Pidato : Perang Terhadap Narkoba

Perang terhadap Narkoba

Selamat pagi. Salam sejahtera bagi kita semua. Yang terhormat bapak ibu guru yang saya hormati dan teman-teman yang saya cintai. Perkenalkan nama saya Gerald. Saya akan membahas tentang cara-cara menghindari narkoba bagi generasi muda Indonesia.

Belakangan ini banyak kita dengar berita di media massa yang menyatakan perang terhadap narkoba. Sebagai generasi muda kita harus mendukung perang terhadap narkoba. Seperti yang kita tahu bahwa bahaya narkoba dapat menghancurkan generasi muda. Peredaran narkoba memang difokuskan pada generasi muda karena generasi muda dinilai masih labil dan mudah sekali dipengaruhi untuk mencoba hal-hal baru. Dengan cap sebagai anak gaul anak muda dengan mudahnya dirayu dan mau memakai narkoba.

Menurut sebuah survey yang dilakukan oleh sebuah LSM melalaui sebuah wawancara dengan 1000 ABG usia 14-18 tahun, sebanyak 720 ABG mengaku pernah mencoba obat-obatan terlarang seperti pil koplo, ineks, ganja, sabu dll, 97 % mengaku mendapatkan dari teman. Dalam hal ini jelas bahwa lingkungan pergaulan sebagai tempat yang rentan terhadap peredaran narkoba.

Menurut sebuah sumber bukan hanya obat-obatan terlarang yang dikonsumsi oleh anak muda. Obat-obatan yang dijual bebas di pasaran juga bisa dan biasa dipakai untuk nge-fly. Harganya tidak terlalu mahal cukup dengan beberapa uang ribuan bisa membuat teler seperti narkoba yang berharga ratusan ribu rupiah. Cocok sekali dengan orang berkantong cekak seperti pelajar. Obat yang biasanya digunakan biasanya obat batuk yang biasa dijual bebas di apotek dan toko obat. Jadi tidak hanya orang berkantong tebal yang bisa menikmati ini, tetapi juga para pelajar dengan mudah mendapatkannya. Dengan dosis lebih banyak, mereka bisa menikmati obat tersebut layaknya menikmati narkoba. Semakin lama dosis yang digunakan, semakin bertambah karena tubuhnya sudah kebalan terhadap takaran obat yang sedikit.

Untuk menghindari keterlibatan kita sebagai generasi muda dengan barang berbahaya ini ada beberapa tips yang bisa dijadikan pedoman untuk menjauhi masalah ini, antara lain:

Menghindari pergaulan bebas.

Telah dibuktikan bahwa 97 % anak mengenal narkoba berasal dari teman. Dengan menghindari teman yang tersangkut dalam pergaulan bebas berarti kita menyelamatkan diri kita dari bahaya narkoba. Jangan pernah sekalipun mencoba meski sedikit karena sekali mencoba kita ingin dan ingin mencoba lagi.

Aktif dalam kegiatan yang positif.

Sebagai anak muda kita harus aktif mengikuti kegiatan seperti kegiatan olah raga dan musik.. Dengan ikut aktif dalam kegiatan yang positif kita akan lupa hal-hal yang negatif sehingga terhindar dari narkoba.

Dekat dengan keluarga.

Keluarga adalah tempat kita pulang. Hanya keluarga yang bisa menerima kita dalam keadaan baik atau buruk.jika kita dekat dengan keluarga kita akan malu untuk melakukan hal-hal yang membuat malu keluarga. Kepada oang tua dan guru diharapkan untuk bisa lebih memberikan perhatian kepada putra-putri dan anak didiknya. Perhatian yang cukup bisa menghindarkan anak dari bahaya narkoba.

Sebagai generasi penerus bangsa marilah kita ikut memerangi narkoba. Nyatakan perang terhadap narkoba. Mari ikut berpartisipasi bersama pemerintah untuk memerangi narkoba. Semua itu dimulai dari diri kita sendiri dan kita tularkan kepada teman teman di sekitar kita. Kesadaran kita untuk tidak menggunakan narkoba banyak membantu pemerintah dalam peredaran narkoba yang sulit dibasmi.

Demikian sedikit penjelasan dari saya. Bila ada salah dalam perkataan saya maka saya mohon maaf. Terima kasih atas perhatian saudara-saudara.