Pidato : Nama Putra Reza Sikam

Nama: Putra Reza Sikam

Kelas: XII IPA 3

No. Absen:30

Lestarilah Alam Nusantara Indonesia

Selamat siang kepada bapak/ibu guru penguji yang saya hormati. Sebelumnya saya ingin berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa karena berkat dan rahmatnya saya dapat berpartisipasi dalam ujian praktikum pada siang hari ini dalam keadaan sehat walafiat. Juga terima kasih saya ucapkan kepada bapak/ibu guru penguji yang sudah meluangkan waktunya sehingga saya berkesempatan untuk menyampaikan pidato mengenai generasi muda Indonesia saat ini.

Generasi, menurut KBBI, adalah masa orang yang sama waktu hidupnya (satu angkatan). Sedangkan muda, dari sumber yang sama, berarti belum cukup umur atau setengah belum matang. Maka generasi muda dapat diartikan sebagai masa dimana kelompok orang yang masih belum dewasa atau matang. Generasi muda berarti masih dapat mematangkan diri mereka dengan berbagai hal yang mereka pelajari dari kehidupan yang mereka jalani. Namun sebagai generasi muda Indonesia yang baik, termasuk kami para pelajar, memiliki peranan dan tanggung jawab untuk menjaga Negara Indonesia dari berbagai bidang, salah satunya yang akan saya bahas pada pidato kali ini adalah peranan dan tanggung jawab pelajar dalam melestarikan alam nusantara.

Bapak/ibu guru penguji yang saya hormati, apa itu alam nusantara? Alam nusantara adalah segala sesuatu dalam satu lingkungan Negara Indonesia yang merupakan satu keutuhan. Keanekaragaman yang terdapat di Indonesia membuat alam nusantara kita semakin kaya dan utuh. Tapi dari keanekaragaman itu jugalah, alam nusantara rentan akan kerusakan dan kepunahan, yang mungkin disebabkan oleh berbagai faktor seperti bencana alam dan makhluk hidup, tidak terkecuali manusia. Kita harus menyadari satu hal,bahwa kita, manusia, adalah satu-satunya makhluk yang diciptakan oleh Tuhan dengan kemampuan berpikir dan perasaan yang jauh lebih tinggi disbanding makhluk hidup lainnya. Terus apabila manusia sebagai satu-satunya makhluk hidup yang sadar akan kepentingan alam nusantara malah ikut andil dalam rusak dan punahnya keanekaragaman alam nusantara di Indonesia, siapa bahkan mungkin apa lagi yang dapat menjaga kelestarian dari alam nusantara itu sendiri? Oleh karena itu kita sebagai manusia, terutama para pelajar sebagai generasi muda mestinya sadar akan pentingnya menjaga dan melestarikan alam nusantara.

Bapak/ibu guru penguji yang saya cintai, apabila benar manusialah satu-satunya makhluk ciptaan Tuhan yang dapat menjaga dan melestarikan alam nusantara? Tetapi mengapa banyak dari masalah mengenai rusaknya alam nusantara disebabkan oleh manusia itu sendiri? Misalnya, masalah pembakaran hutan yang baru-baru ini terjadi di Dumai, Riau. Pembakaran hutan tersebut dilakukan oleh oknum-oknum, yang tentunya manusia, untuk pembukaan lahan baru yang akan mereka gunakan untuk diri mereka sendiri. Dan lebih parahnya lagi pembakaran itu dilakukan secara tidak bertanggung jawa, dimana mereka hanya membakar secara membabi buta dan membiarkan api tersebut menjalar hingga mencapai pemukiman warga. Pembakaran tersebut dapat berakibat fatal bagi makhluk hidup yang terdapat di hutan tersebut, mulai dari hilangnya penghasil oksigen di bumi ini, sampai musnahnya makhluk yang yang bertempat tinggal di hutan tersebut dan lingkungan sekitarnya. Nah, disini dapat kita pertanyakan, mengapa mereka, yang merupakan manusia, dapat melakukan pengrusakan alam nusantara begitu hebatnya? Apakah mereka hanyalah binatang berkostum kulit manusia? Atau malah manusia dengan pikiran yang jauh lebih rendah dari hewan?

Dari contoh tersebut, apakah yang mendasari tindakan makhluk yang kita sebut manusia itu melakukan pengrusakan terhadap alam nusantara, apakah ini mengenai kekuasaan, kekayaan, dan kemakmuran? Dan mengapa pengrusakan itu dapat terjadi? Apakah manusia lain duduk diam mengetahui alam nusantaranya telah dirusak? Menurut saya, ada dua faktor yang mendorong terjadinya pengrusakan alam nusantara, yaitu faktor eksternal dan internal.

Faktor eksternal yang saya maksud disini adalah bagaimana lingkungan sekitar dapat mendorong manusia melakukan pengrusakan tersebut. Tentu bila lingkungan tidak memungkinkan manusia lain untu merusak alam nusantara, tidak akan terjadi Pengrusakan alam nusantara yang sudah mendarah daging di Negara Indonesia tercinta ini. Pertama adalah sistem yang mendukung, yang pada hal ini adalah bagaimana lemahnya hukum yang mengatur tentang pentingnya menjaga kelestarian alam nusantara, dengan lemahnya hokum yang berlaku di Indonesia, malah seperti menjadi suatu pendukung terwujudnya pengrusakan alam nusantara. Dan yang kedua adalah kebiasaan yang sudah terbiasa lingkungan sekitar tanamkan di diri mereka semenjak dini, salah satunya adalah membuang sampah sembarangan, mereka sudah terbiasa dengan melakukan pengrusakan alam nusantara semenjak kecil.

Yang kedua adalah faktor internal, yaitu munculnya dorongan untuk melakukan pengrusakan lingkungan dari dalam diri individu. Yang pertama, lanjutan dari faktor eksternal kedua barusan, bibit yang lingkungan sekitar tanamkan tentang ketidakpedulian pada alam nusantara akan tumbuh semakin subur di dalam diri individu seiring dengan tumbuhnya individu tersebut menjadi dewasa. Yang kedua adalah mental lemah yang individu miliki, pada dasarnya apabila seseorang memiliki mental yang kuat, maka, mereka tidak akan terpengaruh oleh pengaruh buruk lingkungan sekitar. Lain apabila individu tersebut memiliki mental yang lemah, maka akan sangat mudah pengaruh buruk lingkungan sekitar menyemaikan bibit ketidakpedulian pada lingkungan hidup di diri mereka.

Bapak/ibu guru penguji yang berbahagia, lalu kapan kah bibit tersebut tidak dapat tumbuh? Atau dapatkah kita cegah pertumbuhan bibit tersebut apabila sudah terlanjut tertanam? Nah, disinilah kami, para pelajar, menjalankan tanggung jawab kami sebagai generasi muda dalam menjaga kelestarian alam nusantara. Sebagai generasi muda kami harus dan wajib membasmi sifat-sifat busuk dari manusia yang tidak bertanggung jawab sehingga sifat tersebut tidak turun ke generasi muda berikutnya, begitu pula generasi muda berikutnya wajib melakukan hal yang sama. Menurut saya, sangat banyak hal yang dapat kami lakukan sebagai generasi muda untuk membasmi bibit tersebut dan menggantinya dengan bibit baru yang berisi tentang hal-hal positif tentang menjaga alam nusantara, yang akan tumbuh subur dan mekar pada waktunya. Berikut beberapa di antaranya.

Pertama, diri sendiri. Sebelum melakukan tanggung jawab tersebut, tentu individu itu sendiri harus menanamkan terlebih dahulu kesadaran akan pentingnya alam nusantara. Bayangkan seorang petani padi gagal panen menyarankan petani padi lain untuk mengikuti cara menanamnya. Bagaimana bisa individu tersebut menanamkannya pada orang lain apabila individu itu sendiri bahkan tidak memiliki kesadaran tersebut.

Yang kedua adalah sosialisasi. Hal yang paling dasar yang dapat dilakukan pelajar setelah menumbuhkan kesadaran akan pentingnya alam nusantara dalam dirinya sendiri dalam menumbuhkan kesadaran tersebut pada orang lain adalah dengan mensosialisasikannya. Mungkin ini terkesan hal yang sudah biasa atau mungkin terlalu sering dilakukan, tetapi tidakkah belajar membuat sesuatu sempurna. Bila hal yang sama terus diajarkan atau disosialisasikan secara berkala, maka secara tidak langsung mereka akan terbiasa dengan hal yang disosialisasikan, dan mensugesti mereka secara tidak langsung untuk menjaga kelestarian alam sekitar.

Yang ketiga, adalah dengan tindakan yang lebih signifikan, yaitu dengan aktif dalam organisasi pemuda pencinta alam. Tentu dengan banyaknya kegiatan yang pelajar miliki pada zaman sekarang, banyak yang berpikir ikut dalam suatu organisasi akan sangat merepotkan dan menyita waktu. Tapi kembali lagi, sebenarnya semuanya tergantung dari pelajar itu sendiri, apabila mereka dapat membagi waktu antara kegiatan sekolah dan organisasi yang mereka ikuti, tentu ini tidak akan menjadi suatu kendala.

Bapak/ibu guru penguji, jadi sebenarnya penyebab pengrusakan alam nusantara terbesar sendiri adalah dari manusia itu sendiri karena mereka melakukan pengrusakan alam nusantara secara sadar dan melakukannya secara membabi buta, sehingga Indonesia yang seharusnya memiliki keanekaragaman dan kekayaan alam nusantara mengalami kerusakan yang cukup parah. Oleh karena itulah, kita para pelajar sebagai generasi muda wajib melakukan tindakan-tindakan pencegahan dan memperbaiki sebisa mungkin alam nusantara yang sudah terlanjur rusak oleh manusia yang tidak bertanggung jawab.. Marilah kita jaga alam nusantara Negara Indonesia tercinta ini, mari kita harumkan nama Indonesia dengan kekayaaan alam nusantaranya.

Sekian pidato saya yang berkenaan dengan tanggung jawab generasi muda dalam melestarikan alam nusantara, sekali lagi saya ingin mengajak kita semua untuk menjaga kelestarian alam nusantara negeri kita tercinta ini, dan mari kita buang jauh-jauh sikap tidak peduli lingkungan dan mulai tanamkan sikap sadar akan pentingnya menjaga kelestarian alam nusantara.

Hidup generasi muda.

Hidup kelestarian alam nusantara.

Hidup Negara Indonesia.

loading...