Pidato : Praktek Bhs. Indonesia

Pidato Praktek Bhs. Indonesia Delly Astria Darwin X1

Hari Kartini

Yang terhormat Bapak Aksol selaku guru bahasa Indonesia

Yang saya hormati teman-teman kelas X1 sekalian

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Petama marilah kita memanjatkan puji syukur kepada Tuhan yang Maha Esa. Atas rahmat dan karunianya kita dapat berkumpul di tempat ini.

Pada kesempatan kali ini saya ingin berpidato mengenai hari Kartini. Beberapa hari lalu kita telah memperingati hari Kartini. Nama Kartin sudah tidak asing lagi bagi kita. Bahkan dalam kehidupan sekarang ini seharusnya kita mencerminkan sikap-sikap Kartini.

Kita sebagai wanita sering dikenal sebagai yang lemah, yang hanya dapat melakukan pekerjaan ringan, dan yang tidak dapat melakukan sesuatu yang berat. Kita tidak bisa meninggalkan takdir kita sebagai perempuan, kita hanya bisa mengubah dan membuktikan kepada laki-laki bahwa perempuan tidak selamanya lemah. Seperti yang dilakukan Kartini. Ia menempatkan dirinya sebagai pahlawan di Indonesia bagi para perempuan.

Raden Adjeng Kartini adalah seorang tokoh Jawa dan Pahlawan Nasional Indonesia. Kartini dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan pribumi. Kartini menulis surat-surat tentang pemikiran-pemikirannya tentang kondisi sosial saat itu, terutama tentang kondisi perempuan pribumi. Sebagian besar surat-suratnya berisi keluhan dan gugatan khususnya menyangkut budaya di Jawa yang dipandang sebagai penghambat kemajuan perempuan. Dia ingin wanita memiliki kebebasan menuntut ilmu dan belajar. Ia menggambarkan penderitaan perempuan Jawa akibat kungkungan adat, yaitu tidak bisa bebas duduk di bangku sekolah, harus dipingit, dinikahkan dengan laki-laki yang tak dikenal, dan harus bersedia dimadu. Surat-surat Kartini sangat menarik perhatian masyarakat Belanda, dan pemikiran-pemikiran Kartini mulai mengubah pandangan masyarakat Belanda terhadap perempuan pribumi di Jawa. Kartini ingin sekali mendirikan sekolah untuk perempuan. Pada akhirnya didirikanlah sekolah perempuan yang diberi nama Sekolah Kartini.

Berkat Kartini, wanita sekarang ini sudah pintar, sudah mampu, atau bahkan dapat menyaingi kaum laki-laki. Sekarang tidak sedikit wanita yang kedudukannya lebih tinggi daripada laki-laki. Bahkan biasanya, wanita lebih rajin dan disiplin dibandingkan dengan laki-laki. Ini menunjukan bahwa peran dan kemampuan wanita juga dibutuhkan untuk menegakan kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat.

Hari kartini kita peringati setiap tahun. Wanita Indonesia harus tetap berjuang, dan bercitra untuk Indonesia tidak hanya saat memperingati hari Kartini saja, namun harus setiap saat. Semoga kaum wanita bertambah jaya untuk membanggakan nama besar bangsa dan negara.

Sekian pidato dari saya, Wassalamualaikum Wr.Wb

Incoming search terms:

  • pidato bhs
  • contoh pidato untuk praktek bhs indonesia
  • praktek bhs indonesia
  • praktek pidato bhs indo
  • praktek pidato bhs indonesia
loading...