Pidato Bhs Indonesia : Tullahi Wabarakatuh

Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh

Yang terhormat Bapak Dosen
Dan Yang saya banggakan Teman-teman sekalian

Selamat Siang,Salam sejahtera bagi kita semua

Mari kita panjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua sehingga dalam kesempatan ini saya akan membawakan pidato yang berjudul Kekerasan di Kalangan Pelajar.

Dewasa ini dunia pendidikan telah banyak dinodai oleh tindak kekerasan. Aksi kekerasan yang dilakukan manusia di hampir seantero dunia sangat jelas dilihat. Hal ini diyakini sebagai dampak dari perkembangan arus globalisasi dan modernisasi. Akhir-akhir ini kita selalu dikejutkan dengan tindakan-tindakan pelajar yang tidak dapat kita duga, kekerasan demi kekerasan terjadi di dunia pelajar Indonesia. Contohnya bullying sesama pelajar, budaya senioritas dan tawuran antar pelajar yang penyebabnya hanya masalah sepele.

Teman-teman yang saya banggakan
Sering kita jumpai dikalangan pelajar SMA pada saat orientasi siswa, ketika seorang senior diberi wewenang untuk memperkenalkan dan mendekatkan lingkungan sekolah kepada junior kadang disalah artikan dengan kekerasan yaitu, bullying yang merupakan kepuasan tersendiri bagi para senior. Sehingga hal ini akan menjadi kebiasaan yang kontinyu atau turun temurun. Ketika para junior sudah menjadi senior, mereka akan melakukan perbuatan yang sama seperti apa yang dulu ketika masih junior mendapatkan perbuatan yang melanggar nilai dan norma social itu . Misalnya, saat masa orientasi para junior dimaki-maki, dibentak, bahkan dipukul, atau perbuatan fisik lainnya. Para junior akan merasa kesal dan menaruh rasa dendam kepada senior yang akan terbawa turun temurun untuk junior selanjutnya.

Hal tersebut dikatakan kekerasan fisik dan psikis dalam lingkungan pelajar yang sangat kasat mata dan mengakibatkan trauma fisik maupun mental yang sangat merugikan para pelajar.

Teman-teman yang saya banggakan
Kita sudah tidak asing lagi dengan kata tawuran, atau perkelahian antar pelajar. Bahkan sekarang bukan hanya antar pelajar SMA, tapi juga sudah melanda sampai ke kampus-kampus yang sering kita lihat ditelevisi. Sumber berita telah menyebutkan dari bulan Agustus sampai sekarang sudah terjadi enam kasus tawuran antar pelajar di Indonesia. Hanya karena masalah sepele, emosi seorang pelajar tidak terkendali dan mengakibatkan tawuran. Ada yang mengatakan bahwa berkelahi adalah hal yang wajar pada remaja. Secara psikologis, perkelahian yang melibatkan pelajar usia remaja digolongkan sebagai salah satu bentuk kenakalan remaja. Tawuran yang terjadi tanpa ada sebab yang jelas hingga adanya geng-geng pelajar yang sering melakukan tindakan kekerasan, dan adanya kebutuhan untuk memecahkan masalah secara cepat.

Kenapa tindakan-tindakan kekerasan itu bisa terjadi dikalangan pelajar?
Kekerasan antar pelajar bisa diakibatkan karena banyaknya tayangan televisi (film maupun sinetron) yang menayangkan tindakkan-tindakan kekerasan, faktor pendidikan karakter di sekolah, kurangnya mengontrol emosi diri, minimnya pengawasan orang tua, lingkungan, pergaulan, dan budaya senioritas.

Teman-teman yang saa banggakan
Pelajar adalah generasi bangsa yang akan mengambil alih tampuk kepemimpinan nantinya, apabila sekarang mereka sudah terbiasa dengan tindak kekerasan, kita tidak akan dapat membayangkan bagaimana jadinya bangsa ini nantinya. Agar Indonesia bebas dari kekerasan antar pelajar atau didalam dunia pendidikan maka tumbuhkan niat belajar, menjalin rasa simpati dan pengertian, menciptakan suasana riang, menciptakan rasa saling memiliki dan kasih sayang sesama pelajar, menunjukkan teladan yang baik, jaga emosi diri, menjalin sportifitas dan berani mengambil risiko.

Marilah rekan-rekanku hentikan kekerasan sesama pelajar, jalinlah rasa persatuan dan kesatuan agar kita bisa menjadi pelajar yang lebih baik dan akan membawa nahkoda negri ini ke arah yang lebih baik pula. Stop bullying, stop senioritas, dan stop tawuran. Mari kita bangun sekolah kita dengan PK3 yaitu penuh keramahan, keakraban dan kreativitas agar terciptanya lingkungan sekolah yang harmonis, aman dan nyaman sehingga tidak ada lagi senioritas atau kekerasan lainnya.

Demikianlah uraian pidato yang dapat saya sampaikan. Semoga dapat memberikan manfaat. Kurang lebihnya saya mohon maaf.
Billahi taufik wal hidayah,

wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

loading...