Pidato Maulid Nabi : Pertama-tama Marilah Kita Panjatkan

Assalamualaikum Wr. Wb.

Pertama-tama marilah kita panjatkan rasa puji syukur kehadirat Allah SWT. Yang telah memberikan rahmat dan nikmat serta idayah kepada kita semua.

Kedua kalinya bacaan allahumma sholli alaa sayyidinaa Muhammad tetap tercurahkan kepada jungjungan kita Nabi besar Muhammad SAW. yang syafaatnya kita tunggu pada hari kiamat.

para hadirin yang saya hormati…

Pada pagi hari yang insyaAllah penuh berkah ini kita berkumpul disini dalam rangka untuk memperingati hari Maulid Nabi Muhammad SAW. Semoga saja acara ini dapat kita jadikan momentum untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas iman serta taqwa kita kepada Allah SWT. Dengan menjadikan sejarah Nabi Muhammad sebagai motivasi.

Para hadirin sekalian yang saya hormati…

Nabi besar Muhammad SAW. adalah sosok seorang rasul dengan perjuangannya yang begitu luar biasa untuk memberikan pengarahan kepada segenap ummat manusia menuju jalan yang diridloi. Beliau berjuang dengan sekuat tenaga tanpa mengenal rasa lelah sedikitpun untuk menyampaikan perintah-perintah Allah SWT. Karena perjuangan beliaulah kita sekarang ini berada dalam kondisi yang aman, tentram, dan hidup dengan penuh keimanan. Mari kita jadikan momentum ini untuk terus meningkat rasa sykur dan taqwa kita kepada Allah SWT.

Pada haridin yang saya dimuliakan oleh Allah SWT.

Kehidupan di dunia ini hanya sementara saja. Seok atau lusa Allah SWT. Akan memanggil kita dan kita akan dimintai pertanggungjawaban atas semua perbuatan kita. Mari mensucikan diri kita dengan melakukan amal-amal ibadah sesuai yang diajarkan oleh Alqiran dan Hadits. Semoga momentum ini dapat mendorong kita semua untuk semakin giat dalam menjalankan amal ibadah.

para hadirin yang saya cintai…

Demikian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang dirahmati ini. Semoga kita senantiasa diberikan nikmat dan hidayah dari Allah SWT. Dalam menjalani kehidupan didunia ini sehingga kelak kita bisa menjadi orang yang beruntung pada kehidupan yang sesungguhnya.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Assalamu’alaikum Wr.Wb

Para hadirin sekalian yang berbahagia, dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad saw, pagi ini marilah kita terlebih dahulu mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT atas segala karunia nikmat dan hidayah-Nya hingga saat ini dapat bertemu pada tempat ini dalam keadaan sehat walafiat. Semoga atas kehadiran kita malam ini meraih ridho-Nya.

Yang kedua kalinya, mudah-mudahan sholawat serta salam tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi Besar Muhammad saw, dimana beliaulah yang telah menunjukan manusia dari jalan yang dimurkai oleh Allah menuju kedalam jalan yang di ridhoi-Nya, yaitu dengan agama islam.

Hadirin sekalian yang berbahagia, kita telah mengetahui bahwasanya Nabi Nabi Muhammad saw adalah merupakan pemimpin umat islam sedunia, uswatun hasanah dalam tingkah lakunya serta merupakan Sayyidul Mursalin demikian juga termasuk Sayyidul Arabiya. Bahkan Nabi Muhammad saw adalah sebagai contoh dalam mementingkan umatnya daripada mementingkan pribadinya sendiri. Mengenai hal ini lebih jelasnya marilah kita perhatikan sabdanya, yang artinya:

"Tidak dinamakan orang muslim yang sempurna yang dalam keadaan kenyang akan tetapi tetangganya mengalami kelaparan"

Dan sebagai contoh dalam kasih sayangnya terhadap anak-anak, orang yang lemah, dan demikian juga terhadap orang yang dalam keadaan sakit. Hal ini sesuai dengan sabdanya, yang artinya:

"Bahkan termasuk orang yang memiliki belas kasih kepada anak-anak dan tidak memuliakan kepada orang yang lebih tua"

Demikian juga Nabi Muhammad saw mau mendatangi terhadap orang Islam yang dalam keadaan lemah dan mau menengok orang yang sakit dan mengantarkan jenasahnya.
Demikian juga Nabi Muhammad saw juga sebagai contoh dalam mengangkat derajatnya wanita sesuai dengan sabdanya, yang artinya:

"Tidak ada orang yang memuliakan kaum wanita kecuali orang yang mulia budi pekertinya. Tidak ada orang yang menghormati kaum wanita kecuali orang yang rendah budi pekertinya."

Hadirin sekalian yang berbahagia. Demikian yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. Terima kasih atas perhatiannya. Mohon maaf atas segala kesalahannya, Wal Afwuminkum.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuhu

Assalamualaikum Wr. Wb.

Pertama-tama marilah kita panjatkan rasa puji syukur kehadirat Allah SWT. Yang telah memberikan rahmat dan nikmat serta idayah kepada kita semua.

Kedua kalinya bacaan allahumma sholli alaa sayyidinaa Muhammad tetap tercurahkan kepada jungjungan kita Nabi besar Muhammad SAW. yang syafaatnya kita tunggu pada hari kiamat.

para hadirin yang saya hormati…

Pada pagi hari yang insyaAllah penuh berkah ini kita berkumpul disini dalam rangka untuk memperingati hari Maulid Nabi Muhammad SAW. Semoga saja acara ini dapat kita jadikan momentum untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas iman serta taqwa kita kepada Allah SWT. Dengan menjadikan sejarah Nabi Muhammad sebagai motivasi.
Saudara sekalian yang dimulyakan Allah.

dan didalam peringatan tahun ini, marilah kita benar-benar mencari akan hikmah yang terkandung di dalamnya, yakni pada diri Nabi saw. Adalah merupakan uswatun khasanah bagi seluruh umat manusia di penjuru dunia, khusunya kita sekalian yang hadir ditempat ini. kita telah mengetahui akan kepribadian beliau, baik tutur katanya, perbuatannya semua mulia. oleh karenanya maka, marilah kita berupaya mencontoh dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari akan keluhuran dan kemuliaan akhlak beliau saw. Dengan mengamalkan hak tersebut, maka kita sekalian akan meraih kebahagiaa, baik kini di dunia ataupun di akhirat.

Saudaraku sekalian yang dimuliakan Allah

Di dalam Al-qur’an tepatnya pada surat Al Ahzab, ayat 21 Allah swt berfirman, yang artinya: "Sesungguhnya Rasululloh saw, menjadi suri tauladan yang baik bagi kamu, dan untuk orang-orang yang mengharapkan menjumpai Allah dan hari kiamat, dan yang ingat akan Allah sebanyak-banyaknya".

Akhirnya demikianlah pidato ini, mudah-mudahan bermanfaat bagi kita sekalian. Apabila terdapat kesalahan kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Wallahul Muwafiq ila aqwamit Thoriq

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.