penderita sebaiknya menanyakan aturan pakai, dosis maupun kemampuan obat tersebut dalam menyembuhkan penyakit. Hal ini penting sebab selain mencegah terjadinya efek sampingan yang mungkin terjadi. Efek sampingan yang pernah dialami penderita ketika minum obat-obatan tertentu sebaiknya juga diberitahukan kepada dokter. Jenis obat yang menimbulkan reaksi tersebut juga harus diingat, agar dokter dapat menganalisis kemampuan tubuh pasien dalam mengonsumsi obat.

Apabila pada saat yang sama penderita sedang mendapat obat-obatan lain, misalnya obat untuk mencegah kehamilan, sebaiknya dokter diberitahu. Begitu juga kalau sedang hamil, menyusui, menderita penyakit ginjal, kencing manis dan lain-lain. Biasanya dalam memberikan obat untuk penderita-penderita semacam ini, dokter melakukan pertimbangan lain.

Maka untuk mencegah segala kontradiksi bahan kimia, efek samping, atau bahkan menimbulkan paranoia akibat ketakutan terhadap dampak obat-obatan kimia sebaiknya mulai sekarang coba hindari untuk terlalu sering mengonsumsi dan bergantung pada obat-obatan kimia setiap mulai muncul gejala sakit. Lalu apakah yang harus kita lakukan ketika mulai muncul gejala sakit?

Sekarang kawan dalam elegi

Kepala merunduk menutup mata

Mari sini saya berbagi

Demi sehat kita bersama

Bagimanakah cara menyebuhkan penyakit tanpa obat-obatan kimia? Banyak sekali cara mencegah dan menyembuhkan penyakit tanpa obat-obatan kimia, diantaranya adalah:

1. Meningkatkan kualitas tidur karena tidur berkaitan erat dengan sistem kekebalan tubuh, para ahli imunologi melalui menemukan bahwa, tidur yang baik memungkinkan meningkatkan jumlah limfosit secara signifikan sehingga meningkatkan fungsi detoksifikasi tambahan pada hati, dan pemberantasan bakteri dan virus yang menyerang.

2. Menjaga sikap optimis. Sikap optimis dapat mempertahankan keadaan optimal tubuh manusia, terutama dalam masyarakat saat ini, orang-orang menghadapi banyak tekanan, tekanan psikologis yang sangat besar menyebabkan sistem kekebalan tubuh meningkatkan penghambatan hormon, rentan terhadap flu atau penyakit lainnya.

3. Tidak merokok dan mengonsumsi alkohol. Merokok dan mengonsumsi alkohol telah terbukti dapat merusak fungsi hati dan paru-paru akibat zat berbahaya yang terkandung di dalam nya.

4. Membiasakan diri berolahraga ringan dapat meningkatkan sel yang berfungsi menjaga kekebalan tubuh.

5. Mengurangi paparan sinar matahari yang menyengat. Penelitian telah menunjukkan hubungan antara radiasi ultraviolet dan kerusakan pada sistem kekebalan tubuh. Paparan sinar matahari berlebih juga dapat meningkatkan risiko kanker kulit.

6. Makan makanan bergizi yang banyak mengandung vitamin dan mineral penting yang baik bagi tubuh dan perbanyak konsumsi air mineral karena air adalah sebuah cairan menakjubkan, yang dapat membantu fungsi keseluruhan dari tubuh Anda, termasuk sistem kekebalan tubuh. Air memiliki kemampuan untuk membilas setiap racun berbahaya dalam sistem imun tubuh. Minum cukup air juga dapat membarikan kesempatan kepada sistem kekebalan tubuh untuk beristirahat dan membantu melakukan tugasnya.

Hadirin yang beriman, dalam ajaran Islam juga ditekankan bahwa obat dan upaya hanyalah sebab, sedangkan penyebab sesungguhnya di balik sebab atau upaya itu adalah Allah Swt., seperti ucapan Nabi Ibrahim a.s. yang diabadikan Al-Quran dalam QS Al-Syuar [26]: 80,

Apabila aku sakit, Dia (Allah) lah yang menyembuhkanku.

Maka kembalikan lah segala urusan dan berserah dirilah kepada Allah Swt, dekatkan diri kepada Nya dan memohon lah kesembuhan kepadanya.

Hadirin yang budiman, dari pidato saya kali ini dapat saya simpulkan yang paling utama ialah untuk kita menjadikan obat-obatan kimia sebagai alternatif terakhir dalam pengobatan, beristirahatlah dan selalu mendekatkan diri kepada Allah Swt. agar Ia memberikan kesembuhan karena sesungguhnya segala macam penyakit datang nya dari Allah Swt. dan segala macam obat juga datang dari Allah Swt.

Kedua, untuk selalu waspada dalam memilih obat dan mengonsumsi dalam dosis yang sesuai, tidak lupa untuk selalu bertanya pada dokter mengenai obat-obatan apa saja yang di resepkan dan mengonsumsi sesuai dengan rentang waktu yang ditentukan.

Terakhir, marilah kita membiasakan hidup sehat untuk menjauhkan diri dari segala penyakit agar kita bisa mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh sang-Khalik.

Sekian pidato dari saya, mohon maaf bila ada kata yang tidak tepat . Semoga pidato ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Terima kasih atas segala perhatiannya.

Membeli sayuran untuk makan

Terburu-buru karena sengat mentari

Untuk mensyukuri nikmat Tuhan

Mulai sayangilah diri sendiri

Wabillahi taufik walhidayah, wassalamualaikum warahmatullahi wa barakaatuh.

Oleh: Ratna Utami Dewi

Kelas: XII-IPA 2

Leave a Reply