Pidato Ka.bpmigas Untuk Hut Proklamasi Kemerdekaan Ri Ke 67

16

KATA SAMBUTAN

KEPALA BADAN PELAKSANA

KEGIATAN USAHA HULU MINYAK DAN GAS

PADA

UPACARA BENDERA HARI ULANG TAHUN

PROKLAMASI KEMERDEKAAN KE67

REPUBLIK INDONESIA

TANGGAL 17 AGUSTUS 2012

Yth. Para Pimpinan dan Pekerja BPMIGAS,

Yth. Jajaran Pimpinan dan para pekerja Kontraktor KKS dan JOB

serta Para undangan yang saya muliakan,

Assalammualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh,

Selamat Pagi dan Salam Sejahtera Bagi Kita Semua,

Marilah kita bersama-sama meneriakkan pekikan persatuan dan kesatuan bangsa :

Merdeka! Merdeka! Merdeka!

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan Rahmat dan perkenan-NYA, kita semua dapat hadir dan berkumpul bersama untuk memperingati Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang tergolong istimewa pada hari ini .

Keistimewaan peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia 67 adalah persis sama dengan hari ini jatuh di bulan suci Ramadhan pada hari yang sama hari Jumat.

Enam Puluh tujuh tahun lalupada saat itu Soekarno dan Hatta oleh sejumlah pemuda dibawa ke Rengasdengklok dan sempat meminta proklamasi dibacakan tanggal 16 Agustus 1945 tetapi Soekarno saat itu menjawab: ..tanggal 17 lebih memberi harapan kepadaku. Angka 17 adalah angka suci. Pertama tama kita sedang berada dalam bulan suci Ramadhan, waktu kita semua berpuasa, ini berarti saat yang paling suci bagi kita. Tanggal 17 besok hari Jumat, hari Jumat itu Jumat Legi, Jumat yang berbahagia, Jumat suci… seperti yang disampaikan oleh wanita pejuang Lasmidjah Hardi.

Dimulai dari hari yang suci dengan semangat yang suci untuk bersatu dan ingin merdeka, berdaulat dan bermartabat. Para Pahlawan belajar dari kekalahan sebelumnya bahwa berjuang sendiri tidak memenangkan pertempuran, berjuang bersama dimulai akhirnya memunculkan sinergi yang berbuah Kemerdekaan. Bhineka Tungga Ika, berbeda beda dalam suku, ras, agama tetapi satu Bangsa Indonesia itulah karakter Bangsa Indonesia yang tidak boleh hilang bagi generasi penerus.

Proklamasi yang bukan didasari pada pemberian dari siapapun, tetapi merupakan hasil perjuangan panjang berabad-abad lamanya dengan darah dan airmata serta menghadapi tantangan yang luar biasa, dipisahkan dengan keluarga, diasingkan sampai akhirnya meninggal dalam perjuangan.

Dari Sabang sampai Merauke gelombang perjuangan terus menerus dikobarkan walaupun harus menghadapi tantangan yang luar biasa, sekalipun nyawa taruhnya. Sebut saja Tjut Nyak Dien dari Aceh harus ditinggalkan mati suaminya Teuku Umar dan terus melanjutkan perjuangan suaminya, akhirnya tertangkap dan meninggal dalam pengasingan di Sumedang. Juga demikian Tuanku Imam Bonjol seorang pejuang dan juga ulama besar yang akhirnya meninggal dalam pengasingan di Minahasa 1864 akibat mengobarkan Perang Padri melawan Belanda. Juga demikian dengan Pangeran Diponegoro yang berperang sehingga terjadi korban 15000 tentara Belanda dan biaya sampai 20 juta gulden, karena tidak mampu melawannya kemudian ditelikung oleh Belanda dan akhirnya juga dibuang dan meninggal dalam benteng Rotterdam di Makasar. Demikian pula dengn Pattimura dan pahlawan wanita dari Maluku Christina Martha Tiahahu,

Pada Masa Revolusi era menjelang dan pasca kemerdekaan, perjuangan terus dilakukan, Panglima Besar Jenderal Sudirman yang melakukan teknik, dan terkenal dengan perang Palagan Ambarawa dan Serangan 1 Maret, dan meninggal akibat sakit yang dideritanya sejak perang gerilya dilaksanakan. Bung Tomo dengan semangatnya mengobarkan Arek-arek Suroboyo dalam pertempuran 10 November 1945 yang kemudian diperingati sebagai Hari Pahlawan, cerita suasana perang ini menjadi inspirasi saya. I Gusti Ngurah Rai dengan pasukan Ciung Wanara yang mengobarkan perang Puputan (habis habisan). Demikian juga semasa TRIKORA, kita kenal beberapa nama Dr. Johannes Leimena, Komodor Yos Sudarso demikian juga Johannes Abraham Dimara, seorang Penginjil yang awalnya ikut Pengibaran Sang Saka Merah Putih di Biak, dan masih banyak Pahlawan Pahlawan Nasional lainnya yang bisa dijadikan inspirasi kita.

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya dan menghargai sejarah bangsanya.

.

Para Pekerja Migas Indonesia yang saya hormati dan banggakan,

Baru saja kita merayakan satu dasawarsa berdirinya BPMIGAS, pada tanggal 16 Juli 2012 lalu, beberapa pencapaian kinerja BPMIGAS kita persembahkan kepada Negara dan Bangsa dan juga sebagai bentuk rasa terima kepada para Pahlawan yang telah berkorban dan gugur. Response BPMIGAS dalam perjuangan mengisi Kemerdekaan tertuang dalam Rencana Strategis BPMIGAS 2011 -2015.

Ada 2 (dua) kategori Sasaran Strategis BPMIGAS untuk mencapai Misi dan Visi BPMIGAS yaitu:

Sasaran Strategis terkait Industri Hulu Minyak dan Gas Bumi .

Sasaran Strategis terkait Penguatan Kapasitas dan Kapabilitas Sumber Daya Internal BPMIGAS, yang merupakan strategic enabler (pendukung) Sasaran Strategis Industri.

Terdapat 4 (empat) inisiatif Sasaran Strategis Industri Hulu MIGAS yaitu:

Meningkatkan target cadangan Minyak dan Gas Bumi, dengan cara melakukan percepatan monetisasi/komersialisasi penemuan cadangan baru dari lapangan baru dan marginal, kemudian memperkuat strategi yang dapat mendorong KKKS untuk lebih proaktif dalam melakukan kegiatan eksplorasi. Hasil yang dicapai Adanya trend peningkatan jumlah pengeboran sumur eksplorasi sebesar 64% dari tahun 2009 ke tahun 2011 selaras dengan peningkatan target cadangan Migas.

Optimalisasi Produksi Minyak dan Gas Bumi dengan melakukan Revitalisasi Sumur Suspended/Tua, Peningkatan kegiatan intensifikasi pada lapangan-lapangan potensial existing seluruh KKKS, Optimasi realisasi proyek terhadap POD, Optimasi penerimaan negara dari hasil produksi migas. Pencapaiannya adalah trend peningkatan Penerimaan Negara, dimana penerimaan 2011 adalah USD 34,102 Million.

Optimasi Biaya Operasional Industri Hulu Minyak dan Gas Bumi dengan melaksanakan program kerja Pengadaan Bersama,Pemanfaatan Aset Bersama, Pengendalian Cost Recovery. Pencapaiannya Sepanjang tahun 2010 hingga tahun 2011 terjadi peningkatan dalam optimasi biaya operasional yang dihasilkan melalui Pengadaan dan Pemanfaatan Aset Bersama. Untuk Pengendalian Rasio Cost Recovery terhadap Gross Revenue per 30 Juni 2012 adalah 24,3 % (kisaran rasio 22 29%).

Meningkatkan Pemberdayaan Kapabilitas dan Kapasitas Nasional dimana hasilnya:

Peningkatan Komitemen TKDN di 2010 2011 sekitar 57%. Tingginya komitmen penggunaan TKDN di sektor hulu migas tersebut, telah mengantarkan Kementrian ESDM menerima Peringkat Pertama Anugerah Cinta Karya Bangsa untuk tingkat lembaga pemerintah dari Presiden.

Program National Capability Builiding yang tujuannya adalah Percepatan Pencetakan Tenaga Kerja siap pakai di Sektor Hulu Migas Hulu, bekerja sama dengan Badiklat ESDM beserta 6 Perguruan Tinggi terkemuka (ITB, UI, UGM, NPAD, Trisakti, UPN) di Indonesia. Program ini telah dimulai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan pada tanggal 9 Mei 2012 lalu.

Pencapaian Multiplier effect dari pengelolaan industri Migas pada sektor perbankan Hasilnya, sampai akhir tahun 2011 nilai transaksi melalui perbankan nasional sebesar US$ 14 miliar, sementara besaran dana ASR yang disimpan di bank nasional telah mencapai US$232 juta

Terdapat 4 (empat) strategic enabler untuk inisiatif Sasaran Strategis Penguatan Kapasitas dan Kapabilitas Sumber Daya Internal BPMIGAS,

Meningkatkan Sumber Daya Manusia Internal BPMIGAS (People) yaitu dimana pencapaiannya BPMIGAS pada tahun 2009 telah menetapkan Misi Visi BPMIGAS dan Nilai Nilai Dasar / Core Values yaitu P.R.U.D.E.N.T. (Proffesional,Responsive, Unity In Diversity, Decisive, Ethics, Nation Focused, Thrustworthy) sebagai budaya BPMIGAS. Program Transformasi Organisasi BPMIGAS juga sedang berjalan dimana Pengelolaan SDM berbasis Kompetensi terintegrasi, Pengelolaan Kinerja berbasis KPI sehingga Perilaku Organisasi yang lebih efektif dan objektif serta Pengelolaan Karir berdasarkan pencapaian pekerja dan kebutuhan strategis organisasi. Dalam rangka implementasi Good Governance BPMIGAS telah mewajibkan seluruh Pimpinan dan Pekerja BPMIGAS untuk pengisian LHKPN, BPMIGAS telah mempunyai Pedoman Etika (PE), Pedoman Pengendalian Gratifikasi (PPG), Whisler Blowing System (WBS) yang dimotori oleh Unit Pengawasan Internal BPMIGAS bersama Satgas SPIP (Sistem Pengendalian Intern Pemerintah). Kesemua ini telah disampaikan dan disosialisasikan ke seluruh Pimpinan dan Pekerja BPMIGAS.

Optimasi Proses Kerja BPMIGAS Secara Berkesinambungan Process, untuk mendukung program Pemerintah dalam Reformasi Birokrasi juga proses Debottlenecking BPMIGAS telah dijawab salah satunya dengan melaksanakan program Transformasi Organisasi menyeluruh dengan melaksanakan penetapan KPI, Pemetaan Proses Bisnis, Job Description, dan Sistem Kewenangan serta Manual Pekerjaan. Pengelolaan Kinerja Organisasi serta SDM berbasis KPI dan Kompetensi. Telah teridentifikasi 975 proses bisnis dan terpetakannya proses bisnis ini salah satu manfaat meningkatnya kemampuan organisasi BPMIGAS untuk proses persetujuan POD dapat dipercepat, yang awalnya ditahun 2006 berkisar 47 hari kerja, turun di tahun 2009 menjadi 33 hari kerja dan sekarang menjadi hanya 28 hari kerja.

Pengembangan Teknologi (Tool) dimana BPMIGAS telah mempunyai ICT (Information Communication Technology) Blueprint dan telah mengimplementasikan program Pengembangan Aplikasi Sistem Operasi Terpadu (SOT). Pada Tahun 2011: Implementasi SOT Tahap-1 pada 10 KKKS yang mewakili 51.50% produksi lifting migas Nasional. Pada Tahun 2012: Implementasi SOT Tahap-2, akan dilaksanakan untuk 28 KKKS yang mewakili 90% produksi lifting Migas Nasional. Dan BPMIGAS telah mendapatkan penghargaan No 1. Open Source dari Kominfo.

Mendorong efektivitas regulatory framework di antara para pemangku kebijakan di kegiatan usaha industri hulu migas nasional. Inisiatif dan Program telah banyak dilaksanakan salah satunya dengan cara kerjasama pelatihan dengan LEMHANAS, BPKP,KPK, LAN . Demikian juga BPMIGAS juga terlibat proaktif dalam rekomendasi Rancangan Undang Undang seperti UU Tanah, UU Pelayaran, PP 79 dan UU Minyak dan Gas Bumi. BPMIGAS dalam tugas Pengawasan dan Pengendalian telah melakukan pengembangan PTK (Pedoman Tata Kerja), dan saat ini telah tersusun 57 PTK.

Ke 8 (Delapan) Sasaran Strategis dan Program Kerjanya walaupun sudah banyak yang dicapai tapi kedepan harus terus di monitor sebagai KPI bagi semua fungsi di BPMIGAS sehingga apa yang menjadi MISI – VISI BPMIGAS mengoptimalkan manfaat industri hulu minyak dan gas bumi sebesar besarnya kemakmuran rakyat serta menjadi salah satu lokomotif penggerak aktivitas ekonomi Indonesia dapat tercapai. Kita juga harus secara konsisten menjalankan program strategic enebler sehingga ditargetkan pada tahun 2015 diharapkan BPMIGAS dapat menjadi World Class Organization.

Bapak dan Ibu sekalian,

Tema Peringatan HUT RI Ke-67 adalah Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, Kita Bekerja Keras untuk Kemajuan Bersama, Kita Tingkatkan Pemerataan Hasil Hasil Pembangunan untuk Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Sudah banyak yang telah kita coba berbuat untuk bangsa tapi masih banyak PR kita harus lakukan sehingga Keadilan Sosial dapat dirasakan di Seluruh Wilayah Operasi Hulu Migas di Indonesia sesuai kewenangan kita.

Adalah merupakan fakta sejarah, selaras dengan tema Pemerintah, BPMIGAS bersama sama KKKS secara proaktif per Juni 2012 telah melaksanakan peningkatan TKDN (cost basis) sebesar US$ 0.67 Milyar untuk barang, dan US$ 3,27 Milyar untuk Jasa. Tentunya naiknya tingkat TKDN hampir 57% ini dapat dirasakan sebagai keadilan sosial bagi rakyat dan daerah yang berada disekitar wilayah operasi hulu Migas, Demikian pula dengan di luncurkannya Program National Capability Building (NCB) dimana Industri Hulu Migas dan juga Perguruan Tinggi mendapatkan manfaat mutualisme untuk menjadi Center Of Excellent (COE) sesuai dengan Visi BPMIGAS menjadi lokomotif penggerak aktivitas ekonomi Indonesia.

Adalah fakta yang patut disyukuri dan banggakan, apabila sesuatu dikerjakan dengan sungguh sungguh dan tuntas, seperti penilaian BPK atas BPMIGAS yang awalnya Adverse di 2006 kemudian menjadi Disclaimer di 2007 , dan pada tahun 2008,2009,2010 berturut – turut laporan keuangan BPMIGAS mendapat penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.

Adalah merupakan fakta sejarah yang tidak dipungkiri, kita Industri Migas Hulu dapat memberikan kontribusi pada tahun 2009 dimana pada saat dunia terkena imbas krisis Supreme Mortgage, BPMIGAS melakukan terobosan dengan dikeluarkannya kebijakan transaksi belanja barang dan jasa Kontraktor KKS dilakukan melalui perbankan BUMN dan diwajibkan menyimpan dana Abandonment and Site Restoration (ASR) di perbankan nasional berdampak juga terhadap terhindarnya Indonesia dari krisis moneter.

Ada juga yang patut kita syukuri walaupun upaya sudah dimaksimalkan, dengan izin Allah SWT per 30 Juni 2012 penerimaan negara lebih tinggi 113 % dari target APBN dimana realisasi penerimaan adalah US$ 18,06 Miliar, dengan target yang ditetapkan Pemerintah adalah US$16,7 Miliar, walaupun lifting minyak dan gas tercapai sebesar 2,09 juta barel oil equivalent per hari atau 93% dari target APBN-P sebesar 2,25 juta barel oil equivalent per hari.

Atas semua capaian ini, saya selaku Kepala BPMIGAS mengucapkan apresiasi setinginya kepada semua insan perminyakan Indonesia, Pimpinan dan Pekerja BPMIGAS, Insitusi dan Pekerja di KKKS.

Semoga kontribusi kita, tidak menjadikan kita menjadi lengah tetapi terus berusaha meningkatkan kinerja karena tantangan yang kita hadapi juga tidak surut.

Para Pekerja Migas Indonesia yang saya hormati dan banggakan,

Tantangan Industri Migas kedepan tidaklah lebih mudah dari tahun tahun sebelumnya. Setidaknya ada 3 (tiga) area pokok yang perlu menjadi perhatian kita bersama untuk terus menerus ditingkatkan penangananya secara bersama dan berkala yaitu:

Peningkatan Produksi:

Upaya yang telah dilakukan adalah penurunan produksi alamiah dapat ditekan dan dipertahankan pada angka 3% per tahun. Pelaksanaan Program EOR pada lapangan yang mature. Pengelolaan sumur tua oleh KUD yang juga berdampak multiplier effect ekonomi.

Pemenuhan Cadangan Migas baru,

Rendahnya tingkat komitmen pasti KKKS Ekplorasi terpenuhi yaitu berkisar 28% yang tidak sebanding dengan tingkat perkembangan WK Baru, untuk itu diperlukan perkuatan strategi dengan salah satunya membentuk Forum Operator KKKS WK Ekplorasi (FOKWE) dan membantu KKKS mengatasi masalah non teknis seperti pengurusan perijinan, dan mengadakan nota kesepakatan dengan kementerian terkait.

Kecenderungan Peningkatan Biaya Operasi, dilakukan upaya pengawasan dan pengendalian Cost Recovery supaya berkisar 22-28 % dari gross revenue, melakukan penghematan yang berkinambungan sehingga terjadi penghematan dari Pengadaan bersama per Juni 2012 sebesar US$ 413,52 juta. Memiliki Sistem Informasi Pergerakan Material sehingga biaya belanja material antar KKKS berdekatan dapat ditekan.

Komitmen BPMIGAS sesuai Misinya, Industri Hulu Migas bermanfaat guna memberikan sebesar besarnya kemakmuran rakyat, tidak dapat dicapai hanya dengan semangat saja, kita perlu pembenahan diri secara berkelanjutan untuk menjadi profesioanal yang membanggakan di bidang Industri Perminyakan Hulu. Caranya adalah dengan meningkatkan kapabilitas baik dari sisi kompetensi, kepemimpinan, dan budaya kerja serta kebersamaan, sebagai mana para pahlawan kita berjuang memerdekakan negara ini. dengan cintanya terhadap negeri ini. Para pahlawan secara suka rela berkorban dengan jiwa dan raganya

Demikian pula apabila kita cinta dengan profesi kita di Perminyakan Hulu untuk itu harus dibarengi dan dibuktikan dengan kesiapan berkorban dalam melaksanakan pekerjaan kita apakah itu berkorban dengan waktu, perasaan, kerja keras dan juga kerja cerdas, serta risiko jabatan sekalipun.

Apalagi apabila dilandasi oleh karakter nilai – nilai dasar P.R.U.D.E.N.T dibungkus dengan nilai spiritualisme yang tinggi, niat tulus dan suci maka pengorbanan kita dengan bekerja keras di kantor tidak hanya bernilai duniawi tetapi akan bernilai Ibadah.

Jadikanlah momentum peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 67 ini di bulan suci ini sebagai titik kesadaraan kita sebagai pekerja yang mengemban amanah kebangsaan untuk memelihara dan mengisi kemerdekaan Bangsa ini. Dengan Niat dan hati yang suci, menjaga BPMIGAS dan kantor kita masing masing di KKKS, mari tumbukan nilai budaya P.R.U.D.E.N.T, khususnya bagi pimpinan dan pekerja BPMIGAS kita hilangkan sifat kurang terpuji, rakus, tamak, suka pamer dan ingin menang sendiri yang menimbulkan benturan kepentingan sehingga bertentangan dengan Karakter dan DNA P.R.U.D.E.N.T.

Para Pekerja Migas yang saya banggakan,

Sebelum mengakhiri sambutan, saya juga minta agar kita semua untuk menjadi manusia dan pekerja migas Indonesia yang bermotivasi dan bernilai juang tinggi , berani berpikir thinking out of the box, dan ingin selalu bermanfaat serta memberi nilai tambah bagi pekerjaan kita di Industri Migas hulu apapun kondisi yang hadapi.

Kalaulah kondisi yang menjadi kendala, bayangkan mungkin kita belum merdeka saat ini. Para Pahlawan kita dengan gagah berani berjuang dengan kondisi seadaanya, teknologi tidak ada senjata seadanya tapi gelombang perjuangan secara konsisten dikobarkan beratus tahun lamanya. Satu hilang dua terbilang..satu dibuang ke seberang, layar sudah terkembang perjuangan terus berjalan..

Tak lupa seperti pada pidato HUT Kemerdekaan tahun tahun lalu kita harus selalu menjaga praktik Good Corporate Governance (GCG) dan tertib administrasi dan meningkatkan semangat kemitraan yang sehat diantara kita dengan semangat yang saling bahu membahu, saling hormat menghormati.

Saya mengajak kita untuk bekerja dalam kerangka berpikir satu yaitu Indonesia Incorporated janganlah kita berpikir silo bahwa kita satu pekerja Migas Indonesia. Itulah Kekuatan kita bangsa Indonesia BHINEKA TUNGGA IKA, walaupun berbeda tetapi kita satu Bangsa Indonesia. Walaupun lahirnya kita bekerja pada BPMIGAS atau KKKS berbeda tetapi kita adalah satu bangsa Indonesia, pekerja Migas Indonesia. Sudah terbukti bahwa dengan Konsep Indonesia Incorporated ini kita telah menghemat triluyunan rupiah dengan pengadaan bersama.. kita juga bisa menghadapi tantangan kekurangan SDM Migas dan sekarang telah lahirlah program National Capability Building Program Percepatan yang tidak lama lagi dalam 2 tahun kedepan akan kita petik hasilnyademikianlah kekuatan persatuan dalam perbedaan itulah karakter kita bersatu dalam perbedaan

Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan petunjuk jalan yang benar, jalan yang diridhoi-Nya, Amiin.

Berkenaan dengan beberapa hari ini ada yang merayakan Hari Kemenangan, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1433 H. Minal Aidzin Wal Faidzin. Mohon Maaf Lahir dan Batin

Bagi yang ingin mudik dan merayakannya bersama keluarga dikampung halamannya, Selamat jalan, selamat berbahagia bertemu dengan handai tolan, berhati hatilah di jalan dan selalu berdoa.

Sekembalinya bekerja semoga kita timbul semangat lebih besar dan cinta kita kepada Negara dan Bangsa dan mempunyai sikap militansi tinggi untuk berkorban waktu, tenaga dan pikiran jadikan tempat kerja kita menjadi ladang amal dunia dan akhirat. Mari kita rapatkan barisan, berkarya dalam ke bhinekaan, kita bangun karya – karya monumental seperti nenek moyang kita membangun Candi Borobudur yang termasuk tujuh keajaiban dunia. Semoga kita semua menjadi calon Pahlawan Perminyakan Indonesia. Insya Allah.

Merdeka ! Merdeka ! Merdeka!

Dirgahayu Republik Indonesia

Wassaalammualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh

R. PRIYONO

K

EPALA BPMIGAS