Pidato : Tugas Individu

Tugas: Individu

Mata Pelajaran:Bahasa Indonesia

PIDATO (UJIAN PRAKTIK)

PIDATO (UJIAN PRAKTIK)

Di Susun Oleh :

Nuryana

9962668564

XII IPA 1

SMA NEGERI 01 BAJENG KAB. GOWA

TAHUN AJARAN

2013/2014

Teks Pidato 1

Assalamu alaikum wr.wb.

Bapak/ibu guru yang saya hormati, juga tak lupa teman-teman yang saya cintai. Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua sehingaa kita dapat berkumpul di tempat ini. Saya juga ucapkan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk menyampaikan pidato yang bertemakan keagamaan dengan judul sebagai berikut :

TOLERANSI dalam BERAGAMA

Hadirin yang saya hormati,

Dalam beribadah setiap manusia melakukannya dengan cara yang berbeda-beda yang di mana ajaran suatu agama yang menjadi patokan dalam menjalankan ibadah tersebut. Seperti halnya ummat Islam beribadah terhadap Tuhan dengan menjalankan shalat lima waktu setiap hari, sedangkan dari sudut ajaran agama lain seperti ummat Kristiani menjalankan ibadahnya terhadap Tuhan dengan sekali seminggu mereka berdoa di tempat ibadah mereka, yaitu gereja, begitupula dengan ummat-ummat agama lainnya. Di sinilah menjadi titik perbedaan antara ummat. Para ummat penganut agamanya masing-masing telah meyakini dengan sepenuh hatinya bahwa ajaran agama merekalah yang paling benar. Di sinilah diperlukan toleransi antara ummat yang berbeda agama. Mengapa demikian? Kita mesti menghargai kepercayaan orang terhadap agamanya meskipun itu tidak sesuai dengan ajaran agama kita. Kita tidak diizinkan mencela apalagi menghina ajaran agama orang lain karena setiap manusia di muka bumi ini berhak memeluk agama yang menurut hati dan kepercayaan mereka. Meskipun telah dijelaskan di dalam kitab suci Al-Quran bahwa ajaran Agama Islamlah yang diakui oleh Allah SWT. Namun, kenyataannya di muka bumi ini bukan hanya Agama Islam saja. Kita tidak berhak memaksa seseorang ikut dalam ajaran agama kita karena memeluk suatu ajaran agama harus menurut hati dan kepercayaan masing-masing. Walaupun di dunia ini tak sedikit manusia yang tidak sama sekali memeluk suatu ajaran agama atau lebih sering disebut atheism, itulah pilihan hidup mereka. Oleh karena itu, meskipun di muka bumi ini kita memiliki kepercayaan dan prinsip hidup yang berbeda menurut ajaran agama kita masing-masing, kita tidak seharusnya menjudge ajaran agama lain karena itulah pilihan mereka. Jadi, marilah kita mempercayai ajaran agama kita masing-masing tanpa harus tergoyahkan dengan hasutan ummat ajaran lainnya. Jadilah pribadai yang teguh terhadap pendirian dan juga menjadi orang selalu menghargai pendapat dan pilihan orang lain.

Demikianalah pidato yang telah saya bawakan, semoga kita dapat mengambil point-point penting dari apa yang telah saya sampaikan dan kemudian kita menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Tutur kata, saya akhiri dengan ucapan, Nun Walqalami Wamal Yasturun, demi pena dan apa yang telah digariskann-Nya, Assalamu Alaikum Wr.Wb.

Teks Pidato 2

Assalamu alaikum wr.wb.

Bapak/ibu guru yang saya hormati, juga tak lupa teman-teman yang saya cintai. Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua sehingaa kita dapat berkumpul di tempat ini. Saya juga ucapkan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk menyampaikan pidato yang bertemakan pendidikan dengan judul sebagai berikut :

PENTINGNYA PENDIDIKAN MORAL

Hadirin yang terhormat.

Tentunya kita semua tlah memahami bahwa pendidikan adalah bagian terpening dalam kehidupan kita. Tanpa pendidikan, mustahil kita akan seperti sekarang ini, perkembangan dan teknologi dan sarana prasarana yang ada di sekitar kita, mustahil akan ada bila semua itu tidak didukung atau didasari oleh adanya proses pendidikan.

Sebuah bangsa dapat dikatakan maju apabila di pendidikan Negara tersebut maju disertai pengelolahan SDM dan SDA yang baik untuk kesejahteraan warganya. Begitupula dengan bangsa Indonesia. Berbagai upaya telah dilakukan bersama oleh berbagai pihak demi memajukan pendidikan Indonesia.

Namun demikian, membekali generasi masa depan dengan pendidikan sekolah yang tinggi saja tidaklah cukup untuk melanjutkan dan memajukan kehidupan bangsakita. Mereka perlu mendapatkan pendidikan moral yang akan membentuk generasi penerus bangsa ini menjadi pribadi yang berakhlak mulia, jujur, dan bertanggung jawab penuh. Dan dengan modal pendidikan moral diharapkan akan membentuk generasi yang dapat memperbaiki kekurangan dan kelemahan bangsa ini. Kesadaran dan rasa tanggung jawab yang tinggi akan menjadi tiang dan pondasi keutuhan bangsa Indonesia.

Haidirin yang terhormat.

Kita tentu menyadari bahwa keterpurukan suatu bangsa dapat disebabkan oleh rusaknya moral segelintir warganya. Bisa jadi rusaknya moral disebabkan oleh warga itu sendiri yang tidak dapat mengontrol dirinya sendiri dengan keimanan dan ketakwaan kepada Sang Pencipta.

Fakta menunjukkan bahwagenerasi penerus bangsa membutuhkan pembinaan moral terutama dari keluarga dan pihak sekolah. Hal ini tercermin dari berita yang mengungkapkan bahwa warung internet yang semakin menyebar mulai dari kota besar hingga pelosok, sebagian besar dikunjungi oleh para pelajar dan mahasiswa, termasuk anak-anak sekolah dasar, menengah pertama, dan siswa sekolah menengah atas. Namun, ternyata mereka tidak menggunakannya untuk mencari informasi edukatif atau mempelajari hal-hal yang positif, tetapi menggunakannya untuk mendapatkan hal-hal yang negatif, seperti pornografi. Adanya kenyataan tersebut tentu sangat meresahkan banyak pihak, terutama bagi para orang tua dan guru. Fakta lainnya tentang runtuhnya etika kejujuran yang dikhawatirkan akan terus berlanjut, sudah menjadi konsumsi umum yang tak asing untuk kita baca, dengar, dan saksikan, seperti : kasus korupsi, upaya penyuapan, mafia khusus dan lainnya.

Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban kita, terutama para orang tua dan para pendidik, untuk memperhatikan pendidikan generasi masa depan bangsa. Tidak hanya pendidikan umum saja, tetapi yang lebih penting pendidikan moral dan pembinaan keimanan dan ketakwaan kepada Yang Maha Kuasa agar generasi penerus ini memiliki budi pekerti luhur, memiliki karakter atau kepribadian yang baik dan kuat, dan memiliki idealisme kebangsaan yang tinggi. Dengan demikian, kemajuan kesejahteraan bangsa diharpkan dapat segera terwujud.

Demikianalah pidato yang telah saya bawakan, semoga kita dapat mengambil point-point penting dari apa yang telah saya sampaikan dan kemudian kita menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Tutur kata, saya akhiri dengan ucapan, Nun Walqalami Wamal Yasturun, demi pena dan apa yang telah digariskann-Nya, Assalamu Alaikum Wr.Wb.

Teks Pidato 3

Assalamu alaikum wr.wb.

Bapak/ibu guru yang saya hormati, juga tak lupa teman-teman yang saya cintai. Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua sehingaa kita dapat berkumpul di tempat ini. Saya juga ucapkan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk menyampaikan pidato yang bertemakan kesehatan dengan judul sebagai berikut :

Bapak/Ibu guru dan teman-teman yang saya cintai.

Sebelum saya memulai pidato ini, saya akan mengingatkan tentang slogan-slogan yang menempel di hampir setiap koridor sekolah kita, diantaranya "bersih pangkal sehat", "kebersihan adalah sebagian dari iman", "jagalah kebersihan". Tapi apakah slogan-slogan tersebut telah menggugah kita untuk mengamalkannya? Seringkali kita melihat murid-murid yang membuang sampah sembarangan, baik itu berupa kertas-kertas bekas maupun bungkus-bungkus bekas makanan jajanan mereka…

Tentu kita sebagai warga sekolah tidak mau melihat sampah tersebut berserakan dimana-mana. Sampah tadi juga dapat mencemari lingkungan sekolah kita, baik di dalam kelas maupun diluar kelas, selain itu kotornya lingkungan sekolah juga dapat menjadikan suasana belajar kita menjadi tidak nyaman.

Bapak/Ibu guru dan teman-teman yang saya cintai.

Demi tercapainya lingkungan yang bersih dan nyaman di tempat kita belajar, perlu sekali dilakukan tindakan yang bersifat mengajak kesadaran kepada setiap siswa untuk menjaga kebersihan yang bersifat mengatasi masalah di atas. Agar tindakan tersebut menjadi contoh kepada siswa-siswa yang masih belum sadar tentang betapa pentingnya kebersihan di lingkungan sekolah. Dengan tindakan-tindakan tersebut  diharapkan para pendidik mampu menyadarkan siswa untuk menjaga kebersihan di lingkungan sekolahnya

Bapak/Ibu guru dan teman-teman yang saya cintai.

Janganlah slogan-slogan yang tadi saya contohkan tersebut tidak kita pedulikan seperti hiasan belaka tanpa kita laksanakan, contohnya masih banyak siswa yang membuang sampah sembarangan, merobek-robek kertas di kelas, kalau buang air kecil tidak disiram dan menimbulkan bau yang tidak sedap, selain itu juga masih ada lagi contoh-contoh lain yang mencerminkan siswa tidak menyadari betapa pentingnya menjaga kebersihan lingkungan di sekolah mereka.

Bapak/Ibu guru dan teman-teman yang saya cintai.

Kita tidak maukan sekolah kita menjadi kotor,kumuh dan penuh dengan sampah. Sampah-sampah tadi juga dapat mencemari lingkungan baik di dalam kelas maupun di luar kelas, selain itu juga dapat menyebabkan suasana belajar kita tidak nyaman akhirnya kita tidak konsentrasi dengan pelajaran yang diberikan bapak/ibu guru.

Bapak/Ibu guru dan teman-teman yang saya cintai.

Saya berharap dengan adanya tindakan-tindakan tersebut,  diharapkan mampu menyadarkan para siswa untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolahnya. Kebersihan berpengaruh besar terhadap kesehatan maka dari itu kebersihan perlu dijaga oleh kita dan untuk kita juga.

Sebagai penutup saya ingin mengajak semua teman-teman untuk saling bahu membahu menjaga lingkungan sekolah yang kita cintai ini agar menjadi sebuah sarana belajar yang kondusif dan nyaman dengan mengawalinya dari kebersihan….

Demikian pidato dari saya ini, kurang lebihnya saya mohon maaf… Silahkan mengeditnya kembali menjadi sebuah pidato yang lebih baik lagi sesuai dengan kebutuhan kalian.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.